Profil Kolonel Untung Syamsuri, Dalang Peristiwa Berdarah G30S PKI

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 27 September 2022 | 15:21 WIB
Profil Kolonel Untung Syamsuri, Dalang Peristiwa Berdarah G30S PKI
Ilustrasi Kolonel Untung Syamsuri - profil Kolonel Untung Syamsuri (Museum Nusantara)

Suara.com - Untung Syamsuri atau yang dikenal juga dengan nama panggilan Letnan Kolonel Untung ini  tercatat dalam sejarah Indonesia sebagai salah satu tokoh yang memiliki kaitan erat dengan peristiwa G30S. Adapun profil Kolonel Untung Syamsuri yakni sebagai berikut.

Diketahui bahwa Untung merupakan anggota Tjakrabirawa, yang mana pasukan ini dikenal sebagai pasukan pengamanan Presiden di Istana. Ia menjadi anggota pasukan tersebut sebelum meledaknya G30S PKI pada 1965.

Peristiwa G30S sendiri dipicu dari kabar burung bahwa ada sejumlah jenderal yang akan mengkudeta Presiden Soekarno. Letkol Untung sebagai pasukan Tjakrabirawa pengamanan Presiden pun bereaksi atas kabar angin tersebut. Hingga terjadi peristiwa berdarah G30S/PKI.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Kolonel Untung Syamsuri ini? Bagi yang penasaran dengan sosoknya, simak berikut ini profil Kolonel Untung Syamsuri yang dirangkum dari berbagai sumber.

Profil Kolonel Untung Syamsuri

Letkol Untung Syamsuri atau yang memiliki nama lengkap Letkol Untung Sutopo Bin Syamsuri ini lahir pada 3 Juli 1926 si Desa Sruni, Kedungbajul, Kebumen, Jawa Tengah. Pada tahun 1927, Ia hijrah dari Kebumen ke salah satu desa di Solo.

Pria yang memiliki nama kecil Kusman ini putera dari seorang ayah yang bernama Abdullah. Namun, Sejak kecil Ia tinggal bersama pamannya Syamsuri dan diangkat menjadi anak.

Untung Syamsuri kecil menempuh pendidikan SD di Ketelan. Setelah lulus SD, Ia melanjurkan pendidikannya di sekolah dagang tapi tidak sampai lulus karena Jepang masuk Indonesia.

Setelah dewasa, Untung gabung menjadi anggota Batalyon Sudigdo di Wonogiri, Solo, dalam perang kemerdekaan. Kemudian Batalyon Sudigdo tersebut dipindahkan tugas ke kawasan Cepogo, lereng gunung Merbabu.

Usai perang dengan penjajah selesai, beberapa tahun setelahnya terjadi peristiwa berdarah yang dikenal Gerakan 30 September 1965 (G30S). Kelompok G30S tersebut menculik dan membunuh sejumlah jenderal yang katanya akan mengkudeta Presiden Soekarno. Rupanya kelompok G30S ini dipimpin oleh Kolonel Untung. 

Kolonel Untung kemudiam ditangkap dan diadili lewat sidang Mahmilub kilat. Pada persidangan Mahkamah Militer tersebut, Letkol Untung Syamsuri terbukti bersalah atas kasus penculikan dan pembunuhan para Jenderal dalam peristiwa G30S/PKI. 

Letkol Untung pun lantas dijatuhi hukuman mati. Letkol Untung dieksekusi setelah peristiwa G30S, tepatnya tahun 1966 di Cimahi, Jawa Barat.

Demikian ulasan mengenai profil Kolonel Untung Syamsuri yand diketahui sebagai pemimpin G30S/PKI sekaligus dalang atas penculikan dan pembunuhan para Jenderal.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah G30S Singkat, Peristiwa Pengkhianatan Terbesar di Indonesia

Sejarah G30S Singkat, Peristiwa Pengkhianatan Terbesar di Indonesia

News | Selasa, 27 September 2022 | 14:46 WIB

Kumpulan Link Twibbon Peringatan G30S PKI Terbaru, Untuk Peringatan Gerakan 30 September

Kumpulan Link Twibbon Peringatan G30S PKI Terbaru, Untuk Peringatan Gerakan 30 September

News | Senin, 26 September 2022 | 11:57 WIB

Kapan Hari Kesaktian Pancasila 2022?

Kapan Hari Kesaktian Pancasila 2022?

News | Minggu, 25 September 2022 | 13:44 WIB

7 Teori Dibalik G30S PKI: Apakah Soeharto, Soekarno atau CIA Dalang Gerakan 30 September?

7 Teori Dibalik G30S PKI: Apakah Soeharto, Soekarno atau CIA Dalang Gerakan 30 September?

News | Kamis, 22 September 2022 | 15:02 WIB

Perbedaan G30SPKI, Gertapu dan Gestok, Kenali 3 Istilah Ini Jelang 30 September

Perbedaan G30SPKI, Gertapu dan Gestok, Kenali 3 Istilah Ini Jelang 30 September

News | Rabu, 21 September 2022 | 15:26 WIB

Tokoh G30SPKI Siapa Saja? Para Jendral yang Tewas di Lubang Buaya

Tokoh G30SPKI Siapa Saja? Para Jendral yang Tewas di Lubang Buaya

News | Selasa, 13 September 2022 | 13:38 WIB

Terkini

Profil Lengkap Ali Larijani: Akademisi, Jenderal, Negosiator Nuklir, dan Penjaga Revolusi Iran

Profil Lengkap Ali Larijani: Akademisi, Jenderal, Negosiator Nuklir, dan Penjaga Revolusi Iran

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:32 WIB

H-3 Idul Fitri, 40 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Lewat Pasar Senen dan Gambir

H-3 Idul Fitri, 40 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Lewat Pasar Senen dan Gambir

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:20 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Kapasitas Parkir Candi Prambanan Ditambah 2 Kali Lipat

Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Kapasitas Parkir Candi Prambanan Ditambah 2 Kali Lipat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:59 WIB

Dubes Iran Buka Donasi untuk Korban Perang, Apresiasi Dukungan Indonesia

Dubes Iran Buka Donasi untuk Korban Perang, Apresiasi Dukungan Indonesia

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:55 WIB

Jangan Sampai Ada Korban Lain, Todung Mulya Lubis Desak Pengusutan Tuntas Kasus Andrie Yunus

Jangan Sampai Ada Korban Lain, Todung Mulya Lubis Desak Pengusutan Tuntas Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:42 WIB

Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar

Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:23 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Pastikan Diusut Tuntas hingga Terang

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Pastikan Diusut Tuntas hingga Terang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:17 WIB

OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi

OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:15 WIB

Wasiat Politik Ali Larijani untuk Negara-negara Arab: Islam Macam Apa Kalian Ini...

Wasiat Politik Ali Larijani untuk Negara-negara Arab: Islam Macam Apa Kalian Ini...

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:13 WIB

Suara Lantunan Al-Qur'an Menggema di Gaza Lawan Dentuman Drone dan Rudal Israel

Suara Lantunan Al-Qur'an Menggema di Gaza Lawan Dentuman Drone dan Rudal Israel

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:59 WIB