Desak Inspektorat Investigasi Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI, Komisi A DPRD DKI : Desas-desusnya Makin Nyaring

Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 25 Agustus 2022 | 17:23 WIB
Desak Inspektorat Investigasi Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI, Komisi A DPRD DKI : Desas-desusnya Makin Nyaring
Ketua Fraksi PDI Perjuangan (F-PDIP) DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, Selasa (11/1/2022). [ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna]

Suara.com - Komisi A DPRD DKI mendesak Inspektorat Pemerintah Provinsi DKI untuk melakukan investigasi perihal dugaan praktik jual beli jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Anggota Komisi A DPRD DKI Gembong Warsono menyebut Inspektorat memiliki kewenangan untuk menelusuri jika terjadi adanya dugaan jual beli jabatan.

"Tindak lanjut itu kan begini, BKD (Badan Kepegawaian Daerah) itu kan tataran administrasi. Ketika terjadi penyimpangan apakah itu ranahnya BKD bukan, bukan ranah BKD Itu ranahnya inspektorat," ujar Gembong saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (25/8/2022).

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono itu menilai Inspektorat lambat menelusuri dugaan jual beli jabatan di era kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan. Padahal informasi adanya isu dugaan juali beli jabatan di Pemprov telah disampaikan saat rapat yang digelar Senin (22/8/2022).

"Dalam rapat kerja itu kan ada juga inspektorat dan harusnya Inspektorat segera turun untuk melakukan investigasi terhadap laporan itu terhadap penyampaian dalam rapat kerja komisi itu," papar Gembong.

Namun Gembong melihat karena tak ada pergerakan dari inspektorat untuk menelusuri dugaan jual beli jabatan, dirinya mendorong pembentuka Panitia Khusus (Pansus), sehingga komprehensif.

Sebab kata Gembong adanya jual beli jabatan sudah bukan rahasia umum, melainkan semakin terdengar isunya. Sehingga kata dia perlu dibentuk Pansus agar lebih komprehensif untuk membuktikan adanya isu jual beli jabatan.

"Ini kan desas desus kalau yang dari kemarin kemarin kan yang kaya ginikan bukan rahasia umum. Tetapi diakhir akhir makin nyaring desas desus itu, karena nyaring banget saya suarakan. Untuk bisa membuktikan itu maka langkah yang harus dilakukan DPRD adalah membentuk panitia khusus tentang kepegawaian agar lebih komprehensif penanganannya," katanya.

Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI

baca juga

Sebelumnya Gembong Warsono menuding terjadi praktik jual beli jabatan di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia pun mengungkapkan jual beli jabatan yang terjadi di Pemprov DKI berkisar antara puluhan hingga ratusan juta. Bahkan kata Gembong, kisarannya dapat mencapai Rp 300 juta.

"Iya (Jual beli jabatan). Ada tiga ratus (Rp 300 Juta), macam-macam lah, ada dua ratus (Rp 200 juta), ada enam puluh, macam-macam lah," ujar Gembong di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (24/8/2022).

Gembong melanjutkan bahwa untuk menjadi camat, ASN tersebut harus membayar sekitar Rp 200 Juta hingga Rp 250 Juta. Kemudian untuk menjadi lurah, harganya bervariasi dan umumnya sekitar Rp 100 juta.

"(Jadi Camat) Sekitar Rp 200 (juta), Rp 250 juta , seperti itu. Lurah bervariasi ada yang Rp 100 juta," tutur Gembong.

Sedangkan untuk naik jabatan dari kepala sub seksi, menjadi kepala seksi dalam eselon, dibanderol sekitar Rp 60 juta.

Mulai dari harga Rp 60 (Juta) itu hanya geser dari posisi yang sama. Misalnya sub seksi. Jadi seksi itu dimintain 60 juta Geser dari posisi kepala sub seksi, itu kan tingkatan paling rendah gitu loh. Geser jadi kepala seksi. Hanya geser-geser aja dikit. Itu dalam eselon yang sama, dalam eselon yang sama," imbuh dia.

