Pedihnya Gas Air Mata Kanjuruhan Bikin Karier Kapolda Jatim di Ujung Tanduk

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 03 Oktober 2022 | 14:28 WIB
Pedihnya Gas Air Mata Kanjuruhan Bikin Karier Kapolda Jatim di Ujung Tanduk
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta [Suara.com/Achmad Ali]

Suara.com - Nama Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, mencuat setelah terjadinya tragedi Kanjuruhan beberapa waktu yang lalu. Tidak sedikit yang kemudian menuding pihak kepolisian Jawa Timur yang berada di bawah komandonya harus bertanggung jawab atas tragedi ini.

Hal ini bukan tanpa alasan, sebab kepolisian menembakkan gas air mata ke arah para suporter di dalam stadion. Gas air mata adalah benda haram di dalam sebuah pertandingan sepakbola merujuk pada aturan FIFA.

Sebelum tragedi Kanjuruhan terjadi, nama Nico Afinta juga banyak dibicarakan karena terseret kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi oleh Ferdy Sambo. Nico Afinta disebut membantu melancarkan skenario Sambo. Namun, Kapolri Jenderal Listyo Sigit langsung pasang badan membantah isu yang beredar tersebut.

Tak hanya itu, Nico Afinta juga diduga ikut terlibat dalam jaringan judi online yang diketuai Kaisar Sambo. Namanya masuk dalam bagan Konsorsium 303 Kaisar Sambo yang beredar luas di kalangan masyarakat, ikut menikmati aliran dana haram dari judi online.

Berikut ini Suara.com mengulas sekilas rekam jejak Kapolda Jatim Nico Afinta.

Rekam Jejak Karier Kapolda Jatim Nico Afinta

Sebelumnya sosok Nico Afinta sendiri dikenal karena capaiannya dalam membongkar berbagai kasus. Beliau dikenal sebagai aparat kepolisian yang ahli di bidang reserse, terbukti dengan beberapa kasus besar yang pernah diungkap beliau beserta jajarannya selama menjabat Kapolda Jatim.

Jika ditarik kebelakang, nama Nico Afinta sudah cukup dikenal sejak tahun 1993 lalu, ketika menjabat sebagai Perwira Samapta Kepolisian Kota Besar Semarang Polda Jateng. Tahun 1994 kemudian dipercaya sebagai Kepala Unit Kepolisian Kota Besar Semarang Polda Jateng.

Selanjutnya pada tahun 1996, ia mendapatkan amanat sebagai Komandan Peleton Taruna Akademi Kepolisian semasa di pendidikan. Ia juga tercatat pernah mengemban jabatan Komandan Kompi Taruna Akademi Kepolisian pada tahun 1997.

Pada medio 1997 hingga 1998, Nico Afinta tercatat sebagai salah satu anggota United Nation International Police Task Force Pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa 14 Bosnia dan Herzegovina. Selanjutnya jabatan Kepala Sektor Metropolitan Ciputat diberikan pada tahun 2000 lalu.

Pada tahun 2003, jabatan sebagai Kepala Unit Ekonomi Direktorat Reserse Kriminal Polda Jateng diberikan padanya. Selang satu tahun, tepatnya pada 2004, jabatan lain diberikan, selaku Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polwiltabes Semarang.

Selanjutnya jabatan yang pernah diberikan adalah sebagai berikut:

  • Kepala Unit Sumber Daya Alam dan lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, 2006
  • Kepala Subdirektorat V/Kendaraan Bermotor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, 2006
  • Kepala Subdirektorat III/Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, 2008
  • Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, 2011
  • Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Medan Polda Sumut, 2013
  • Kepala Bagian Pembinaan Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Pertama Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, 2016
  • Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia, 2016
  • Direktur Reserse Narkotika, Psikotropika, dan Obat-Obatan Terlarang Polda Metro Jaya, 2016
  • Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, 2017
  • Kepala Biro Pembinaan Operasional Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia, 2018
  • Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia, 2019
  • Staf Ahli Sosial Politik Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, 2019
  • Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan , 2020
  • Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, 2020 hingga sekarang

Kini, karier kepolisian yang telah dibangun oleh Nico Afinta selama puluhan tahun itu terancam rusak karena tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 129 orang. Banyak pihak mendesak Kapolri segera mencopot jabatan Nico Afinta. Sementara itu, pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait tragedi di stadion kandang Arema FC tersebut.

Itu tadi rekam jejak Kapolda Jatim Nico Afinta yang bisa dibagikan dalam artikel ini. Semoga berguna dan selamat melanjutkan aktivitas!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Komisi X DPR Segera Panggil PSSI, Kemenpora RI, Hingga Kepolisian

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Komisi X DPR Segera Panggil PSSI, Kemenpora RI, Hingga Kepolisian

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 14:11 WIB

Tragedi Kanjuruhan, Kementerian PPPA Terus Pantau Penanganan Korban Anak dan Perempuan

Tragedi Kanjuruhan, Kementerian PPPA Terus Pantau Penanganan Korban Anak dan Perempuan

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 14:06 WIB

Aksi Brutal Tentara Tendang hingga Pukuli Suporter di Kanjuruhan, Panglima TNI: Bukan Pertahanan Diri, Itu Pidana!

Aksi Brutal Tentara Tendang hingga Pukuli Suporter di Kanjuruhan, Panglima TNI: Bukan Pertahanan Diri, Itu Pidana!

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 14:05 WIB

Ferdy Sambo Disebut Lapor ke Istana hingga Menteri Usai Tembak Brigadir J, Siapa?

Ferdy Sambo Disebut Lapor ke Istana hingga Menteri Usai Tembak Brigadir J, Siapa?

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 14:10 WIB

AKBP Ferli Hidayat Punya Tanggung Jawab Besar Atas Tragedi Kanjuruhan, Diminta Mundur dari Kapolres Malang

AKBP Ferli Hidayat Punya Tanggung Jawab Besar Atas Tragedi Kanjuruhan, Diminta Mundur dari Kapolres Malang

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 13:49 WIB

Viral Tendangan Kungfu Oknum TNI di Stadion Kanjuruhan, Panglima TNI: Besok Sore Kami Umumkan Identitasnya

Viral Tendangan Kungfu Oknum TNI di Stadion Kanjuruhan, Panglima TNI: Besok Sore Kami Umumkan Identitasnya

Lampung | Senin, 03 Oktober 2022 | 13:49 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB