California Larang Penjualan Kendaraan Berbahan Bakar Bensin Mulai 2035

Siswanto, BBC

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 18:16 WIB
California Larang Penjualan Kendaraan Berbahan Bakar Bensin Mulai 2035
BBC

Suara.com - California menjadi negara bagian pertama di Amerika Serikat yang membatasi penjualan kendaraan berbahan bakar bensin.

Langkah itu disetujui pada Kamis oleh Dewan Sumber Daya Udara California (CARB), badan negara bagian yang bertugas memerangi pencemaran lingkungan.

CARB juga menetapkan bahwa seluruh mobil baru yang dijual mulai tahun 2035 harus bertenaga listrik atau hibrida.

Langkah itu bertujuan mengurangi emisi karbon dioksida secara drastis dalam dua dekade mendatang.

Pihak-pihak yang mengusung kebijakan itu menyebutnya sebagai revolusi dalam industri otomotif AS.

California adalah pasar yang bagus untuk ini, di mana terdapat 29 juta kendaraan yang terdaftar di negara bagian itu.

Usul itu masih membutuhkan persetujuan dari pemerintah federal, namun kemungkinan bisa disetujui mengingat agenda lingkungan pemerintahan Joe Biden.

Gubernur California, Gavin Newson, yang mengusulkan itu dua tahun lalu, menyebut langkah itu berani dan inovatif.

Ini adalah momen bersejarah bagi California, bagi negara-negara bagian tetangga kami, dan bagi dunia, kata Presiden CARB Liane Randolp sebelum pemungutan suara.

baca juga

Diterapkan bertahap

Pembatasan itu akan dilakukan secara bertahap.

Pada 2026, 35% mobil baru harus menghasilkan nol emisi. Persentasenya bertambah menjadi 68% pada 2030, kemudian menjadi 100% dalam lima tahun berikutnya.

CARB mengatakan produsen yang gagal mematuhi ketentuan itu bisa didenda hingga USD20.000 (Rp295,5 juta) per unit.

Mobil listrik telah semakin populer di California selama beberapa tahun terakhir.

Pada 2012, hanya 2% dari mobil yang terjual adalah mobil listrik. Pada 2018, penjualan mobil listrik mencakup 7% dari penjualan kendaraan baru.

Sedangkan pada saat ini, persentase kendaraan ramah lingkungan mencapai 16% dengan total 1,13 juta unit yang terdiri dari hibrida listrik dan plug in. Jumlah itu merepresentasikan 43% dari seluruh kendaraan jenis ini secara nasional.

Penggunaan mobil listrik juga merupakan tren yang meningkat secara umum di AS.

Menurut Aliansi untuk Inovasi Otomotif, sebanyak 4,4% dari semua mobil baru yang dijual di AS adalah mobil listrik. Angka itu adalah yang tertinggi sejauh ini.

Dengan pembatasan baru saat ini, otoritas California menargetkan emisi karbon akan berkurang hingga setengahnya pada tahun 2040.

Mereka berharap juga bisa mengurangi emisi nitrogen dioksida, yang berperan penting dalam pembentukan kabut asap, sebesar 25% pada 2037.

Knalpot mobil adalah sumber karbon dioksida terbesar di California, menyumbang 40% dari total emisi gas rumah kaca pada 2019.

Meski demikian, pembatasan itu bukan berarti tidak akan ada lagi kendaraan berbahan bakar bensin pada tahun 2035.

Kebijakan itu hanya berlaku untuk mobil, truk, dan SUV baru. Mengemudikan kendaraan berbahan bakar bensin masih akan tetap legal, apabila dibeli di pasar barang bekas atau di negara bagian lain.

Itu adalah alasan sejumlah organisasi lingkungan mengkritik tindakan tersebut karena dianggap tidak terlalu ambisius.

Ini tidak seketat yang semestinya, kata Regina Hsu, pengacara dari Earthjustice yang merupakan organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk menangani kasus-kasus lingkungan.

Negara bagian Washington dan Masachusetts menyatakan akan mengikuti jejak California dalam hal ini. Negara-negara bagian lain diprediksi akan menerapkannya juga.

Negara bagian seperti New York dan Pennsylvania telah mengadopsi sebagian bahkan seluruh standar emisi California, yang lebih ketat dibanding standar federal.

Meski belum pernah terjadi sebelumnya di AS, usulan di California bukan lah yang pertama muncul pada tingkat internasional.

Parlemen Eropa pada Juni lalu mendukung usulan untuk melarang penjualan kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel di 27 negara pada 2035.

Kanada juga berencana mencapai tujuan serupa pada tahun yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Tercemar, Sungai Ciujung Berubah Hitam dan Berbau

Diduga Tercemar, Sungai Ciujung Berubah Hitam dan Berbau

Foto | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:00 WIB

Walhi Soroti Kali Kukuba Haltim yang Diduga Tercemar Proyek Infrastruktur PT Feni

Walhi Soroti Kali Kukuba Haltim yang Diduga Tercemar Proyek Infrastruktur PT Feni

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 06:00 WIB

Darurat Limbah! Menteri LH Gugat PT Biotek Saranatama Usai Pestisida Racuni Sungai Cisadane

Darurat Limbah! Menteri LH Gugat PT Biotek Saranatama Usai Pestisida Racuni Sungai Cisadane

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:27 WIB

Tercemar Pestisida, Kapolres Tangerang Kota Larang Warga Konsumsi Ikan Mati di Sungai Cisadane

Tercemar Pestisida, Kapolres Tangerang Kota Larang Warga Konsumsi Ikan Mati di Sungai Cisadane

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 15:27 WIB

Cegah Pencemaran, TPA di Jabodetabek Diminta Tutup Tumpukan Sampah

Cegah Pencemaran, TPA di Jabodetabek Diminta Tutup Tumpukan Sampah

Foto | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 17:23 WIB

5 Fakta Mengejutkan di Balik Penyegelan 4 Hotel Puncak: Dari Limbah WC ke Izin Bodong

5 Fakta Mengejutkan di Balik Penyegelan 4 Hotel Puncak: Dari Limbah WC ke Izin Bodong

News | Minggu, 10 Agustus 2025 | 21:02 WIB

Cemari Sungai, Villa dan Hotel di Puncak Disegel

Cemari Sungai, Villa dan Hotel di Puncak Disegel

Foto | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 19:01 WIB

Pulau Obi Beracun: Investigasi Ungkap Pencemaran Tambang Nikel & Jejaknya ke Mobil Listrik Eropa

Pulau Obi Beracun: Investigasi Ungkap Pencemaran Tambang Nikel & Jejaknya ke Mobil Listrik Eropa

Video | Jum'at, 11 Juli 2025 | 11:05 WIB

Sampah Limbah Pabrik Pantai Balongan Indah

Sampah Limbah Pabrik Pantai Balongan Indah

Foto | Jum'at, 30 Mei 2025 | 20:38 WIB

Perusahaan di Bogor Timur Kedapatan Buang Limbah B3 Sembarangan

Perusahaan di Bogor Timur Kedapatan Buang Limbah B3 Sembarangan

News | Sabtu, 24 Mei 2025 | 23:33 WIB

Terkini

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

×