PDIP 'Babak Belur' Jika Puan Ngotot Maju Capres 2024, Cuma Ganjar Sang Penyelamat?

Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 30 September 2022 | 15:43 WIB
PDIP 'Babak Belur' Jika Puan Ngotot Maju Capres 2024, Cuma Ganjar Sang Penyelamat?
Ilustrasi kolase Ganjar Pranowo dan Puan Maharani. [Suara.com]

Suara.com - Langkah PDIP jelang Pemilu 2024 sangat dinantikan. Terutama mengenai calon presiden atau capres 2024 yang akan diusung. Partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri itu tengah "galau" karena harus memilih antara Ketua DPR Puan Maharani atau Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) seakan menjawab kegalauan dari PDIP. Partai berlogo banteng itu dinilai dalam bahaya jika tetap ngotot mencalonkan Puan sebagai capres.

Pasalnya, hanya sebanyak 28 persen masyarakat menyatakan akan memilih PDIP. Sedangkan 43 persen lainnya menyatakan tidak akan memilih PDIP. Sementara 29 persen tidak tahu apakah akan memilih atau tidak.

Elektabilitas PDIP yang jeblok itu dinilai bisa diperbaiki. Syaratnya Megawati sebagai Ketua Umum PDIP memutuskan langkah yang tepat, yakni mengusung Ganjar sebagai capres 2024 alih-alih Puan.

Pendiri SMRC Saiful Munjani menjelaskan bahwa pencalonan Puan justru semakin membuat PDIP "babak belur" dalam meraih elektabilitas.

"Pencalonan Puan Maharani tidak memiliki pengaruh atau bahkan cenderung memperlemah suara PDIP," kata Saiful Mujani.

Saiful mengatakan, pihaknya melakukan studi eksperimental untuk melihat hubungan kausalitas antara calon dan partai.

Dalam studi ini, pertama-tama yang diuji adalah variabel kontrol (T0), yakni pilihan pada PDIP. Lalu, ketika nama Puan Maharani dimasukan dalam treatment 1 (T1), apakah para pemilih tersebut masih akan memilih PDIP.

Hasilnya mengejutkan. Mereka yang mau memilih PDIP hanya 25 persen. Lalu 44 persen yang menyatakan tidak akan memilih PDIP. Sedangkan 31 persen lainnya menjawab tidak tahu.

baca juga

“Mbak Puan tidak meningkatkan elektabilitas PDIP kalau dia dicalonkan,” ucap Saiful.

Hasil berbeda ketika nama Ganjar dimasukan dalam treatment 1 (T1) sebagai calon presiden dari PDIP. Sebanyak 43 persen langsung menyatakan ingin memilih PDIP dan yang tidak ingin memilih 33 persen. Sedangkan 24 persen lainnya menjawab tidak tahu.

Kesimpulannya, data tersebut menunjukkan jika PDIP mencalonkan Ganjar, maka suara PDIP berpotensi mengalami penguatan, dari 28 persen (kontrol) menjadi 43 persen (dengan Ganjar sebagai calon presiden).

“Ganjar memperkuat PDIP secara signifikan,” jelas Saiful.

Karena itu, sosok yang dinilai bisa menyelamatkan PDIP hanyalah Ganjar Pranowo, bukan Puan Maharani.

Adapun survei tersebut dilakukan secara tatap muka pada 5-13 Agustus 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random atau dengan metode stratified multistage random sampling 1220 responden. Response rate sebesar 1053 atau 86 persen.

Sementara margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling).

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA! Puan Maharani Optimis Menang Pemilu 2024: Kita Bersama Wong Licik

CEK FAKTA! Puan Maharani Optimis Menang Pemilu 2024: Kita Bersama Wong Licik

News | Jum'at, 30 September 2022 | 15:41 WIB

Puan Maharani Menyebut PLTS di Lingkungan DPR Memperhatikan Keindahan Taman

Puan Maharani Menyebut PLTS di Lingkungan DPR Memperhatikan Keindahan Taman

Selebtek | Jum'at, 30 September 2022 | 14:57 WIB

Stafsus Gubernur Kepri, Sarafuddin Aluan Bantah Hina Sekjen PDIP: Itu Tidak Benar

Stafsus Gubernur Kepri, Sarafuddin Aluan Bantah Hina Sekjen PDIP: Itu Tidak Benar

Batam | Jum'at, 30 September 2022 | 14:31 WIB

Soal Muka Masam Puan Maharani saat Bagi-bagi Kaos, Pria Ini Sebut Alasan Kecapean dan Kepanasan Lebih Masuk Akal

Soal Muka Masam Puan Maharani saat Bagi-bagi Kaos, Pria Ini Sebut Alasan Kecapean dan Kepanasan Lebih Masuk Akal

Banten | Jum'at, 30 September 2022 | 14:04 WIB

Diduga Hina Sekjen PDIP, Soerya Respationo Laporkan Stafsus Gubernur Kepri ke Mapolda

Diduga Hina Sekjen PDIP, Soerya Respationo Laporkan Stafsus Gubernur Kepri ke Mapolda

Batam | Jum'at, 30 September 2022 | 13:55 WIB

Elektabilitas Keok dengan Ganjar hingga Disebut Bikin PDIP Nyungsep, Masinton Tetap Bela Puan: Survei Bukan jadi Penentu

Elektabilitas Keok dengan Ganjar hingga Disebut Bikin PDIP Nyungsep, Masinton Tetap Bela Puan: Survei Bukan jadi Penentu

News | Jum'at, 30 September 2022 | 13:37 WIB

Terkini

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

×