Ogah Komentari Gejolak PPP Setelah Suharso Monoarfa Diminta Mundur dari Ketum, PAN Pastikan KIB Tetap Solid

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 31 Agustus 2022 | 16:18 WIB
Ogah Komentari Gejolak PPP Setelah Suharso Monoarfa Diminta Mundur dari Ketum, PAN Pastikan KIB Tetap Solid
Koalisi Indonesia Bersatu disebut masih solid. (Ist)

Suara.com - Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno enggan mengomentari soal gejolak yang terjadi di internal PPP dengan adanya sejumlah tuntutan agar Suharso Monoarfa mundur dari jabatannya ketua umum PPP.

Eddy memastikan bahwa kekinian Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB yang digagas Golkar, PAN dan PPP masih solid.

"Enggak saya tentu tidak berhak mengomentari permasalahan di internal partai lain, jadi saya kira saya belum bisa jawab sendiri," kata Eddy di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2022).

"KIB hari ini sangat solid, sangat solid," sambungnya.

Ia menyampaikan, solidnya KIB ini ditandai dengan berbagai kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan ke depan.

Menurutnya, KIB akan terus menyusun agenda-agenda hingga pendaftaran pasangan capres-cawapres untuk Pilpres 2024 dibuka.

Tiga ketum parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Baru (KIB) mendaftar ke KPU untuk mendaftarkan diri menjadi peserta Pemilu 2024 pada Rabu (10/8/2022). [Suara.com/Bagaskara]
Tiga ketum parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Baru (KIB) mendaftar ke KPU untuk mendaftarkan diri menjadi peserta Pemilu 2024 pada Rabu (10/8/2022). [Suara.com/Bagaskara]

"Agenda-agenda ke depan kita sudah kita susun saya sampaikan dalam waktu dekat ini akan ada chapter-chapter berikutntnya seperti apa yang disampaikan pak Zul (Zulkifli Hasan) mudah-mudahan tidak lama lagi pertemuan lertama diinisiasi oleh Golkar kedua oleh Surabaya oleh PAN ketiga oleh PPP," tuturnya.

Gejolak PPP

Sebelumnya, tiga pimpinan majelis di DPP Partai Persatuan Pembangunan mendesak agar Suharso Monoarfa mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum PPP.

baca juga

Hal itu diketahui berdasarkan sebuah surat yang ditujukan kepada Suharso Monoarfa. Dalam surat itu terlihat ditandatangani oleh tiga orang yakni Ketua Majelis Syariah, KH Mustofa Aqil Siraj, Ketua Majelis Pertimbangan, Muhamad Mardiono dan Ketua Majelis Kehormatan DPP PPP, Zarkasih Nur pada Senin (22/8/2022).

Adapun surat tersebut diterima oleh Suara.com pada Selasa (23/8/2022). Saat dikonfirmasi Mardiono membenarkan adanya surat permintaan agar Suharso mundur.

"Iya betul (surat tersebut)," kata Mardiono saat dikonfirmasi wartawan, Selasa.

Dalam surat itu tertulis adanya empat pertimbangan yang membuat para ketua majelis tersebut mendesak Suharso untuk mundur dari jabatannya sebagai ketua umum.

Pertama, telah berkembang suasana yang tidak kondusif dan kegaduhan di dalam tubuh PPP atau internal, terutama pada kalangan kyai dan santri akibat pidato Suharso selaku ketum PPP di acara KPK pada 15 Agustus 2022, yang menyinggung pemeberian sesuatu ketika silaturami ke para kiyai.

Dalam surat pimpinan majelis menilai pidato tersebut banyak kiai dan santri sebagai bentuk penghinaan terhadap para kiai dan dunia pesantren.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa memberi sambutan saat Pendaftaran Partai Politik Calon Peserta Pemilu tahun 2024 di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa diminta mundur dari dari jabatan Ketum. [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurut mereka pidato Suharso mengandung ketidakpantasan dan kesalahan bagi seorang pimpinan partai Islam. Seharusnya, Suharso mengedepankan nilai-nilai Islam dan akhlak mulia.

Kemudian kedua, para pimpinan majelis juga mengaku mengikuti dinamika yang terjadi pasca pidato tersebut dimana banyak berbagai aksi demontrasi terus berlanjut karena keputusan DPP PPP hingga adanya laporan dugaan gratifikasi terhadap Suharso ke KPK.

Ketiga, banyak juga pemberitaan di media mengenai urusan rumah tangga Suharso. Hal itu dianggap telah menjadi beban moral dan mengurangi simpati publik ke PPP.

Keempat, pimpinan majelis itu juga menilai tingkat elektabilitas PPP sendiri hingga kekinian belum beranjak naik.

"Maka kami sebagai pimpinan ketiga majelis di DPP PPP meminta saudara Suharso Monoarfa untuk berbesar hati mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum DPP PPP," tulis surat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Poltracking Indonesia Soal Elektabilitas Parpol: PDIP Masih Teratas, PPP Terancam Tak Lolos Parlemen

Survei Poltracking Indonesia Soal Elektabilitas Parpol: PDIP Masih Teratas, PPP Terancam Tak Lolos Parlemen

News | Rabu, 31 Agustus 2022 | 15:09 WIB

Bertemu Tokoh PPP DIY, Sandiago Uno Jajaki Peluang Pilpres 2024

Bertemu Tokoh PPP DIY, Sandiago Uno Jajaki Peluang Pilpres 2024

Jogja | Rabu, 31 Agustus 2022 | 08:21 WIB

Wow! Pendukung KIB Cenderung Lebih Solid Dibandingkan Partai Lain

Wow! Pendukung KIB Cenderung Lebih Solid Dibandingkan Partai Lain

Surakarta | Selasa, 30 Agustus 2022 | 17:28 WIB

Terkait Polemik "Amplop Kiai", Ketua DPW PPP DKI Jakarta: Tak Perlu Dibesar-besarkan Lagi

Terkait Polemik "Amplop Kiai", Ketua DPW PPP DKI Jakarta: Tak Perlu Dibesar-besarkan Lagi

Jakarta | Senin, 29 Agustus 2022 | 21:41 WIB

Suharso Sudah Ngaku Khilaf, PPP Minta Polemik "Amplop Kiai" Tak Dibesar-besarkan Lagi

Suharso Sudah Ngaku Khilaf, PPP Minta Polemik "Amplop Kiai" Tak Dibesar-besarkan Lagi

Jabar | Senin, 29 Agustus 2022 | 21:38 WIB

Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa Kembali Diminta Mundur

Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa Kembali Diminta Mundur

Kalbar | Senin, 29 Agustus 2022 | 19:24 WIB

Terkini

Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia

Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 20:58 WIB

BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG

BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:53 WIB

Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?

Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 20:38 WIB

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:37 WIB

Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati

Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 20:30 WIB

Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 20:20 WIB

Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng

Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:20 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!

Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 20:14 WIB

Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun

Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 20:11 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional

Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 20:10 WIB

×