Geger Ledakan di Gang Sempit Permukiman Jakarta Utara, Diduga dari Granat Kejut

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 28 September 2022 | 13:06 WIB
Geger Ledakan di Gang Sempit Permukiman Jakarta Utara, Diduga dari Granat Kejut
Ilustrasi granat. (Pixabay/njellL)

Suara.com - Sebuah ledakan menghebohkan gang sempit permukiman penduduk Jalan Tipat Timur RT 08 RW 04 Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara pada Rabu (28/9/2022). Ledakan itu diduga berasal dari granat kejut (stun grenade).

"Infonya ada (ledakan)," kata Lurah Semper Barat Maryono saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Seorang warga penghuni kontrakan bernama Rahmat (19) mengalami luka-luka akibat ledakan granat kejut tersebut.

Awal mula kejadian, Rahmat mengatakan bahwa ia menemukan granat bertuliskan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Indonesia National Police) pada Selasa (27/9/2022) kemarin. Granat itu terbungkus di pinggir Jalan Kawasan Berkat Nusantara.

Ia mengatakan pada awalnya tidak mengetahui bahwa benda yang ditemukannya itu adalah granat. Saat sedang diutak-atik, tiba-tiba granat tersebut meledak.

"Awalnya saya nggak tahu kalau itu granat," ujar Rahmat.

"Pagi-pagi pas saya utak-atik tiba-tiba meledak," lanjut Rahmat.

Telapak tangan kiri dan kaki kanannya mengalami luka akibat ledakan tersebut.

Gangguan pendengaran juga dialami Rahmat karena terdampak langsung ledakan granat kejut tersebut.

baca juga

Sementara itu, tampak aparat kepolisian dan TNI serta Satpol PP juga sudah melakukan pemeriksaan.

Tim Gegana juga terlihat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dari lokasi ledakan sampai ke titik ditemukannya granat kejut tersebut.

Berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan, granat kejut (stun grenade), atau disebut juga "flashbang", pada awalnya dirancang dan dibuat untuk dipakai Special Air Service Inggris.
Granat ini dirancang untuk membingungkan, atau mengalihkan perhatian musuh selama beberapa detik.

Granat jenis ini yang paling banyak ditemui adalah granat kejut M84, yang diberi julukan "flashbang" karena menghasilkan cahaya membutakan (6-8 juta Candela) dan ledakan yang keras (170-180 desibel).

Ketika meledak, granat tersebut tetap utuh tanpa menghasilkan serpihan. Granat ini berbentuk tabung segi enam besi dengan lubang untuk pengeluaran ledakan cahaya dan bunyi.

Pengisinya adalah 4,5 gram peledak campuran oksida logam magnesium dan amonium perklorat atau potasium perklorat. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Granat Asap dan Ratusan Amunisi Ditemukan di Kontrakan Pondok Gede, Bekasi

Granat Asap dan Ratusan Amunisi Ditemukan di Kontrakan Pondok Gede, Bekasi

Tangsel | Rabu, 28 September 2022 | 11:34 WIB

Terpopuler: Sisi Lain Pemain Curacao yang Dikenal Religius, Geger Temuan Granat dan Amunisi di Bekasi

Terpopuler: Sisi Lain Pemain Curacao yang Dikenal Religius, Geger Temuan Granat dan Amunisi di Bekasi

Bekaci | Rabu, 28 September 2022 | 10:39 WIB

5 Fakta Temuan Granat Asap dan Puluhan Amunisi di Kontrakan Bekasi: Terduga Pemilik Sudah Meninggal

5 Fakta Temuan Granat Asap dan Puluhan Amunisi di Kontrakan Bekasi: Terduga Pemilik Sudah Meninggal

Bekaci | Selasa, 27 September 2022 | 13:53 WIB

Granat Asap dan Puluhan Amunisi di Kontrakan Bekasi Diduga Kepunyaan Mantan Prajurit AU

Granat Asap dan Puluhan Amunisi di Kontrakan Bekasi Diduga Kepunyaan Mantan Prajurit AU

Bekaci | Selasa, 27 September 2022 | 13:30 WIB

Ada Ledakan di Aspol Grogol Sukoharjo, Kapolda Ungkap Hasil Razia yang Ternyata Bubuk Petasan

Ada Ledakan di Aspol Grogol Sukoharjo, Kapolda Ungkap Hasil Razia yang Ternyata Bubuk Petasan

Video | Selasa, 27 September 2022 | 13:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×