Ekspedisi Politik Puan Maharani Bakal Berlabuh ke AHY, Fahri Hamzah: Sesama Anak Mantan Harus Akur

Reza Gunadha | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 28 September 2022 | 16:13 WIB
Ekspedisi Politik Puan Maharani Bakal Berlabuh ke AHY, Fahri Hamzah: Sesama Anak Mantan Harus Akur
Keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dihadiri oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) - Annisa Pohan dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) - Siti Ruby Aliya Rajasa wefie Bareng Megawati dan Puan Maharani. (Instagram @puanmaharaniri)

Suara.com - Puan Maharani, sosok yang disebut jago terkuat untuk calon presiden dari PDIP pada Pilpres 2024, terus menggelar ekspedisi politik Puan Maharani ke berbagai petinggi partai politik.

Puan sementara ini sudah bersamuh dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Partai Gerindra, hingga terbaru ke PKB.

Belum selesai, pelabuhan selanjutnya dari ekspedisi politik Puan adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhyono atau AHY.

Menurut Ketua DPP PDIP Said Abdullah, rencana kunjungan Puan ke AHY tetap akan berlangsung meskipun hubungan kedua partai sempat memanas.

Dia menyebutkan pertemuan keduanya bertujuan untuk membangun suasana kondusif menjelang Pemilihan Umum 2024.

Potret Puan Maharani (Dok. DPR RI)
Potret Puan Maharani (Dok. DPR RI)

Menanggapi wacana pertemuan dua tokoh partai tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menyebutkan bahwa antara Puan dan AHY memang haruslah akur.

Apalagi keduanya sama-sama anak mantan Presiden Republik Indonesia (RI).

"Sama-sama anak mantan presiden harus akur. Setuju ya?" cuit Fahri Hamzah saat menanggapi rencana pertemuan Puan dan AHY.

Cuitan mantan politisi PKS itu sontak mengundang berbagai respons dari warganet.

"Setuju banget, tapi bukan untuk urusan capres-capresan ya. Kalau capres si kalau bisa selain mereka aja," komentar warganet.

"Pemerintahan dari jaman Soekarno, Soeharto, Habibie, Gusdur, Mega, SBY, Jokowi, sudah terjadi. Sekarang pada mikir ke depan, cari pemimpin yang cerdas dan bisa kerja," imbuh warganet lain.

"Bagus. Dorong ibu-bapak kalian, MSP dan SBY, untuk akhiri cekcok berkepanjangan yang melahirkan presidential threshold. Hapus PT20%," tambah lainnya.

"Kalau udah akur entar jadi koalisi enggak papa kali ya," tulis warganet di kolom komentar.

"Bukan hanya sesama anak mantan presiden, semuanya musti akur. Para pemangku jabatan ini mesti fair dan sportif, berpolitik kok kayak ngadu ayam di gelanggang, payah," timpal lainnya.

Demokrat dan PDIP Sempat Panas

Kader PDIP dan Partai Demokrat sempat memanas. Bak disulut api, riuh sejumlah kader kedua partai memuncak saling serang di media usai pidato SBY.

Perang sindiran antara kader PDIP dengan Demokrat memanas usai digelarnya Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat pekan lalu di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta.

Dalam Rapimnas itu Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpidato. Dalam pidatonya SBY sempat menyebut soal potensi kecurangan di Pilpres 2024 nanti.

Karena itulah, SBY memastikan diri bakal turun gunung di Pemilu 2024 nanti. Kata dia, sebagai partai oposisi, peluang Demokrat bisa mengusung capres dan cawapres bakal ditutup.

Presiden RI ke-6 itu bahkan menyebut, dalam Pilpres 2024 nanti, akan diatur sedemikan rupa agar hanya ada dua pasangan calon saja.

“Jahat bukan, menginjak-injak hak rakyat bukan. Pikiran seperti itu bathil, itu bukan hak mereka, Pemilu adalah hak rakyat, hak untuk memilih dan dipilih, yang berdaulat juga rakyat,” ujar SBY dalam pidatonya.

Pidato SBY sontak membuat 'panas' Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Kata Hasto, SBY terlalu berlebihan dan tidak sesuai dengan fakta.

Ia tegas menyatakan keberatan atas pernyataan SBY tersebut dan menyebut seharusnya Rapimnas digunakan untuk menyampaikan politik kebenaran.

"Rapimnas hendaknya dipakai untuk menyampaikan politik kebenaran, bukan politik fitnah. Kami tidak terima karena hal tersebut dituduhkan secara langsung pada pemerintahan Joko Widodo,” kata Hasto dalam Konferensi Pers yang dilakukan secara online pada Minggu, (18/9/2022).

Tak sampai di situ, Hasto balik menuding Pemilu 2009 di era SBY banyak terjadi kecurangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulianya Pegawai Rumah Makan Ini, Pria Diduga ODGJ Beli Makanan Nggak Pakai Uang, Tapi Pelayanannya Bikin Salut

Mulianya Pegawai Rumah Makan Ini, Pria Diduga ODGJ Beli Makanan Nggak Pakai Uang, Tapi Pelayanannya Bikin Salut

Your Say | Rabu, 28 September 2022 | 16:10 WIB

Antrean Mengular, Stand Martabak Indonesia di Belanda Ini Diserbu Para Bule

Antrean Mengular, Stand Martabak Indonesia di Belanda Ini Diserbu Para Bule

Lifestyle | Rabu, 28 September 2022 | 15:59 WIB

Reza Arap Ngegas! Ivan Gunawan Sindir Isu Selingkuh

Reza Arap Ngegas! Ivan Gunawan Sindir Isu Selingkuh

| Rabu, 28 September 2022 | 15:42 WIB

Profil Baba Vanga, Peramal Bulgaria yang Ramalannya Sering Viral

Profil Baba Vanga, Peramal Bulgaria yang Ramalannya Sering Viral

Your Say | Rabu, 28 September 2022 | 15:39 WIB

Bu Mega Main Dukun, Riak Gerindra-PDIP Mulai Muncul

Bu Mega Main Dukun, Riak Gerindra-PDIP Mulai Muncul

| Rabu, 28 September 2022 | 15:37 WIB

Konten Kreator Pemula Wajib Tahu, 5 Ide Konten Video Berpotensi Viral

Konten Kreator Pemula Wajib Tahu, 5 Ide Konten Video Berpotensi Viral

| Rabu, 28 September 2022 | 15:37 WIB

Cemberut Saat Bagikan Kaos ke Rakyat, Puan Disebut Miliki Bahasa Tubuh yang Jauh dari Klaim Partai Wong Cilik

Cemberut Saat Bagikan Kaos ke Rakyat, Puan Disebut Miliki Bahasa Tubuh yang Jauh dari Klaim Partai Wong Cilik

News | Rabu, 28 September 2022 | 15:26 WIB

Jutek saat Bagikan Kaos ke Warga, Puan Maharani Diminta Intropreksi ke Depan Harus Tersenyum

Jutek saat Bagikan Kaos ke Warga, Puan Maharani Diminta Intropreksi ke Depan Harus Tersenyum

News | Rabu, 28 September 2022 | 15:09 WIB

Musuh Dalam Selimut Sesungguhnya! Salaman dengan AHY, Pria Ini Ternyata Simpan Wajah Puan Maharani di Dadanya

Musuh Dalam Selimut Sesungguhnya! Salaman dengan AHY, Pria Ini Ternyata Simpan Wajah Puan Maharani di Dadanya

News | Rabu, 28 September 2022 | 15:03 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB