Perjalanan Hidup Syekh Yusuf Al Qaradawi: Sempat Dijatuhi Hukuman Mati, Kini Tutup Usia

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Selasa, 27 September 2022 | 13:03 WIB
Perjalanan Hidup Syekh Yusuf Al Qaradawi: Sempat Dijatuhi Hukuman Mati, Kini Tutup Usia
Cendekiawan Muslim Sheikh Yusuf Al Qaradawi (ANTARA/Twitter/@alqaradawy)

Suara.com - Salah satu ulama dunia, Syekh Yusuf Al Qaradawi meninggal dunia pada Senin (26/9/2022). Ulama yang cukup kontroversial ini dikenal sebagai salah satu pelopor gerakan Ikhwanul Muslimin.

Namun, Yusuf sendiri pernah mengungkap bahwa ia tidak berniat menjadi pemimpin golongan tersebut. Simak inilah perjalanan hidup Yusuf Al Qaradhawi.

Yusuf Al Qaradawi merupakan seorang ulama asal Mesir dan termasuk ulama dunia yang terkemuka. Ia juga merupakan salah satu cendekiawan Islam paling terkenal di abad ini.

Baru-baru ini, Qaradawi mengumumkan bahwa dirinya mengundurkan diri sebagai presiden Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS).

Qaradawi diketahui lahir di desa Saft Turab, Delta Nil, Mesir. Saat masih kecil, ia tumbuh dengan dibesarkan oleh pamannya setelah ayahnya meninggal. Selama di Mesir, ia bersekolah di sekolah tahfidz quran sejak umur 9 tahun.

Sejak itulah dirinya tertarik mendalami Islam, bahkan termasuk salah satu orang yang disegani. Qaradawi bahkan tak gentar menyerukan jihad. Bahkan, ia sempat dipenjara beberapa kali hingga akhirnya bebas dalam waktu 30 tahun masa kurungan penjara.

Pada bulan Februari 2011, Qaradawi kembali ke Mesir setelah 30 tahun diasingkan. Kala itu, ia berbicara di hadapan lebih dari satu juta orang di Tahrir Square.

Qaradawi pun mulai kembali bersuara kepada semua segmen masyarakat Mesir, termasuk Koptik dan militer. Ia juga menyerukan persatuan dan kembali ke pemerintahan sipil.

Tak hanya itu, Qaradawi juga dikenal sebagai pemimpin intelektual Ikhwanul Muslimin. Dia telah dua kali menolak tawaran untuk menjadi pemimpin merek pada tahun 1976 dan 2004 karena lebih memilih untuk bebas dari batasan institusional.

Walaupun dirinya terlihat begitu erat dengan organisasi Ikhwanul, namun di awal tahun 1997, ia menyatakan dengan tegas bahwa ia bukan anggota Ikhwan. Bahkan, alasan dirinya dipenjara karena hubungannya dengan Ikhwanul Muslimin.

Qaradawi mengatakan kewarganegaraan Mesirnya dicabut pada 1970-an, sehingga mendorongnya untuk mencari pengasingan di Qatar.

Sosoknya bahkan telah dijatuhi hukuman mati secara in absentia oleh pengadilan Mesir bersama dengan lebih dari 100 orang Mesir lainnya. Ini karena mereka berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin, sebuah organisasi yang dilarang di Mesir.

Sementara itu, Interpol akhirnya menghapus Qaradhawi dari daftar "DPO" pada tahun 2017.

Sepak terjang Qaradawi tak sampai di situ. Ia juga secara vokal mendukung gerakan 'Musim Semi Arab' yang mengeluarkan fatwa untuk pembunuhan Kolonel Gaddafi, dan fatwa terhadap rezim Asad di Suriah.

Dia juga mengeluarkan fatwa mengutuk penggulingan Morsi, mengatakan bahwa itu adalah kewajiban untuk terus mendukung Morsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syekh Yusuf Al Qaradawi di Mata Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir

Syekh Yusuf Al Qaradawi di Mata Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir

Lampung | Selasa, 27 September 2022 | 10:48 WIB

Syekh Yusuf Al Qaradawi, Ulama Besar yang Mampu Tunjukkan Perkembangan Pemikiran Islam yang Dinamis

Syekh Yusuf Al Qaradawi, Ulama Besar yang Mampu Tunjukkan Perkembangan Pemikiran Islam yang Dinamis

Banten | Selasa, 27 September 2022 | 10:46 WIB

Cendekiawan Muslim Syekh Yusuf Al Qaradawi Meninggal Dunia, Dimakamkan di Doha

Cendekiawan Muslim Syekh Yusuf Al Qaradawi Meninggal Dunia, Dimakamkan di Doha

Sumsel | Selasa, 27 September 2022 | 10:39 WIB

Jenazah Syekh Yusuf Al Qaradawi Dishalatkan Hari Ini di Doha

Jenazah Syekh Yusuf Al Qaradawi Dishalatkan Hari Ini di Doha

Sumbar | Selasa, 27 September 2022 | 09:44 WIB

Syekh Yusuf Al Qaradawi Meninggal, Jenazah akan Disalatkan di Doha

Syekh Yusuf Al Qaradawi Meninggal, Jenazah akan Disalatkan di Doha

Riau | Selasa, 27 September 2022 | 09:39 WIB

Ulama Al-Azhar Yusuf Al Qaradawi Meninggal, Ini Profil Pemimpin Ikhwanul Muslimin Itu

Ulama Al-Azhar Yusuf Al Qaradawi Meninggal, Ini Profil Pemimpin Ikhwanul Muslimin Itu

Jatim | Selasa, 27 September 2022 | 09:05 WIB

Terkini

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:30 WIB