Lebih lanjut, Gembong menilai adanya praktik jual beli jabatan di Pemprov DKI Jakarta karena banyaknya tim yang dibentuk Anies.

"Karena tangannya banyak. Sekarang yang ikut campur jadi lebih banyak. Artinya gini, Anies punya tim yang begitu banyak jadi tangan-tangan itu lah yang kadang-kadang ngerecokin SKPD Persoalannya di situ," kata Gembong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPRD Tuding Ada Praktik Jual Beli jabatan di Pempov DKI, KPK : Ada Bukti Masyarakat Laporkan Saja

Anggota DPRD Tuding Ada Praktik Jual Beli jabatan di Pempov DKI, KPK : Ada Bukti Masyarakat Laporkan Saja

News | Kamis, 25 Agustus 2022 | 14:11 WIB

Isu Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI Jakarta, BKD Minta Bukti

Isu Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI Jakarta, BKD Minta Bukti

Jakarta | Rabu, 24 Agustus 2022 | 22:02 WIB

Ungkap Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI, Gembong PDIP : Jadi Camat Bayar Rp 250 Juta

Ungkap Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI, Gembong PDIP : Jadi Camat Bayar Rp 250 Juta

News | Rabu, 24 Agustus 2022 | 20:57 WIB

Wagub Riza Yakin Tak Ada Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI Jakarta

Wagub Riza Yakin Tak Ada Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI Jakarta

Jakarta | Rabu, 24 Agustus 2022 | 19:47 WIB

Usut Dugaan Jual Beli Jabatan, Anggota DPRD DKI Minta Pemprov DKI Bentuk Pansus

Usut Dugaan Jual Beli Jabatan, Anggota DPRD DKI Minta Pemprov DKI Bentuk Pansus

Jakarta | Rabu, 24 Agustus 2022 | 19:39 WIB

Isu Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI, Wagub Riza : Kami Akan Cek dan Teliti Kebenarannya

Isu Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI, Wagub Riza : Kami Akan Cek dan Teliti Kebenarannya

News | Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:14 WIB

Terkini

Putra Proklamator yang Rela Tidur di Gudang: Mengenang Kesahajaan Guruh Soekarnoputra

Putra Proklamator yang Rela Tidur di Gudang: Mengenang Kesahajaan Guruh Soekarnoputra

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 09:43 WIB

Program SEB, Pertamina NRE Hadirkan Energi Surya dan Air Bersih di SD Gunung Bayu Simalungun

Program SEB, Pertamina NRE Hadirkan Energi Surya dan Air Bersih di SD Gunung Bayu Simalungun

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 09:41 WIB

Harga iPhone 15 & 16 Naik, Samsung Galaxy S26 FE Jadi Pilihan Paling Worth to Buy Buat Gaming!

Harga iPhone 15 & 16 Naik, Samsung Galaxy S26 FE Jadi Pilihan Paling Worth to Buy Buat Gaming!

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 09:39 WIB

GoPay Next Bidik Gen Z, Ada Cashback hingga Gratis ChatGPT Go dan Spotify Premium

GoPay Next Bidik Gen Z, Ada Cashback hingga Gratis ChatGPT Go dan Spotify Premium

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 09:34 WIB

Sopir Truk di Karangasem Meninggal usai Dibakar Bosnya Gara-gara Setoran

Sopir Truk di Karangasem Meninggal usai Dibakar Bosnya Gara-gara Setoran

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 09:29 WIB

3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Pantauan John Herdman Usai Bungkam Singapura, Kenapa?

3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Pantauan John Herdman Usai Bungkam Singapura, Kenapa?

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 09:10 WIB

Ini 8 Keunggulan Mesin 4N15 dari Mitsubishi Pajero Sport

Ini 8 Keunggulan Mesin 4N15 dari Mitsubishi Pajero Sport

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 09:10 WIB

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

News | Sabtu, 26 September 2026 | 09:06 WIB

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 09:00 WIB

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

×