Parah! Perempuan Muda Di Tangerang 4 Kali Jadi Korban Dukun Cabul, Modus Usir Roh Halus: Dada-Kemaluan Digerayangi

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Kamis, 22 September 2022 | 11:07 WIB
Parah! Perempuan Muda Di Tangerang 4 Kali Jadi Korban Dukun Cabul, Modus Usir Roh Halus: Dada-Kemaluan Digerayangi
Ilustrasi kasus pencabulan atau pemerkosaan. (Antara)

Suara.com - Seorang wanita berinisial N (22) menjadi korban dukun cabul berinisial TT (48) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten. Pelaku melakukan aksi bejatnya dengan modus mengusir roh halus dari dalam diri korban.

Kapolsek Rajeg AKP Nurjaman mengatakan, peristiwa kasus pencabulan ini terjadi pada Senin (19/9/2022) lalu. TT kekinian telah ditangkap dan ditahan.

"Pria berisinial TT (48) warga Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur dan bertempat tinggal di Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang diduga pelaku pencabulan dengan modus berpura-pura bisa mengobati," kata Nurjaman kepada wartawan, Kamis (22/9/2022).

Menurut penuturan Nurjaman, peristiwa pencabulan ini bermula ketika N dan suaminya berinisial YY datang menemui TT. Niat awal mereka ketika itu hendak mengobati adik iparnya yang sakit.

"Kemudian pelaku bertanya kepada suami korban dengan ucapan 'punya simpanan apa?' dan dijawab oleh suami korban 'punya simpanan keris dan wafak," tutur Nurjaman.

TT lantas mengingatkan YS untuk tidak menyimpan barang-barang atau jimat tersebut sembarangan.

"Setelah itu saksi YS disuruh memegangi bunga yang ada di mangkok, kemudian bunga tersebut terbakar," beber Nurjaman.

Dukun cabul tersebut lalu memanggil korban dan memintanya duduk di samping suaminya. TT kemudian meminta YS duduk menghadap belakangan.

Ketika suaminya tidak melihat, dukun cabul tersebut kemudian meminta N memasukkan bunga yang sempat terbakar itu ke dalam ke maluannya. Tak hanya itu, TT juga meraba-raba payudara korban dengan dalih pengobatan.

"Pelaku selanjutnya memanggil YS disuruh menarik perut korban tiga kali dengan alasan menarik setan yang nempel di badan. Setelah itu YS disuruh menunggu diluar," ungkap Nurjaman.

Saat kroban tinggal sendiri, dukun cabul itu kembali melakukan perbuatan bejatnya. Dia meraba dan meremas payudara hingga kemaluan korban.

"Korban sempat menolak namun pelaku tetap memegangi kemaluan pelapor sambil berkata rileks saja," ucap Nurjaman.

Berdasar hasil penyelidikan, dukun cabul ini telah empat kali melakukan perbuatan ini kepada korban. Sampai pada akhirnya korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Rajeg.

"Kejadian tersebut berlangsung empat kali, dengan adanya kejadian tersebut korban tidak senang dan merasa dilecehkan secara seksual. Lalu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rajeg," kata Nurjaman.

Selain berhasil menangkap dukun cabul TT, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti dari tangannya. Beberapa barang bukti tersebut berupa mangkuk merah berisi daun kelor, batu warna merah, dan satu buah botol minyak.

"Tersangka telah diamankan di Polsek Rajeg dan tersangka terancam Pasal 289 KUHP tentang perbuatan cabul dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemarin Ramai Anak di Bawah Umur Terlibat Komplotan Curanmor di Malang sampai Kasus Pencabulan Banyuwangi

Kemarin Ramai Anak di Bawah Umur Terlibat Komplotan Curanmor di Malang sampai Kasus Pencabulan Banyuwangi

Malang | Kamis, 22 September 2022 | 08:55 WIB

Miris! Bocah 12 Tahun Terinfeksi HIV Usai Dicabuli Banyak Pelaku, Dari Pacar Ibu Hingga Keluarga Sendiri

Miris! Bocah 12 Tahun Terinfeksi HIV Usai Dicabuli Banyak Pelaku, Dari Pacar Ibu Hingga Keluarga Sendiri

News | Kamis, 22 September 2022 | 07:36 WIB

Polisi Ungkap Hasil Visum Anak 12 Tahun Korban Pelecehan Seksual Terinfeksi HIV di Medan

Polisi Ungkap Hasil Visum Anak 12 Tahun Korban Pelecehan Seksual Terinfeksi HIV di Medan

Sumut | Rabu, 21 September 2022 | 21:05 WIB

Kronologi Anak di Medan Diperkosa sampai Kena HIV, Polisi: Belum Ada Perbuatan Eksploitasi Seksual

Kronologi Anak di Medan Diperkosa sampai Kena HIV, Polisi: Belum Ada Perbuatan Eksploitasi Seksual

News | Rabu, 21 September 2022 | 20:42 WIB

Nelayan di Teluk Pakedai Diduga Cabuli Gadis SMP saat Rumah Sepi, Videonya Dikirim ke Kakak Korban

Nelayan di Teluk Pakedai Diduga Cabuli Gadis SMP saat Rumah Sepi, Videonya Dikirim ke Kakak Korban

Kalbar | Rabu, 21 September 2022 | 19:58 WIB

Cabuli Sesama Jenis, Pria di Lampung Dituntut 12 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

Cabuli Sesama Jenis, Pria di Lampung Dituntut 12 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

Kalbar | Rabu, 21 September 2022 | 19:28 WIB

Cabuli Anak SD, Kakek Lansia di Aceh Terancam Hukuman Cambuk 90 Kali

Cabuli Anak SD, Kakek Lansia di Aceh Terancam Hukuman Cambuk 90 Kali

Kalbar | Rabu, 21 September 2022 | 13:00 WIB

Terkini

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:01 WIB

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:05 WIB

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:51 WIB

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:16 WIB

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:58 WIB

Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman

Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:15 WIB

Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:30 WIB

DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax

DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:05 WIB

Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari

Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:06 WIB