Berbeda dengan Anies Baswedan, Prabowo Subianto memang sering kali datang ke Amerika Serikat, namun juga 'main' ke Rusia maupun China.
"China atau Rusia pasti akan memilih alternatif lain, yang sama sekali enggak pro-Amerika Serikat. Bisa Ganjar, bisa Puan bisa juga Prabowo," kata dia.
Anies Baswedan sendiri menyatakan dirinya memang bersedia maju ke Pilpres jika ada partai yang mau mengusungnya.
Sementara Andika Prakasa belum mengeluarkan pernyataan apa pun seusai dimasukkan dalam kandidat di Pilpres 2024 oleh berbagai survei.