Kilas Balik Pernyataan Menyengat Eko Kuntadhi, Siapa Saja yang Jadi Korban?

Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 15 September 2022 | 18:00 WIB
Kilas Balik Pernyataan Menyengat Eko Kuntadhi, Siapa Saja yang Jadi Korban?
Eko Kuntadhi/ 2045 TV

Suara.com - Eko Kuntadhi tengah menjadi sorotan masyarakat karena menghina Ning Imaz Fatimatuz Zahra, pengasuh Pondok Pesantren Al Ihsan. Ia menuliskan cuitan yang kasar mengenai video Ning Imaz saat menjadi pengisi kajian mengenai tasfir agama.

Ini bukan kali pertama sosok Eko memberikan pernyataan sensasional. Ia sudah beberapa kali memberikan sindiran kontroversial ke sejumlah tokoh maupun isu di Tanah Air.

Salah satu kontroversi Eko Kuntadhi yang paling "menyengat" adalah saat ia menyebut film Nussa Rara menjadi ajang promosi Indonesia tentang khilafah ke dunia. Ia bahkan mengatakan pakaian karakter itu mirip Taliban.

Apakah ini foto anak Indonesia? Bukan. Pakaian lelaki sangat khas Taliban. Anak Afganistan," cuit Eko Kuntadhi di Twitter sambil menunjukkan foto karakter Nussa Rara.

"Tapi film Nussa Rara mau dipromosikan ke seluruh dunia. Agar dunia mengira, Indonesia adalah cabang khilafah. Atau bagian dari kekuasaan Taliban. Promosi yang merusak!" lanjutnya.

Pernyataannya pun membuat geram masyarakat dan sempat menjadi trending topic. Meski akhirnya masalah padam dengan sendirinya, namun Eki Kuntadhi tak kapok dalam memberikan pendapat keras di medsos.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah menjadi "korban" kritikan tajam Eko. Ini terjadi saat Anies melaksanakan salat Idul Fitri di Jakarta International Stadium. Eko menyebutnya memanfaatkan momentum ibadah untuk berpolitik. 

Yang menarik dari Anies adalah kecerdasannya dalam memanfaatkan semua momentum ibadah untuk berpolitik. Terimakasih infonya,” kata Eko melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (3/5/2022). 

Masih mengenai ibadah, Eko Kuntadhi pernah mengomentari gerakan salat pendemo PA 212 yang salah. Awalnya, beredar video yang menyajikan salah satu peserta demo PA 212 yang salah gerakan sholatnya.

baca juga

Pihak yang gerakan sholatnya salah adalah pimpinan aksi yang bernama Fikri Bareno atau Buya Fikri. Eko Kuntadhi pun menanggapi video itu.

Fikri Boreno itu titelnya banyak. Ada M. Ag juga (Master bidang agama). Dia pengurus MUI pusat. Majelis Ulama. Fikri juga pendukung khilafah yang gigih,” tulisnya di akun Twitter @_ekokuntadhi, Senin (7/3/2022). 

“Saat melihat dia sholat pada demo kemarin. Saya jadi ragu: jangan-jangan selama ini cara sholat gue salah. Ini MUI lho," sindir tajam Eko. 

Ustaz Yusuf Mansur juga kena sindiran tajam Eko. Momen ini terjadi saat Yusuf Mansur diduga belum menggaji karyawannya di Paytren selama 20 bulan. Eko pun dengan ngeggas meminta Yusuf Mansur bersedekah.

“Gimana agar gajinya dibayar Paytren? Sedekah!”  sambil menautkan link berita berjudul "Karyawan Paytren Somasi Yusuf Mansur Karena 20 Bulan Tak Digaji".

Hina Najri eks Cagur, Semprot Baliho Puan, Sindir UAS

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Megawati dan Puan? AHY Minta Kader Demokrat Tidak Pura-Pura Menangis Dalam Memperjuangkan Rakyat

Sindir Megawati dan Puan? AHY Minta Kader Demokrat Tidak Pura-Pura Menangis Dalam Memperjuangkan Rakyat

Deli | Kamis, 15 September 2022 | 17:57 WIB

AHY Diduga Sindir Mega dan Puan: Demokrat Tidak Boleh Pura-Pura Menangis dalam Membantu Rakyat

AHY Diduga Sindir Mega dan Puan: Demokrat Tidak Boleh Pura-Pura Menangis dalam Membantu Rakyat

Depok | Kamis, 15 September 2022 | 17:22 WIB

Eko Kuntadhi Mending Tobat Deh, Ketua MUI Sampai Jengkel Nih Lho, Ngaku Darahnya Mendidih

Eko Kuntadhi Mending Tobat Deh, Ketua MUI Sampai Jengkel Nih Lho, Ngaku Darahnya Mendidih

Hits | Kamis, 15 September 2022 | 17:41 WIB

Pendidikan dan Latar Belakang Ning Imaz yang Dihina Eko Kuntadhi

Pendidikan dan Latar Belakang Ning Imaz yang Dihina Eko Kuntadhi

News | Kamis, 15 September 2022 | 17:16 WIB

Ini Ayat Alquran Bahasan Ning Imaz yang Dicerca Eko Kuntadhi: Hidup kok Cuma Mimpi Selangkangan

Ini Ayat Alquran Bahasan Ning Imaz yang Dicerca Eko Kuntadhi: Hidup kok Cuma Mimpi Selangkangan

Bandung | Kamis, 15 September 2022 | 16:38 WIB

Viral Pria ini Desak Polisi Tangkap Eko Kuntadhi, Sebut Cuitannya Masuk Kategori Penistaan Agama

Viral Pria ini Desak Polisi Tangkap Eko Kuntadhi, Sebut Cuitannya Masuk Kategori Penistaan Agama

Banten | Kamis, 15 September 2022 | 16:19 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×