Berapa Jumlah Semut di Muka Bumi?

Siswanto | BBC | Suara.com

Kamis, 22 September 2022 | 11:15 WIB
Berapa Jumlah Semut di Muka Bumi?
BBC

Suara.com - Jumlah populasi manusia di dunia diperkirakan akan menembus delapan miliar dalam beberapa bulan ke depan, namun jika dibandingkan jumlah semut, angka tersebut relatif kecil.

Para peneliti sudah merampungkan kajian komprehensif populasi global semut dan kesimpulannya: ada 20 kuadriliun atau sama dengan 20.000 triliun.

Itu artinya rata-rata ada 2,5 juta semut untuk satu manusia.

Banyaknya jumlah semut ini mestinya tidak mengherankan mengingat serangga ini ada di mana-mana.

Semut sudah ada sejak zaman dinosaurus, ditandai dengan penemuan fosil yang berusia 100 juta tahun.

Sejauh ini diketahui terdapat 12.000 spesies semut, dengan ukuran tubuh dari satu milimeter hingga tiga sentimeter. Semut hidup di tanah, sampah daun, tanaman yang mati dan kadang di dapur manusia.

Semut dengan mudah ditemukan di mana saja di seluruh dunia, kecuali di Antartika, Greenland, Islandia, dan sejumlah kecil pulau-pulau yang terisolasi.

Baca juga:

"Semut jelas memainkan peran penting di hampir setiap ekosistem di muka Bumi ini," ujar Patrick Schultheiss dari University of Wrzburg di Jerman dan University of Hong Kong, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Schultheiss adalah salah satu penulis kajian jumlah semut yang hasilnya dimuat di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

"Semut punya peran penting dalam proses daur ulang, pembusukan, penyebaran biji tanaman dan pengolahan tanah. Semut juga punya banyak fungsi. Dari semua itu, jumlahnya yang sangat banyak membuat mereka menjadi pemain lingkungan yang sangat strategis," jelas Schultheiss.

'Menjengkelkan tapi juga sangat bermanfaat'

Sabine Nooten dari University of Wrzburg dan University of Hong Kong, yang juga anggota tim penulis laporan, mengatakan terkejut dengan fakta biomassa semut lebih besar dengan gabungan biomassa mamalia liar dan burung.

"Ini membuat kita paham tentang besarnya dampak yang dihasilkan semut," kaa Nooten.

Para saintis mendasarkan penelitian mereka pada 489 kajian populasi semut di semua benua tempat semut hidup.

Schultheiss menjelaskan data yang dipakai merepresentasikan upaya pengambilan data yang dilakukan oleh ribuan saintis. Dari sini, Schultheiss dan timnya bisa menghitung jumlah semut di berbagai kawasan di dunia, memperkirakan total biomassa dan jumlah semut secara global.

Semut paling banyak ditemukan di kawasan tropis.

"Ada tempat-tempat di dunia di mana kami kesulitan mendapatkan data dan karenanya tidak bisa menghasilkan estimasi jumlah yang akurat. Afrika misalnya. Sejak lama kami tahu ada banyak semut di benua ini namun kajian soal jumlah semut di sana sangat minim," kata Schultheiss.

Semut biasanya hidup dalam koloni, kadang mencapai jumlah beberapa juta. Serangga ini dibagi berdasarkan peran, misalnya pekerja, tentara, dan ratu.

Semut pekerja, semuanya betina, bertanggung jawab atas kelangsungan hidup ratu dan anak-anaknya. Juga merawat sarang dan mencari makanan.

Semut jantan kawin dengan ratu dan kemudian mati.

"Semut kadang menjengkelkan, tetapi penilaian itu dari sudut pandang manusia," kata Schultheiss.

"Sebagian besar semut sangat bermanfaat, bahkan bagi manusia ... bayangkan saja jumlah benda organik yang diangkut, dipindahkan, didaur ulang, dan diproses oleh 20 kuadrilun semut ... serangga ini memastikan proses biologi berlangsung lancar," imbuhnya.

Pendek kata, semut adalah insinyur lingkungan. Mungkin juga layak menyandang gelar "pahlawan lingkungan yang tak dikenal".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keunikan Novel Koloni: Membedah Sisi Manusia Lewat Karakter Serangga

Keunikan Novel Koloni: Membedah Sisi Manusia Lewat Karakter Serangga

Your Say | Kamis, 19 Februari 2026 | 19:50 WIB

Perempuan Sabu Raijua, Penjaga Tradisi dan Motor Ekonomi Gula Semut

Perempuan Sabu Raijua, Penjaga Tradisi dan Motor Ekonomi Gula Semut

Lifestyle | Rabu, 11 Februari 2026 | 13:12 WIB

Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua

Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua

Lifestyle | Minggu, 08 Februari 2026 | 19:26 WIB

Semut dan Si Tempurung Kebaikan

Semut dan Si Tempurung Kebaikan

Your Say | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:30 WIB

Gajah yang Mendengar Suara Semut

Gajah yang Mendengar Suara Semut

Your Say | Senin, 19 Januari 2026 | 11:55 WIB

Semut Kecil dan Gunung Impian

Semut Kecil dan Gunung Impian

Your Say | Jum'at, 16 Januari 2026 | 06:52 WIB

10 Bahan Sederhana yang Ampuh Usir Semut dari Dalam Rumah

10 Bahan Sederhana yang Ampuh Usir Semut dari Dalam Rumah

Lifestyle | Rabu, 12 November 2025 | 13:11 WIB

KPK Cecar Eks Dirjen Perkebunan Kementan Soal Pengadaan Asam Semut

KPK Cecar Eks Dirjen Perkebunan Kementan Soal Pengadaan Asam Semut

News | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 19:36 WIB

Review The Ants Underground Kingdom: Game Bangun Kerajaan Semut, Seberapa Bikin Ketagihan?

Review The Ants Underground Kingdom: Game Bangun Kerajaan Semut, Seberapa Bikin Ketagihan?

Tekno | Rabu, 26 Maret 2025 | 15:21 WIB

Proses Kreatif dan Kesan Anton Kurnia sebagai Penerjemah Karya Sastra Asing

Proses Kreatif dan Kesan Anton Kurnia sebagai Penerjemah Karya Sastra Asing

Your Say | Kamis, 26 Desember 2024 | 16:56 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB