Pelangi Muncul Saat Warga Inggris Berduka di Depan Istana Buckingham

Siswanto, ABC

Jum'at, 09 September 2022 | 13:19 WIB
Pelangi Muncul Saat Warga Inggris Berduka di Depan Istana Buckingham
Ratu Elizabeth II (Getty Images/WPA Pool)

Suara.com - "Ratu telah meninggal dengan tenang di Balmoral sore ini." 

Kalimat pendek tersebut dengan cepat menyebar di kalangan mereka yang berkumpul di depan Istana Buckingham.

Mereka dengan cepat mengangkat ponsel dan mengabarkan berita kematian tersebut ke kerabatnya.

Banyak yang meneteskan air mata, ada yang berdiri diam penuh kesedihan, hingga warga yang terkejut tidak percaya.

Tapi, tak sedikit juga warga Inggris yang mencoba tegar dan ingin memberikan penghormatan Ratu Elizabeth II, yang kekuasaannya juga dihormati di seluruh dunia selama bertahun-tahun.

Liberty Corrie yang berasal dari Suffolk, sekitar 140 km dari London berdiri di depan pagar Istana Buckigham ketika pengumuman meninggalnya Ratu Elizabeth disampaikan.

Segera setelah mendengar kabar tersebut Liberty menangis.

"Saya dan saudara laki-laki saya saling memandang. Dia menangis, saya juga menangis. Kami begitu terkejut," katanya.

"Rasanya aneh sekali."

baca juga

"Saya selalu mengikutinya lewat berita, apalagi ia sudah lama menjabat."

"Sudah begitu lama kita terbiasa dengan apa dan bagaimana dia menjalankan kegiatannya."

Paul Williamson, yang berasal dari Melbourne, Australia, mengatakan "'momen ini tidak akan pernah dilupakannya".

"Kami sedang berada di Museum Tate Modern tidak jauh dari sini ketika mendengar kematiannya," katanya.

"Kami langsung ke sini dan ya rasanya sedih."

Inggris berhenti untuk menghormati Ratu

Segera setelah berita kematian tersebut menyebar di London, semakin banyak warga yang berkumpul di depan Istana Buckingham.

Beberapa orang tampak membawa bunga ketika mereka berjalan di sepanjang The Mall menuju ke pagar Istana Buckingham.

Yang lainnya menyalakan lilin.

Banyak yang lainnya pula hanya berdiri atau duduk terdiam.

Sekelompok taksi khas London yang biasa disebut 'black cabs" berderet di sepanjang The Mall dengan lampu menyala sebagai tanda penghormatan.

Mark Colling, 53 tahun, asal Dover sekitar 124 kilometer dari London baru saja selesai menonton pertunjukan teater di kawasan hiburan West End ketika mendengar kabar kematian Ratu.

Mark mengatakan dia "teramat sedih".

"Saya tidak pernah tak tahu siapa lagi yang di monarki," katanya.

"Apa kata orang sebelumnya. Hiduplah Raja selamanya. Saya belum pernah mengenal Raja di Inggris."

"Sedih sekali. Ratu sangatlah hebat."

Meski diterpa hujan, warga terus berdatangan ke luar Istana hingga malam hari.

Dua pelangi muncul di langit saat warga berkumpul di Istana Buckingham seolah ikut merasakan kesedihan mereka.

Di Kastil Windsor yang juga menjadi kediaman resmi Ratu selama beberapa tahun terakhir, juga muncul pelangi di saat bendera 'Union Jack' diturunkan.

Warga yang berkumpul kemudian mulai bertepuk tangan sebagai bentuk menghormati Ratu.

Sebagian langsung menyanyikan lagu kebangsaan Inggris 'God Save the Queen' untuk memecah kesunyian.

Suyash Kulkarni, warga India yang sedang liburan di Inggris, mengatakan dia sangat terkejut.

"Ratu sangat dipuja di India," katanya.

"Anak-anak saya sangat mencintai Ratu. Dia sudah menjadi Bunda yang hebat bagi keluarga kerajaan."

Bahkan mereka yang bukan pencinta keluarga kerajaan juga datang untuk memberikan penghormatan.

Naomi dan David Jones, misalnya, mereka mengatakan bukanlah kelompok yang suka dengan sistem kerajaan. 

Tapi mereka tetap datang untuk menghormati Ratu, karena sudah menjadikan Inggris memiliki "sistem yang berkelanjutan".

Berdiri di Victoria Memorial di luar pagar Istana memegang bendera Inggris dengan gambar Ratu, Mohammed Gele, 20 tahun, mengatakan dia dan teman-temannya datang untuk memberikan penghormatan kepada Ratu Elizabeth II.

Dia mengatakan wafatnya Ratu Elizabeth sekaligus menandai era baru bagi Inggris Raya.

"Tetap ini semua adalah warisan dia, kan?," katanya.

"Kita baru saja memiliki Perdana Menteri yang baru beberapa hari lalu, dan sekarang kita akan punya Raja baru.

"Ini adalah era baru bagi Inggris Raya.""

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Pangeran Andrew, Gelar Pangerannya Dicabut Raja Charles III

Profil Pangeran Andrew, Gelar Pangerannya Dicabut Raja Charles III

Lifestyle | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 11:44 WIB

Harta Karun Tersembunyi Assad: Potret Ratu Elizabeth II Ditemukan di Istana yang Dikuasai Pemberontak

Harta Karun Tersembunyi Assad: Potret Ratu Elizabeth II Ditemukan di Istana yang Dikuasai Pemberontak

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:17 WIB

Donald Trump Pernah Bikin Ratu Elizabeth II Marah Besar Gara-gara Hal Ini

Donald Trump Pernah Bikin Ratu Elizabeth II Marah Besar Gara-gara Hal Ini

News | Sabtu, 23 November 2024 | 16:11 WIB

Sodara Tiri Bongkar Tabiat Meghan Markle Terhadap Keluarga, Minta Segera Insyaf Sebeum Terlambat

Sodara Tiri Bongkar Tabiat Meghan Markle Terhadap Keluarga, Minta Segera Insyaf Sebeum Terlambat

News | Sabtu, 23 November 2024 | 15:56 WIB

Prabowo Bertemu Raja Charles III, Netizen Sadar Jokowi Tak Pernah ke Istana Buckingham: Nggak Bisa Bahasa Inggris?

Prabowo Bertemu Raja Charles III, Netizen Sadar Jokowi Tak Pernah ke Istana Buckingham: Nggak Bisa Bahasa Inggris?

Tekno | Sabtu, 23 November 2024 | 09:25 WIB

Pakar Kerajaan Ungkap Harapan Ratu Elizabeth II Terhadap Meghan Markle yang Kini Telah Pupus

Pakar Kerajaan Ungkap Harapan Ratu Elizabeth II Terhadap Meghan Markle yang Kini Telah Pupus

News | Sabtu, 23 November 2024 | 05:10 WIB

Ternyata Ini Alasan Raja Charles Larang Meghan Markle Berada di Samping Ratu Elizabeth II pada Saat-saat Terakhirnya

Ternyata Ini Alasan Raja Charles Larang Meghan Markle Berada di Samping Ratu Elizabeth II pada Saat-saat Terakhirnya

News | Senin, 04 November 2024 | 16:48 WIB

Alasan Mendiang Ratu Elizabeth II Tak Menyukai Donald Trump, Fakta Mengejutkan dalam Sebuah Buku Baru

Alasan Mendiang Ratu Elizabeth II Tak Menyukai Donald Trump, Fakta Mengejutkan dalam Sebuah Buku Baru

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 18:57 WIB

Layani Ratu Elizabeth II di Penerbangan 35 Tahun Lalu, Terungkap Isi Catatan Pramugari soal Permintaan Khusus

Layani Ratu Elizabeth II di Penerbangan 35 Tahun Lalu, Terungkap Isi Catatan Pramugari soal Permintaan Khusus

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 04:00 WIB

Penyanyi Legendaris Tom Jones Ajak Penggemarnya di Jakarta Bernostalgia

Penyanyi Legendaris Tom Jones Ajak Penggemarnya di Jakarta Bernostalgia

Foto | Sabtu, 09 Maret 2024 | 07:12 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×