Biaya SPP Gratis Tapi Harus Bayar Infak, Ganjar Pranowo Marahi Kepala Sekolah: Sampeyan Tak Eksekusi Bro

Dany Garjito, Fita Nofiana

Jum'at, 02 September 2022 | 14:17 WIB
Biaya SPP Gratis Tapi Harus Bayar Infak, Ganjar Pranowo Marahi Kepala Sekolah: Sampeyan Tak Eksekusi Bro
Ganjar geram sekolah gratis tapi siswa ditarik infak (Instagram/rumpi_gosip)

Suara.com - Gubernur Jawa tengah, Ganjar Pranowo dibuat kaget dengan pengakuan para siswa yang diminta untuk membayar infak oleh sekolah.

Pasalnya Ganjar menyebutkan bahwa dia sudah membuat program sekolah gratis terutama untuk SD Negari.

"Sekolahnya di mana? bayar enggak di situ?" tanya Ganjar pada para siswa yang juga disaksikan oleh sang kepala sekolah.

"Bayar," jawab para siswa secara serentak.

Ganjar kemudian mempertanyakan kepada pihak sekolah, mengapa sekolah dasar harus membayar.

Ganjar geram sekolah gratis tapi siswa ditarik infak (Instagram/rumpi_gosip)
Ganjar geram sekolah gratis tapi siswa ditarik infak (Instagram/rumpi_gosip)

Kepala sekolah yang berada di lokasi menyebutkan bahwa sekolah mereka tidak memungut bayaran, namun hanya infak.

"Tidak bayar, tapi infak," ujar pihak sekolah.

Ganjar lantas menyela bahwa infak juga sama saja membayar.

"Enggak bayar itu titik jangan dikasih nama yang lain, infak ya enggak. Gratis itu harus tis, itu kalau tidak jadi pungli," kata Ganjar.

"Enggak bayar diminta bayar infak tapi lebih mahal dari SPP, ya tidak boleh, SD gratis, SMP gratis, SMA aja saya gratiskan," tambahnya.

Saat anak-anak ditanya, mereka mengungkapkan bahwa harus membayar uang Rp 25 hingga Rp 30 ribu setiap bulannya.

"Sampeyan ini di bawah kabupaten di bawah provinsi, saiki tak eksekusi bro," kata Ganjar pada kepala sekolah.

Video tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.

"Anakku juga dulu begitu waktu SMP, infak sehari 1000 sama aja kayak bayar bulanan, padahal sekolahnya gratis katanya," komentar warganet.

"Di sekolah anak saya juga bayar infak, sekarang naik jadi 50 ribu perbulan," imbuh warganet lain.

"Ente kadang kadang pak, istilah kata infak tapi jikalau istilah kata infaknya wajib, ya lain infak namanya," tambah lainnya.

"Maaf mungkin untuk bayaran listrik, gaji guru dan lainnya," tulis warganet di kolom komentar.

"Di sekolah anak saya bayar infak juga 75rb/bln wajib. Kalau yang enggak bayar apa-apa dipersulit," timpal lainnya.

Saat berita ini dibuat, video tersebut telah disukai ratusan kali dengan puluhan komentar dari warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Terekam Dugem, Haji Faisal Beri Tanggapan

Anak Terekam Dugem, Haji Faisal Beri Tanggapan

| Jum'at, 02 September 2022 | 12:49 WIB

Tidak Ada Tamparan Hanya Dorongan di Lokasi Syuting, Andibachtiar Yusuf Berikan Klarifikasi

Tidak Ada Tamparan Hanya Dorongan di Lokasi Syuting, Andibachtiar Yusuf Berikan Klarifikasi

| Jum'at, 02 September 2022 | 12:48 WIB

Coba Filter Tebak Benda Pakai Bahasa Inggris, Pemuda Ini Malah Gunakan Bahasa Jawa, Endingnya Kocak

Coba Filter Tebak Benda Pakai Bahasa Inggris, Pemuda Ini Malah Gunakan Bahasa Jawa, Endingnya Kocak

Your Say | Jum'at, 02 September 2022 | 12:47 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:16 WIB

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB