Menkes: Butuh Kekompakan Pemimpin Dunia untuk Menyatakan Pandemi Covid-19 Selesai

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Kamis, 15 September 2022 | 14:41 WIB
Menkes: Butuh Kekompakan Pemimpin Dunia untuk Menyatakan Pandemi Covid-19 Selesai
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Istana Wakil Presiden Jakarta, Kamis (4/8/2022). (ANTARA)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikan mengatakan bahwa butuh kesepakatan bersama seluruh pemimpin negara untuk menetapkan status endemi berdasarkan situasi kasus yang terkendali di dalam negeri.

Menkes menyampaikan pernyataan itu saat Opening Ceremony COMSTECH-OIC Fellowship Program dan Peresmian Laboratorium Jejaring OIC COE, di Gedung Sujudi Kantor Kemenkes RI di Jakarta, Kamis (15/9/2022).

Pernyataan itu sekaligus respons atas pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengatakan bahwa akhir pandemi Covid-19 sudah di depan mata.

Menurut Menkes Budi, pandemi sifatnya mendunia. Oleh sebab itu, dibutuhkan kekompakan seluruh pemimpin dunia untuk menyatakan pandemi selesai.

"Pandemi karena sifatnya dunia, kalau selesai harus kompak seluruh pemimpin dunia menyatakan selesai," katanya.

Sementara itu, situasi pandemi di Indonesia saat ini relatif terkendali. Situasi itu menurut Budi dibuktikan saat Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 banyak memicu gelombang baru di dunia, tapi di Indonesia tidak terjadi.

"Posisi Indonesia relatif lebih baik, mudah-mudahan tetap ada di kelompok ini," katanya.

Lebih lanjut, Menkes mengatakan salah satu tantangan untuk lepas dari status pandemi, yaitu cakupan vaksinasi penguat Covid-19 di Indonesia yang masih terbilang rendah, yaitu berada di kisaran 60 persen dari total target 236,66 juta jiwa.

Imunitas masyarakat berdasarkan manfaat vaksin dosis lengkap diperkirakan akan menurun pada awal 2023. Jika terjadi gelombang susulan di dunia, Indonesia berpotensi terdampak.

"Vaksinasi dosis ketiga di Indonesia rendah. Sesudah enam bulan (imunitas) turun, termasuk imunitas saya rendah juga, sudah turun," kata Budi yang baru saja pulih dari infeksi COVID-19.

Budi mengimbau masyarakat untuk segera mengakses kesempatan vaksinasi penguat (booster) di seluruh fasilitas layanan kesehatan yang tersedia."Kalau ada kesempatan, booster lagi," katanya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sabar, Sedikit Lagi Pandemi Covid-19 akan Selesai

Sabar, Sedikit Lagi Pandemi Covid-19 akan Selesai

Jakarta | Kamis, 15 September 2022 | 12:27 WIB

Yuk Bersiap! WHO Sebut Akhir Pandemi Covid-19 Sudah di Depan Mata

Yuk Bersiap! WHO Sebut Akhir Pandemi Covid-19 Sudah di Depan Mata

| Kamis, 15 September 2022 | 12:13 WIB

WHO Sebut Selesainya Pandemi Covid-19 Sudah di Depan Mata

WHO Sebut Selesainya Pandemi Covid-19 Sudah di Depan Mata

| Kamis, 15 September 2022 | 10:04 WIB

Kematian Akibat Covid-19 Berkurang Secara Global, WHO : Akhir Sudah di Depan Mata

Kematian Akibat Covid-19 Berkurang Secara Global, WHO : Akhir Sudah di Depan Mata

Bali | Kamis, 15 September 2022 | 11:30 WIB

Duh! Epidemiolog Sebut Subvarian Omicron BA2.75.2 Berpotensi Bisa Perpanjang Pandemi

Duh! Epidemiolog Sebut Subvarian Omicron BA2.75.2 Berpotensi Bisa Perpanjang Pandemi

Jawa Tengah | Kamis, 15 September 2022 | 09:10 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB