Riwayat Kenaikan Harga BBM Era Jokowi, Tahun 2022 Jadi yang Paling 'Menggila'?

Sabtu, 03 September 2022 | 20:03 WIB
Riwayat Kenaikan Harga BBM Era Jokowi, Tahun 2022 Jadi yang Paling 'Menggila'?
LIVE: Konferensi Pers Presiden Jokowi dan Menteri Terkait perihal Pengalihan Subsidi BBM (YouTube/Sekretariat Negara)

Suara.com - Pemerintah Indonesia resmi mengumumkan kenaikan harga BBM mulai tanggal 3 September 2022. Harga Pertalite yang tadinya Rp 7.650 per liter kini telah naik menjadi Rp 10.000 per liter. Harga ini berlaku mulai pukul 14.30 WIB.

Pengumuman itu disampaikan dalam Konferensi Pers oleh Presiden Joko Widodo, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ariin Tasrif dan Menteri Sosial Tri Rismaharini dari Istana Negara melalui YouTube Sekretariat Negara.

Sepanjang memerintah Indonesia sejak tahun 2014, Presiden Jokowi tercatat telah menurunkan dan menaikan harga BBM beberapa kali. Harga BBM bersubsidi saat Presiden Jokowi pertama memerintah sendiri dimulai dari Rp 6.500 per liter sampai akhirnya melesat menjadi Rp 10.000 per liter.

Berikut ini riwayat kenaikan harga BBM era Jokowi dari masa ke masa:

17 November 2014

Presiden Jokowi pada November 2014 memberikan pengumuman bahwa BBM subsidi akan naik harganya. Pengumuman ini sendiri disampaikan pada 17 November 2014 malam hari sekitar pukul 21.00 WIB.

Harga BBM subsidi tersebut yang awalnya Rp 6.500 per liter dinaikkan Rp 2.000, sehingga menjadi Rp8.500 per liter. Kenaikan harga juga terjadi pada solar yang tadinya Rp 5.500 per liter menjadi Rp 7.600 per liter.

1 Januari 2015

Beberapa bulan setelah menaikkan harga BBM, pemerintahan Jokowi memutuskan untuk menurunkan harga BBM pada awal Januari 2015.

Baca Juga: Harga BBM Naik Saat Harga Minyak Dunia Turun, Kok Bisa?

Harga BBM premium yang sudah naik menjadi Rp 8.500 per liter, diturunkan menjadi Rp 7.600 per liter. Begitu pula harga solar yang ikut turun, dari Rp 7.600 per liter menjadi Rp 7.250 per liter.

19 Januari 2015

Harga BBM kembali diturunkan oleh Presiden Jokowi pada 19 Januari 2015. Harga BBM premiun yang tadinya Rp 7.600 per liter turun menjadi Rp 6.600 per liter. Sedangkan solar yang tadinya Rp 7.250 diturunkan menjadi Rp 6.400.

enurunan harga BBM ini tak siginifikan, yakni BBM premiun yang tadinya 

1 Maret 2015

Setelah menurunkan harga BBM subsidi pada Januari 2015, Presiden Jokowi lagi-lagi menaikkannya kembali hanya dalam waktu dua bulan. Harga premium yang tadinya Rp 6.600 per liter naik menjadi Rp 6.800 per liter, sedangkan harga solar tetap sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI