3 Metode Menanam Padi yang Benar, Mana yang Tidak Mudah Kena Hama?

Rifan Aditya

Jum'at, 30 September 2022 | 15:37 WIB
3 Metode Menanam Padi yang Benar, Mana yang Tidak Mudah Kena Hama?
Ilustrasi metode menanam padi - Petani menanam padi di samping aliran Sungai Serayu, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas. [Suara.com/Anang Firmansyah]

Suara.com - Cara tanam padi agar tumbuh subur tidak boleh sembarang. Terlebih lagi padi merupakan bahan makanan utama bagi orang Indonesia. Oleh karena itu, untuk memperoleh hasil panen padi yang melimpah dibutuhkan pengetahun mengenai metode menanam padi yang benar.

Meski Indonesia dijuluki negara agraris, namun produksi padi nasional rupanya belum cukup unruk memenuhi kebutuhan masyarakat. Maka dari itu, penting untuk mengetahu metode yang benar untuk menanam padi.

Dengan metode yang benar saat menanam padi dapat membantu menghindari berbagai kendala. Misalnya, serangan hama, kekurangan air, kurang pupuk atau salah pupuk, dan lain sebagainya.

Lantas, bagaimana metode menanam padi yang benar agar tumbuh subur dan hasil panen melimpah? Melansir dari situs kliktani, adapun metode yang benar saat menanam padi yakni sebagai berikut.

1.  Metode Tanam Sri

Metode tanam Sri ini memiliki keunggulan metode tanam SRI ini yaitu untuk mempercepat 15 hingga 20 hari usia panen. Selain itu, metode ini juga meningkatkan 50% hasil panen 50%, anakan  lebih banyak, dan hanya butuh 5 kg benih untuk per 1 H (satu hektar) sawah.

Namun, metode ini juga memiliki keurangan yakni rawan terkena hama keong mas dan jamur saat pemindahan karena padi masih berusia sangat muda.

2.  Metode Tanam Tabela

Tabela (Tanam Benih Langsung) merupakan metode tanam dengan langsung menebar benih padi ke areal persawahan. Keunggukan metode tanam ini yaitu mempercepat 20-30 hari masa panen, mempercepat waktu penanaman, membuat hasil panen 50% lebih banyak, serta mengurangi biaya penanaman. 

baca juga

Namun metode ini memiliki kekurangan yaitu pertumbuhan padi dan gulma yang bersamaan. Selain itu, metode ini juga rawan hama keong mas, dan padi yang rentan tumbuh tak teratur.

3.  Metode Tanam Haston

Metode tanam haston adalah metode tanam baru yang dapat memaksimalkan hasil panen  75% lebih banyak. Metode tanam ini menggunakan bibit usia 25-35 hari serta setiap lubangnya ditanam 20-30 batang padi. Ini bertujuan agar tanaman bisa tumbuh subur dengan mengurangi anakan padi.

Keunggulan metode ini mempercepat usia tanam 10-15 hari, hasil produksi meningmat 75% lebih banyak, kuat melawan hama dan jamur padi.

Sedangkan kekurangan metode ini yaitu perlu lebih banyak mempersiapkan bibit padi, biaya penanaman bertambah, dan biaya pemupukan juga bertambah.

Demikian ulasan mengenai metode menanam padi yang benar agar tumbuh sumbur dan menghasilkan panen melimpah. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Bu Puan, Begini Cara Menanam Padi yang Benar Ala Wong Cilik Sesungguhnya

Dear Bu Puan, Begini Cara Menanam Padi yang Benar Ala Wong Cilik Sesungguhnya

News | Kamis, 29 September 2022 | 15:51 WIB

Puan Maharani Bantu Petani Tanam Padi, Gerakannya Jadi Sorotan Netizen: Maju Disaat Gak Tepat

Puan Maharani Bantu Petani Tanam Padi, Gerakannya Jadi Sorotan Netizen: Maju Disaat Gak Tepat

Kalbar | Kamis, 29 September 2022 | 13:32 WIB

Bukan Nandur Alias Nanam Mundur, Puan Maharani Justru Kebalikannya, Tanam Padi tapi Jalannya Maju

Bukan Nandur Alias Nanam Mundur, Puan Maharani Justru Kebalikannya, Tanam Padi tapi Jalannya Maju

Your Say | Kamis, 29 September 2022 | 13:22 WIB

Warganet Ramai Soroti Cara Tanam Bibit Padi Puan Maharani: Baru Tahu Cara Nanam Padi dengan Cara Maju

Warganet Ramai Soroti Cara Tanam Bibit Padi Puan Maharani: Baru Tahu Cara Nanam Padi dengan Cara Maju

Jogja | Kamis, 29 September 2022 | 12:57 WIB

Terkini

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

×