Bangun Koalisi dengan PKS - NasDem, Demokrat Tawarkan AHY Jadi Capres atau Cawapres

Reza Gunadha, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 03 September 2022 | 13:28 WIB
Bangun Koalisi dengan PKS - NasDem, Demokrat Tawarkan AHY Jadi Capres atau Cawapres
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam pelantikan pengurus DPD Demokrat DKI Jakarta dan Maluku di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (15/3/2022). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Suara.com - Partai Demokrat masih melakukan komunikasi intensif dengan Partai NasDem dan PKS untuk membangun koalisi menghadapi Pilpres 2024. Salah satu yang dibacarakan adalah kemungkinan Agus Harimurti Yudhoyono dijadikan jago dalam kontestasi politik lima tahunan tersebut.

Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng, dalam diskusi daring Sabtu (3/9/2022), mengatakan penentuan bakal calon presiden serta bakal calon wakil presiden menjadi salah satu persoalan yang dibicarakan intensif antarketiga partai.

Andi mengatakan, Demokrat sendiri kekinian masih mendorong Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY agar bisa bertarung di tingkat kepemimpinan nasional. 

"Untuk kompetisi kepemimpinan nasional, kami menyodorkan Mas AHY, baik jadi presiden atau wakil presiden," kata Andi.

Andi mengatakan, Demokrat sendiri menargetkan deklarasi kesepakatan koalisi bisa terjadi akhir tahun ini atau awal 2023.

Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng, dalam diskusi daring Sabtu (3/9/2022). [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]
Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng, dalam diskusi daring Sabtu (3/9/2022). [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]

"Demokrat, NasDem, dan PKS masih membicarakan intensif, terus menerus, siapa tahu bisa lebih cepat sebelum akhir tahun. Kalau tidak awal tahun depan (untuk deklarasi koalisi)," kata dia.

Ia mengatakan, Demokrat tidak mau terburu-buru menyepakati koalisi dengan Partai NasDem serta PKS.

Apalagi, kata Andi, koalisi-koalisi partai yang sudah lebih dulu terbentuk kekinian belum mengusung nama-nama bakal capres maupun bakal cawapres.

"Kami bicarakan terus menerus, mudah-mudahan bisa lebih cepat. Memang sudah ada koalisi yang lebih cepat terbentuk duluan. Tapi sampai sekarang, capres dan cawapresnya belum jelas," kata Andi.

Bahkan, sambung Andi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP yang mempunyai tiket untuk mengusung capres - cawapres sendirian pun belum mengerucutkan pilihannya.

Partai NasDem, Senin (22/8), justru mengadakan pertemuan dengan sejumlah petinggi PDIP, Senin (22/8).

Rombongan PDIP dipimpin oleh Puan Maharani yang disebut-sebut sebagai calon terbuat bakal capres dari partai berlambang Kepala Banteng tersebut. Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sempat berdiskusi dengan Puan.

Ketum Partai NasDem Surya Paloh menunjukan salam komando dengan Ketua DPD PDIP Puan Maharani usai melakukan pertemuan tertutup di NasDem Tower, Jakarta. (Suara.com/Bagaskara)
Ketum Partai NasDem Surya Paloh menunjukan salam komando dengan Ketua DPD PDIP Puan Maharani usai melakukan pertemuan tertutup di NasDem Tower, Jakarta. (Suara.com/Bagaskara)

Namun, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menegaskan, tidak bakal meninggalkan PKS dan Demokrat untuk menjajaki kemungkinan berkoalisi.

"Semua parpol terbangun komunikasi. Saya harus katakan, saat ini dengan PKS dan Demokrat komunikasinya jauh lebih maju, dari pada partai lain," kata Ali ditemui di NasDem Tower, Jakarta Pusat.

Ia menegaskan, NasDem tidak akan begitu saja menelantarkan komunikasi dengan PKS maupun Demokrat yang sudah berjalan intensif.

"Apakah pertemuan dengan PDIP maka NasDem akan meninggalkan yang lain, tidak."

Walaupun NasDem bertemu dengan PDIP, kedua partai belum tentu bisa membangun koalisi. Pertemuan para petinggai kedua partai hanya untuk berdiskusi tanpa ada embel-embel akan membangun koalisi.

"Berdiskusi bukan harus berkoalisi. Membangun bangsa ini harus ada kesepahaman, tak bisa dibawa satu kelompok. Kami pastikan bahwa NasDem dan PDIP akan berkomitmen bersama-sama membangun bangsa ini," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Puan Nyapres, Andi Mallarangeng: Bagus Ada Perempuannya Satu

Dukung Puan Nyapres, Andi Mallarangeng: Bagus Ada Perempuannya Satu

News | Sabtu, 03 September 2022 | 12:00 WIB

Sandi Adrian Tak Terima Diberhentikan PKS sebagai Anggota Dewan Balikpapan: Saya Merasa Sudah Bekerja Sebaik-baiknya

Sandi Adrian Tak Terima Diberhentikan PKS sebagai Anggota Dewan Balikpapan: Saya Merasa Sudah Bekerja Sebaik-baiknya

Kaltim | Jum'at, 02 September 2022 | 13:49 WIB

Tulis Surat Terbuka untuk Jokowi, Presiden PKS:  Bangun IKN Bisa, tapi Buat Harga BBM Terjangkau Tak Sanggup, Mengapa?

Tulis Surat Terbuka untuk Jokowi, Presiden PKS: Bangun IKN Bisa, tapi Buat Harga BBM Terjangkau Tak Sanggup, Mengapa?

News | Jum'at, 02 September 2022 | 13:43 WIB

Surya Paloh Akui Ada Komunikasi Batiniah dan Verbal Pasca Pertemuan dengan Puan Maharani

Surya Paloh Akui Ada Komunikasi Batiniah dan Verbal Pasca Pertemuan dengan Puan Maharani

Jabar | Jum'at, 02 September 2022 | 07:37 WIB

Disebut Calon Gubernur Jawa Barat oleh Surya Paloh, Saan Mustopa Malah Ajukan Syarat Ini

Disebut Calon Gubernur Jawa Barat oleh Surya Paloh, Saan Mustopa Malah Ajukan Syarat Ini

Jabar | Kamis, 01 September 2022 | 21:35 WIB

Bikin Orang Miskin Tambah Banyak, PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi

Bikin Orang Miskin Tambah Banyak, PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi

News | Kamis, 01 September 2022 | 12:09 WIB

Survei Capres Cawapres, Ridwan kamil dan Ganjar Pranowo Ada di Posisi Teratas, Kalahkan Puan Maharani Hingga AHY

Survei Capres Cawapres, Ridwan kamil dan Ganjar Pranowo Ada di Posisi Teratas, Kalahkan Puan Maharani Hingga AHY

Bekaci | Kamis, 01 September 2022 | 10:51 WIB

Terkini

Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran

Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:37 WIB

DPR Bersiap Sahkan RUU Polri Hari Ini, Keputusan Final Ditentukan di Paripurna

DPR Bersiap Sahkan RUU Polri Hari Ini, Keputusan Final Ditentukan di Paripurna

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:33 WIB

Jual Mobil Demi Keliling Dunia, Pesepeda Wanita Iran Ini Ungkap Rahasia Bahagia Lewat 'Slow Life'

Jual Mobil Demi Keliling Dunia, Pesepeda Wanita Iran Ini Ungkap Rahasia Bahagia Lewat 'Slow Life'

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:31 WIB

Ayatollah Mojtaba Khamenei: Rezim Zionis Goyang, Tunggu Beberapa Hari Lagi Berakhir

Ayatollah Mojtaba Khamenei: Rezim Zionis Goyang, Tunggu Beberapa Hari Lagi Berakhir

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:19 WIB

Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026

Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:13 WIB

Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan

Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:13 WIB

Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel

Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:08 WIB

12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim

12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:02 WIB

Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:55 WIB

KPK Lebih Dulu Selidiki Kasus Korupsi MBG Sebelum Kejagung Tetapkan Tersangka

KPK Lebih Dulu Selidiki Kasus Korupsi MBG Sebelum Kejagung Tetapkan Tersangka

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:24 WIB