Sederet Alasan NasDem Umumkan Anies Jadi Bacapres Lebih Cepat: Bukan Takut Jadi Tersangka KPK

Selasa, 04 Oktober 2022 | 09:45 WIB
Sederet Alasan NasDem Umumkan Anies Jadi Bacapres Lebih Cepat: Bukan Takut Jadi Tersangka KPK
Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya di Nasdem Tower, Senin (22/8/2022). (Suara.com/Bagas)

Suara.com - Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, membantah jika partainya mempercepat deklarasi Anies Baswedan sebagai bacapres 2024 karena takut Gubernur DKI Jakarta tersebut ditersangkakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi Formula E.

Semula, Partai NasDem berencana mendeklarasikan bacapres pada November atau bertepatan dengan Hari Pahlawan. Namun keputusan itu berubah dan diputuskan lebih cepat.

Memang sempat muncul adanya dugaan penjegalan Anies Baswedan maju di Pilpres 2024. Salah satunya dengan pengusutan dugaan korupsi terkait Formula E di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Enggaklah, kan Pak Surya sudah tegaskan juga, kenapa ini diumumkan lebih awal," kata Willy kepada wartawan dikutip Selasa (4/10/2022).

Ia pun membeberkan sejumlah alasan kenapa Surya Paloh selaku ketua umum NasDem memilih mendeklarasikan Anies lebih awal. Pertama, NasDem ingin memajukan Anies lantaran masih eksis sebagai kepala daerah.

"Satu karena kita ingin sebelum pak Anies selesai jabatannya di Gubernur DKI. Jadi standing point-nya, NasDem memajukan mengusung seorang Gubernur DKI yang masih eksisting. Itu standing point-nya. Jadi pak Anies masih menjadi Gubernur DKI yang eksisting," ujarnya.

Kemudian yang selanjutnya, menurut Willy, pendeklarasian Aniss dilakukan karena adanya momentum. Terutama soal elektabilitas Anies di hasil survei.

"Suka gak suka, senang gak senang, survei CSIS itu berpengaruh, bagaimana ya menjadikan sebuah fakta empirik yang kemudian yaudah itu menjadi kebulatan tekad di DPP khususnya pak Surya, itu kemudian mendeklarasikan pada hari ini," imbuh dia.

Isu Jegal Anies

Baca Juga: Negatif-Positif Usai Nasdem Deklarasikan Anies Jadi Capres Menurut Pengamat: Peta Politik Jelas, Tapi KPU Makin Repot

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menjawab pertanyaan wartawan dalam pengumuman deklarasi Calon Presiden Republik Indonesia tahun 2024 di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menjawab pertanyaan wartawan dalam pengumuman deklarasi Calon Presiden Republik Indonesia tahun 2024 di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat Benny K Harman mengaku mendapatkan informasi ada upaya penjegelan yang dilakukan terhadap Anies Baswedan supaya tidak maju menjadi calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ia bahkan menyebut pihak yang berupaya untuk menjegal itu berupa genderuwo.

"Saya hanya dengar saja. Ada genderuwo. Genderuwo ini adalah suara yang tidak jelas asal usulnya, yang tidak menghendaki pak Anies menjadi calon presiden (Capres)," kata Benny di kawasan Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (16/9/2022).

Benny mengaku tidak tahu akan sosok genderuwo yang dimaksud. Akan tetapi, ia menekankan adanya tangan tak terlihat alias invisible hand di balik upaya penjegalan terhadap Anies.

Benny tidak merinci bagaimana si genderuwo itu melakukan upaya untuk menjegal Anies. Menurutnya si genderuwo itu bisa melakukan berbagai cara termasuk melalui proses hukum.

Lebih lanjut, Benny meyakini kalau upaya tersebut dilakukan sebelum bergulirnya penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Pasti targetnya seperti itu," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI