G30S PKI: Latar Belakang, Tujuan dan Kronologi Sejarahnya

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 07 September 2022 | 12:48 WIB
G30S PKI: Latar Belakang, Tujuan dan Kronologi Sejarahnya
G30S PKI: Latar Belakang, Tujuan dan Kronologi Sejarahnya - Ilustrasi Partai Komunis Indonesia (PKI) ditangkap militer. [Suara.com/Iqbal]

Suara.com - Gerakan 30 September selalu dikenang oleh bangsa Indonesia dengan singkatan G30S PKI. Kenapa dikenang sebagai G30S PKI, mari kita baca latar belakang, tujuan, dan kronologi peristiwa tersebut di bawah ini.

Satu hal yang pasti bahwa G30S PKI merupakan bagian dari sejarah kelam bangsa Indonesia yang sering dikaitkan dengan pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI). Seperti apa kejadiannya, cek informasinya di bawah ini. 

Latar belakang G30S PKI

Partai Komunis Indonesia (PKI) pada masanya merupakan partai komunis terbesar di seluruh dunia, diluar Tiongkok dan Uni Soviet. Berdsarkan data gurupendidikan.co.id, sampai tahun 1965, anggota PKI mencapai 3,5 juta. PKI mengontrol organisasi berikut ini:

  1. Pergerakan serikat buruh yang mempunyai 3,5 juta anggota 
  2. Pergerakan petani Barisan Tani Indonesia yang mempunyai 9 juta anggota 
  3. Pegerakan wanita (Gerwani) 4. Organisasi penulis dan artis 

Jika seluruh anggota dari organisasi tersebut di atas disatukan jumlahnya, akan mencapai lebih dari 20 juta anggota.  Kedudukan PKI di Indonesia sangat kuat pada masanya karena Presiden Soekarno. Pada Juli 1959, parlemen dibubarkan dan Soekarno menetapkan konstitusi di bawah dekrit Presiden. Soekarno menerapkan demokrasi terpimpin dan PKI menyambut konsep "Demokrasi Terpimpin" soekarno dengan tangan terbuka. 

Permasalahannya adalah pada era "Demokrasi Terpimpin" ini kolaborasi antara Soekarno dengan PKI dan kaum borjuis nasional tidak berhasil menekan pergerakan independen kaum buruh dan petani, serta gagal dalam memecahkan masalah-masalah politik dan ekonomi yang mendesak, seperti:

  1. Pendapatan ekspor menurun
  2. Foreign reserves menurun 
  3. Inflasi yang terus meningkat
  4. Terjadi praktik korupsi pada birokrasi dan militer 

Pada awal 1965, Bung Karno atas saran dari PKI yang mendapatkan tawaran dari Perdana Menteri Tiongkok, Menteri Zhou Enlai menjanjikan 100.000 pucuk senjata jenis chung. Penawaran yang disampaikan kepada Menlu Subandrio saat kunjungan ke Tiongkok ini pun diteruskan kepada Bung Karno, namun Bung Karno tidak segera menetapkan waktunya untuk menerima senjata tersebut sampai meletusnya G30S PKI.

Letusan Gerakan 30 September terjadi karena adanya penentangan di dalam ABRI yang menolak ide tentang pembentukan angkatan kelima yang berdiri sendiri terlepas dari ABRI. Angkatan Darat tidak setuju karena rencana tersebut dapat menimbulkan nuansa saling curiga mencurigai antara militer dan PKI.

Tujuan G30S PKI 

Alasan kenapa G30S PKI meledak di Indonesia, karena gerakan itu sendiri memiliki tujuan. Adapun tujuan G30S PKI adalah sebagai berikut:

  1. Merebut kekuasaan di Indonesia dengan memperalat oknum ABRI sebagai kekuatan fisiknya 
  2. Merebut kekuasaan negara dan menjadikan negara Indonesia sebagai negara komunis
  3. Menuntut pembentukan angkatan ke-5 yang terdiri atas buruh tani yang dipersanjatai
  4. Menghilangkan kepercayaan rakyat trhadap TNI-AD dan mengadu domba natara TNI-AD dengan presiden Soekarno 

Kronologi G30S PKI

Kasus G30S PKI dimulai dari penculikan tujuh jenderal. Ketujuh jenderal tersebut antara lain sebagai berikut:

  1. Letnan Jenderal Ahmad Yani (Menteri/Panglima Angkatan Darat/Kepala Staf Komando Operasi Tertinggi)
  2. Mayjen Haryono Mas Tirtodarmo (Deputi III Menteri/Panglima AD bidang Perencanaan dan Pembinaan)
  3. Mayjen R.Suprapto (Deputi II Menteri/Panglima AD bidang Administrasi)
  4. Mayjen Siswono Parman (Asisten I Menteri/Panglima AD bidang Intelijen)
  5. Brigjen Donald Izacus Panjaitan (Asisten IV Menteri/Panglima AD bidang Logistik)
  6. Brigjen Sutoyo Siswomiharjo (Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal Angkatan Darat)
  7. Jenderal Abdul Haris Nasution, yang berhasil melarikan diri

Tiga dari tujuh jenderal tersebut di atas sudah dibunuh lebih dahulu di rumah mereka. Ketiga jenderal tersebut adalah:

  • Ahmad Yani
  • M.T Haryono
  • D.I Panjaitan

Kudeta yang dilancarkan oleh PKI tersebut digagalkan oleh Soeharto dengan cara secepatnya menghubungi angkatan laut dan polisi. Ia juga berhasil membujuk dua batalion pasukan kudeta untuk menyerahkan diri, yaitu:

  1. Pasukan Brawijaya yang masuk ke dalam area markas KOSTRAD
  2. Pasukan Diponegoro yang kabur menuju Halim Perdana Kusuma

Kemudian jam 7 pagi, Radio Republik Indonesia (RRI) menyiarkan pesan yang berasal dari Untung Syamsuri, Komandan Cakrabiwa bahwa G30S PKI telah berhasil diambil alih di beberapa lokasi stratergis Jakarta beserta anggota militer lainnya. Mereka bersikeras bahwa gerakan tersebut sebenarnya didukung oleh CIA yang bertujuan untuk melengserkan Soekarno. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syarat Capres 2024: Mantan Anggota PKI, HTI hingga FPI Dilarang Ikut

Syarat Capres 2024: Mantan Anggota PKI, HTI hingga FPI Dilarang Ikut

News | Rabu, 07 September 2022 | 11:25 WIB

Latar Belakang G30SPKI, Menjadi Sejarah Kelam Bangsa Indonesia

Latar Belakang G30SPKI, Menjadi Sejarah Kelam Bangsa Indonesia

News | Rabu, 07 September 2022 | 08:39 WIB

Sejarah G30S PKI Menurut Ahli Sejarah, Apa Peran Soeharto dan Soekarno?

Sejarah G30S PKI Menurut Ahli Sejarah, Apa Peran Soeharto dan Soekarno?

News | Selasa, 06 September 2022 | 13:01 WIB

Mengaku Keturunan PKI, Menjadi Public Figur hingga Wara-Wiri di Televisi

Mengaku Keturunan PKI, Menjadi Public Figur hingga Wara-Wiri di Televisi

| Rabu, 31 Agustus 2022 | 08:40 WIB

Fakta Menarik DN Aidit, Selain Dituduh Dalang Peristiwa G30SPKI

Fakta Menarik DN Aidit, Selain Dituduh Dalang Peristiwa G30SPKI

News | Senin, 29 Agustus 2022 | 20:23 WIB

Apa Beda Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila?

Apa Beda Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila?

News | Senin, 30 Mei 2022 | 15:45 WIB

Terkini

Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul

Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:35 WIB

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:53 WIB

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:44 WIB

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:37 WIB

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:33 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:30 WIB

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:25 WIB

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:23 WIB

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:21 WIB