Serangan Peretasan Melanda Narasi: Akun Medos 24 Kru Dibobol, Bentuk Pembungkaman?

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Selasa, 27 September 2022 | 11:29 WIB
Serangan Peretasan Melanda Narasi: Akun Medos 24 Kru Dibobol, Bentuk Pembungkaman?
Tangkapan layar tampilan Narasi. (Narasi)

Suara.com - Puluhan kru media berita bentukan Najwa Shihab, Narasi, menjadi korban peretasan. Head of Newsroom Narasi, Laban Abraham menyebut upaya tersebut dimulai sejak Jumat (23/9/2022).

Namun, kata Laban, upaya peretasan itu baru disadari besoknya, pada Sabtu (24/9/2022). Saat itu, seorang produser Narasi mengaku tidak bisa mengakses WhatsApp miliknya pada pukul 15.30 WIB.

Dari situlah diketahui bahwa peretas mengambil alih semua aplikasi para kru Narasi. Akibatnya, mereka tidak bisa lagi menggunakannya sebagai salah satu sarana komunikasi.

Adapun fakta-fakta seputar peretasan kru Narasi bisa diketahui melalui poin-poin di bawah ini.

Korban peretasan bertambah menjadi 24 orang

Sebanyak 24 kru pemberitaan Narasi menjadi korban peretasan. Salah satunya yang berstatus sebagai manajer ikut melaporkan adanya upaya tersebut pada beberapa aplikasi di ponselnya.

Tak hanya WhatsApp, dua orang kru juga mengaku akun Telegram dan Instagramnya diretas. Setelah ada pengumuman secara internal, jumlah korban terus bertambah dan kini mencapai 24 orang. 

Para karyawan di sejumlah bagian, termasuk finance, human capital, hingga support produk di Narasi bajkan disebut turut menjadi korban peretasan oleh pelaku yang masih belum diketahui identitasnya.

"Bagian finance, human capital, bahkan support system atau support produknya Narasi, itu mencoba ada yang mencoba diakses, mencoba diretas," ujar Laban.

Pelaku Memakai Android

Menurut pengamatan sementara, pelaku menggunakan Android untuk meretas media sosial kru Narasi. Selain itu, ia juga diduga melakukan peretasan melalui Windows Chrome.

Twitter Mata Najwa Ikut Diretas

Tak hanya menyasar ke WhatsApp, Facebook, dan Instagram para kru Narasi, pelaku rupanya turut berupaya meretas akun Twitter milik perusahaan pemberitaan tersebut, Mata Najwa.

"Twitter ini masuk dari salah satu pencobaan untuk menguasai Twitter atau aset milik Narasi, aset sosial media yang dikelola Narasi, salah satunya Twitter Mata Najwa itu yang masuk dari salah satu akun produser kita," ungkap Laban.

Polri Didesak untuk Cepat Menyelediki

Ketua Umum AJI Indonesia Sasmito Madrim mendesak Polri untuk aktif dan bergerak cepat mencari tahu siapa dalang di balik peretasan 24 kru media bentukan Najwa Shihab, Narasi. 

Menurutnya, apabila Polri kurang peduli dengan serangan peretasan tersebut, tentu akan semakin menguatkan adanya keterlibatan pemerintah di mata publik.

"Kepolisian harus melakukan penyelidikan dan penyidikan secara tuntas kasus peretasan terhadap sekitar 24 awak redaksi Narasi. Pembiaran atas serangan kepada jurnalis dan perusahaan, akan semakin menguatkan pemerintah memiliki keterkaitan dengan serangan ini," kata Sasmito dalam konferensi pers secara virtual, Senin (26/9/2022).

Sasmito juga mengatakan Polri bisa langsung mencari pelaku peretasan tanpa laporan. Ia meyakini jika Polri mampu melakukannya dengan cepat. Belum lagi, mereka didukung banyak alat-alat canggih yang semakin mempermudah penelusuran.

"Artinya dari teknologi, kapasitas aparat penegak hukum itu sudah mumpuni apalagi kalau melihat dari pengadaan alat-alat penegak hukum itu sangat mahal dan canggih," ucapnya.

Lalu, ia juga meminta Dewan Pers ikut mendesak polisi untuk mencari bukti, dan mengungkapkan kebenaran atas kasus peretasan tersebut. 

Diduga Terjadi karena OTP Dirampas

Peretasan sejumlah kru Narasi diduga dilakukan dengan cara merampas kode OTP atau one time password. Hal ini disampaikan Ketua Lembaga Riset Siber Indonesia CISSReC Pratama Persadha.

Pratama menduga para peretas memakai malware dan mengakses kode OTP saat mengincar para jurnalis Narasi. Ia menyampaikan ada dua cara mengambil kode OTP. 

Pertama dengan memalsukan identitas, lalu membuat kartu SIM dengan nomor target di operator seluler. Kedua, pelaku mengambil OTP dengan bantuan operator.

Cara pertama disebutnya paling mudah dan berkemungkinan besar dipakai. Sebab, pelaku bisa menemukan KTP korban. Lalu, mengklaim diri dengan modal dokumen tersebut untuk meminta kartu SIM baru pada operator seluler.

"Mereka bisa mengaku sebagai pemilik nomor dengan memalsukan KTP sesuai dengan registrasi terdaftar tadi. Ini sangat memungkinkan karena ada data bocor registrasi SIM card sebelumnya, jadi bisa digunakan," kata Pratama.

Nah, setelah menguasai nomor, maka kode OTP yang dikirimkan oleh sejumlah platform media sosial akan diterima peretas. Modal ini yang membuatnya merampas kendali atas akun-akun para kru Narasi.

Bentuk pembungkaman dalam membuat karya jurnalistik?

Laban Abraham juga menyampaikan kemungkinan alasan adanya upaya peretasan itu dilakukan untuk membungkam Narasi dalam membuat karya-karya jurnalistik.

Hal ini disampaikannya usai menceritakan peretasan 24 kru Narasi. Namun, ia tidak mau berasumsi secara dini apakah upaya itu ada kaitannya dengan berita yang dibuat Narasi.

"Sekali lagi saya tidak bisa menyimpulkan dengan pemberitaan, belum sejauh itu, tapi kami menilai dan meyakini ada upaya pembungkaman, ini bagian dari sistematis upaya pembungkaman teman-teman Narasi untuk menyampaikan karya-karyanya lah," kata Laban.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peretasan Terhadap Jurnalis Narasi Adalah Bentuk Pembungkaman

Peretasan Terhadap Jurnalis Narasi Adalah Bentuk Pembungkaman

Tekno | Senin, 26 September 2022 | 23:09 WIB

Bentuk Pembungkaman Jurnalis, Siapa Aktor di Balik Aksi Peretasan di Narasi Najwa Shihab?

Bentuk Pembungkaman Jurnalis, Siapa Aktor di Balik Aksi Peretasan di Narasi Najwa Shihab?

News | Senin, 26 September 2022 | 20:31 WIB

Peretasan Jurnalis Narasi, Pengamat Duga Kode OTP Dirampas

Peretasan Jurnalis Narasi, Pengamat Duga Kode OTP Dirampas

Tekno | Senin, 26 September 2022 | 20:25 WIB

Anak Buah Najwa Shihab Tengah Pertimbangkan Langkah Hukum yang Tepat untuk Hadapi Peretasan 24 Kru

Anak Buah Najwa Shihab Tengah Pertimbangkan Langkah Hukum yang Tepat untuk Hadapi Peretasan 24 Kru

News | Senin, 26 September 2022 | 20:06 WIB

Najwa Shihab Ungkap Pelaku Peretasan dan Pengambilalihan 11 Akun Medsos Awak Redaksi Narasi

Najwa Shihab Ungkap Pelaku Peretasan dan Pengambilalihan 11 Akun Medsos Awak Redaksi Narasi

| Senin, 26 September 2022 | 18:20 WIB

Terkini

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB

KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur

KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur

News | Senin, 27 April 2026 | 22:45 WIB

Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi

Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi

News | Senin, 27 April 2026 | 22:38 WIB

KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur

KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Senin, 27 April 2026 | 22:38 WIB

Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki

Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki

News | Senin, 27 April 2026 | 22:24 WIB

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Cerita Penumpang Nekat Lompat Keluar Gerbong Demi Selamatkan Diri

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Cerita Penumpang Nekat Lompat Keluar Gerbong Demi Selamatkan Diri

News | Senin, 27 April 2026 | 22:21 WIB

Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!

Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!

News | Senin, 27 April 2026 | 21:46 WIB

Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji

Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji

News | Senin, 27 April 2026 | 21:36 WIB

Evaluasi Pengentasan & Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Menteri Rini: Akselerasi Dukungan PANRB

Evaluasi Pengentasan & Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Menteri Rini: Akselerasi Dukungan PANRB

News | Senin, 27 April 2026 | 21:18 WIB