Bukan Sulap Bukan Sihir! Bocah Tersambar Petir di Sumut Disebut Selamat Usai Ditanam di Dalam Tanah

Dany Garjito | Elvariza Opita | Suara.com

Minggu, 09 Oktober 2022 | 14:27 WIB
Bukan Sulap Bukan Sihir! Bocah Tersambar Petir di Sumut Disebut Selamat Usai Ditanam di Dalam Tanah
Ilustrasi petir. (Shutterstock)

Suara.com - Masuknya musim penghujan harus diikuti dengan peningkatan kewaspadaan warga. Termasuk berhati-hati apabila sedang berada di luar rumah ketika hujan deras melanda karena ada potensi dapat tersambar petir.

Hal inilah yang dialami oleh seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun di Dusun Percihen, Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Selayaknya anak kecil lain, ia justru bersemangat untuk bermain di luar ketika hujan turun dengan derasnya. Nahas, bocah ini justru tersambar petir ketika sedang mandi hujan tersebut.

Namun yang menjadi sorotan adalah langkah pertolongan pertama oleh para warga. Sebab mereka langsung "menanam" bocah tersebut di dalam tanah dan belakangan dikabarkan selamat.

Hal ini seperti yang terlihat di video unggahan akun Instagram @merindink. "Bocah 5 tahun tersambar petir, tubuhnya langsung ditanam di tanah dan selamat," begitulah keterangan yang ditulis pemilik video, dikutip Suara.com pada Minggu (9/10/2022).

Di video terlihat jelas sekujur tubuh bocah itu dikubur dengan tanah, menyisakan wajahnya yang terlihat untuknya tetap bisa bernapas. Lalu tampak pula beberapa lembar daun pisang yang menutup tubuhnya, terutama untuk bagian kepalanya.

Warga terlihat mengelilingi bocah itu. Beruntung kemudian beredar kabar bila bocah itu berhasil diselamatkan meski terkena musibah tersambar petir.

Berdasarkan Kepercayaan Suku Setempat

Mengutip keterangan di kolom caption, salah seorang warga, Surbakti, mengklaim bahwa cara menanam korban tersambar petir seperti ini adalah berdasarkan kepercayaan Suku Karo.

Menurutnya hal ini biasa dilakukan untuk mengobati orang yang tersambar petir. Hanya saja metode menanam korban di tanah harus dilakukan saat itu juga.

"Saat ditanam, juga diletakkan daun pisang di atas kepalanya Pak, itulah yang kami lakukan dan sekarang sudah siuman dan pulih kembali," ungkap Surbakti.

Bocah 5 tahun warga Kabupaten Langkat, Sumatera Utara ditanam di dalam tanah dan dikompres memakai daun pisang segera setelah tersambar petir. (Instagram/@merindink)
Bocah 5 tahun warga Kabupaten Langkat, Sumatera Utara ditanam di dalam tanah dan dikompres memakai daun pisang segera setelah tersambar petir. (Instagram/@merindink)

Jadi Pro Kontra di Kalangan Warganet

Meski diklaim bisa menyembuhkan korban tersambar petir, cara yang tidak biasa ini tentu menuai pro dan kontra.

Sebagian ada yang menanggapinya dengan bercanda, tetapi sejumlah warganet lain memberi pujian karena metodenya dinilai sesuai dengan kaidah ilmu pengetahuan.

"Kalo secara teori listrik, contoh instalasi rumah ada yang namanya grounding (pentanahan/pembumian) jadi apabila terjadi gangguan arus lonjakan bisa langsung netral terbuang ke tanah. Begitu juga tubuh kalo terkena setrum voltase besar memang harus dinetralkan dulu," komentar warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dagangannya Sepi, Penjual Roti Bakar Ini Kegirangan Ada yang Beli

Dagangannya Sepi, Penjual Roti Bakar Ini Kegirangan Ada yang Beli

Jogja | Minggu, 09 Oktober 2022 | 14:09 WIB

Pedas! Bintang Emon Sindir Indonesia Lewat Kasus Mundurnya Pejabat Jepang: Cupu Banget Mentalnya

Pedas! Bintang Emon Sindir Indonesia Lewat Kasus Mundurnya Pejabat Jepang: Cupu Banget Mentalnya

Kalbar | Minggu, 09 Oktober 2022 | 14:04 WIB

Tak Sendiri, Oknum TNI yang Pukul Satpam Shopee Datang Bareng Anaknya, Bantu Memukul?

Tak Sendiri, Oknum TNI yang Pukul Satpam Shopee Datang Bareng Anaknya, Bantu Memukul?

News | Minggu, 09 Oktober 2022 | 13:51 WIB

Muncul Gerakan Cancel Pamungkas Imbas Tindakan Tak Senonoh di Panggung, Mo Sidik Ragu: Musisi Mah Aman

Muncul Gerakan Cancel Pamungkas Imbas Tindakan Tak Senonoh di Panggung, Mo Sidik Ragu: Musisi Mah Aman

Entertainment | Minggu, 09 Oktober 2022 | 13:43 WIB

Viral Wanita Bercadar Pelihara Anjing, Bagaimana Pandangan Islam Terkait Hal tersebut?

Viral Wanita Bercadar Pelihara Anjing, Bagaimana Pandangan Islam Terkait Hal tersebut?

Bogor | Minggu, 09 Oktober 2022 | 11:59 WIB

Terkini

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:25 WIB

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:21 WIB

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:20 WIB

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:15 WIB

Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:00 WIB

Anggota Polresta Yogyakarta Meninggal Dunia saat Bertugas Lebaran, Diduga Akibat Kelelahan

Anggota Polresta Yogyakarta Meninggal Dunia saat Bertugas Lebaran, Diduga Akibat Kelelahan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:52 WIB