Menkominfo Minta Warga Jaga NIK di Tengah Isu Data Bocor, Respons Najwa Shihab Menohok

Dany Garjito, Elvariza Opita

Senin, 05 September 2022 | 19:02 WIB
Menkominfo Minta Warga Jaga NIK di Tengah Isu Data Bocor, Respons Najwa Shihab Menohok
Najwa Shihab. (Instagram/@najwashihab)

Suara.com - Selain kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Indonesia juga sedang digegerkan dengan isu kebocoran data. Tak main-main, diperkirakan 1,3 miliar data registrasi kartu SIM diduga bocor dan diperjualbelikan di forum peretas.

Kementerian Komunikasi dan Informatika tentu langsung banyak diburu karena dianggap bertanggung jawab. Apalagi karena Kominfo lah yang membuat regulasi agar masyarakat mendaftar saat meregistrasi kartu SIM.

Namun respons Menkominfo Johnny G Plate sukses membuat publik geram sendiri. Pasalnya Johnny malah meminta masyarakat untuk bertanggung jawab dan menjaga NIK masing-masing.

"Harus ada tanggung jawabnya. Jaga NIK kita sendiri. Tidak boleh hanya salah-salahan, tetapi harus dicari penyebabnya dan di mana," terang Johnny, seperti dikutip Suara.com, Senin (5/9/2022).

Respons yang dianggap tidak solutif terhadap isu permasalahan kebocoran data kartu SIM ini yang membuat publik meradang. Tak terkecuali Najwa Shihab, yang menyampaikan komentar menohoknya hanya lewat sebuah kata.

"HADEEH...," kecam Najwa, seolah menegaskan rasa lelah atas reaksi Johnny tersebut.

Reaksi ini tampaknya senada dengan yang dirasakan banyak warganet lain. Apalagi karena sebelumnya Johnny malah lebih fokus menerangkan soal pentingnya menjaga NIK ketika data tersebut diduga telah bocor di forum peretas.

"Yang jadi soal di Indonesia ini, NIK yang sama bisa mempunyai SIM card yang banyak, yang mana itu oke juga, kalau punya sendiri. Kalau dipakai orang lain, karena tidak menjaga NIK-nya, pihak ketiga bisa mempunyai NIK kita," terang Johnny.

Karena itulah, tidak salah jika kolom komentar postingan Najwa dipenuhi dengan tawa bernuansa sindiran dari warganet.

baca juga

"Ketawa aja haha," komentar warganet.

"Lah terus kenapa buat peraturan begituuuu sebelumnya heh, ya kita mah kalau gaada aturan juga gabakal iseng ngisi nik, kaya bego aja apa yah kita di pikir," ujar warganet.

"Lawak lawak kwkwkwk," kata warganet.

"Kalo kita yang harus jaga terus tugas bapak apa? Kenapa ga sekalian gaji bapak buat kita aja," tutur warganet lain dengan tidak kalah kesal.

"Lah, semua pendaftaran hampir pake NIK semua. Gimana mau dijaga pa," imbuh warganet.

"Kalo jaga sendiri, menkominfo gaada kerjaan dong," timpal yang lainnya.

Kominfo Ingatkan Peretas 1,3 Miliar Data Bukan Pahlawan

Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Samuel Abrijani Pangerapan berbicara soal aturan buzzer politik di media sosial dalam masa tenang kampanye pemilu di Jakarta, Senin (25/3/2019). [Suara.com/Muhammad Yasir]
Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Samuel Abrijani Pangerapan berbicara soal aturan buzzer politik di media sosial dalam masa tenang kampanye pemilu di Jakarta, Senin (25/3/2019). [Suara.com/Muhammad Yasir]

Kominfo terus melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan masalah kebocoran 1,3 miliar data kartu SIM. Termasuk dengan menyiapkan sanksi administratif dan pidana untuk pelaku peretasan.

Kominfo mengingatkan bahwa para peretas ini telah melakukan pelanggaran alih-alih menjadi pahlawan. Karena itulah mereka harus menjalani sanksi sebagai bentuk pertanggung jawabannya.

"Ini seolah-olah yang membocorkan itu pahlawan," ujar Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan di Kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2022).

"Kkarena itu kami undang cyber crime. Kami harus bahu membahu. Di satu sisi satu pelanggaran administratif, sedangkan satu sisi itu pelanggaran pidana," lanjut Samuel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebocoran Data Kartu SIM, Kominfo Siapkan Sanksi Administratif dan Pidana

Kebocoran Data Kartu SIM, Kominfo Siapkan Sanksi Administratif dan Pidana

Tekno | Senin, 05 September 2022 | 15:19 WIB

Sering Bocor, Kenali Apa Itu Data Pribadi

Sering Bocor, Kenali Apa Itu Data Pribadi

Deli | Senin, 05 September 2022 | 14:52 WIB

Kebocoran Data Kartu SIM, Kominfo Akui Ada Data yang Cocok

Kebocoran Data Kartu SIM, Kominfo Akui Ada Data yang Cocok

Tekno | Senin, 05 September 2022 | 14:20 WIB

Cegah Kebocoran Data, Menkominfo Minta Masyarakat Tanggungjawab Jaga NIK Sendiri, Warganet: Percuma Bayar Pajak

Cegah Kebocoran Data, Menkominfo Minta Masyarakat Tanggungjawab Jaga NIK Sendiri, Warganet: Percuma Bayar Pajak

News | Senin, 05 September 2022 | 14:11 WIB

Deretan Pernyataan Kontroversial Menkominfo, Terbaru Imbau Jaga NIK Masing-masing

Deretan Pernyataan Kontroversial Menkominfo, Terbaru Imbau Jaga NIK Masing-masing

News | Senin, 05 September 2022 | 10:39 WIB

Terkini

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

×