Dirut PT LIB Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Profil Akhmad Hadian Lukita Jadi Sorotan

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:20 WIB
Dirut PT LIB Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Profil Akhmad Hadian Lukita Jadi Sorotan
Dirut PT LIB Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Profil Akhmad Hadian Lukita Jadi Sorotan - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, saat ditemui di kantornya, di kawasan Jakarta, Jumat (14/8/2020). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Suara.com - Profil Akhmad Hadian Lukita selaku Dirut  PT LIB tengah menjadi perbincangan hangat warganet usai ditetapkan sebagai salah satu tersangka tragedi Kanjuruhan. Penetapan Akmad Lukita diumumkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Kamis (6/10/2022). 

Selain Akhmad Lukita, tersangka lain tragedi Kanjurjhan yaitu Ketua Panpel Arema AH, KabagOps Polres Malang, Kepala Security Officer, 1 Anggota Polres Malang, dan 1 Anggota Brimob Polda Jatim. Keenam tersangka tersebut termasuk Akhmad Lukita dijerat pasal kealpaan yang sebabkan korban jiwa dan undang-undang (UU) keolahragaan.

Adapun alasan Akhmad Lukita turut terseret menjadi tersangka karena ia dianggap lalai dengan tidak melakukan verifikasi Stadion Kanjuruhan. Diketahui, verifikasi terakhir dilakukan pihak PT LIB pada tahun 2020 silam.

Peristiwa Kanjuruhan ini bisa dikatakan sebagai kasus paling memilukan dalam catatan sejarah dunia sepak bola, khususnya sepak bola Indonesia. Pasalnya, peristiwa tersebut memakan korban jiwa hingga 131 orang.

Lantas,  sebenarnya siapa Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita ini? Bagi yang ingin mengenal sosoknya, berikut ini profil Akhmad Hadian Lukita yang dirangkum dari berbagai sumber.

Profil Akhmad Hadian Lukita

Akhmad Hadian Lukita merupakan Direktur Utama PT LIB yang terpilih pada 13 Juni 2020 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT LIB. Ia ditunjuk menjadi Dirut PT LIB menggantikan posisi Cucu Somantri yang kala itu mengundurkan diri tanggal 19 Mei 2020. 

Diketahui bahwa Akmad Hadian Lukita lahir pada bulan Maret 1965 di Bandung. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Dirut PT LAPI Divusi (perusahaan bidang Informasi dan Teknologi) sejak tahun 2011. Ia juga diketahui telah menekuni beragam bidang selama 15 tahun di perusahaan, tak terkecuali bidang olahraga.

Selain bidang olahraga, tercatat Akhmad Hadian Lukita juga pernah duduk di kursi jabatan sebagai presiden IFOS (Indonesia Formula One Society). Sesuai dengan namanya, IFOS merupakan komunitas pencinta Formula One di Indonesia.

Untuk pendidikannya, Akhmad adalah alumni  jurusan Arsitektur Starta 1 dari salah satu perguruan tinggi swasta. Setelah itu, Ia melanjutkan pendidikan Master of Business Administration di ITB. Ia juga diketahui mengambil study sertifikasi perencana keuangan.

Demikian ulasan mengenai profil Akhmad Hadian Lukita, Direktur Utama (Dirut) PT LIB yang ditetapkan sebagai salah satu tersangka oleh Polri atas kasus Kanjuruhan.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Ini Diduga  Pemberi Perintah untuk Tembakkan Gas Air Mata pada Tragedi Kanjuruhan

Sosok Ini Diduga Pemberi Perintah untuk Tembakkan Gas Air Mata pada Tragedi Kanjuruhan

Bekaci | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:07 WIB

Akhmad Hadian Lukita, Rekam Jejak dan 'Dosa' Besarnya di Tragedi Kanjuruhan

Akhmad Hadian Lukita, Rekam Jejak dan 'Dosa' Besarnya di Tragedi Kanjuruhan

News | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:03 WIB

Terungkap Kenapa Para Steward Tak Buka Pintu Keluar Stadion Kanjuruhan, Ada yang Memerintah

Terungkap Kenapa Para Steward Tak Buka Pintu Keluar Stadion Kanjuruhan, Ada yang Memerintah

Malang | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 10:51 WIB

Terkini

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB