Polisi India Tembak Mati Harimau "Pemakan Manusia" yang Terkam 9 Orang Hingga Tewas

Diana Mariska

Senin, 10 Oktober 2022 | 12:36 WIB
Polisi India Tembak Mati Harimau "Pemakan Manusia" yang Terkam 9 Orang Hingga Tewas
Ilustrasi harimau (Unsplash.com/ A G)

Suara.com - Pihak kepolisian di India menembak mati seekor harimau yang menerkam sedikitnya sembilan orang hingga tewas di Champaran, di negara bagian Bihar.

Berdasarkan laporan BBC, binatang yang dijuluki “pemakan orang dari Champaran” itu dibunuh setelah sebelumnya diburu oleh sekitar 200 petugas polisi serta pejabat-pejabat distrik.

Beberapa petugas turut berpatroli dengan menaiki gajah dalam upaya pencarian itu.

Operasi tersebut dipimpin oleh kepolisian Bihar yang mengepung ladang tebu di dekat desa Sitaltola Baluwa untuk membunuh harimau berusia tiga tahun yang dikenal dengan nama T-104. Harimau jantan itu disebut telah meneror masyarakat di sekitar Cagar Alam Harimau Valmiki.

Kumar Gupta, kepala petugas satwa liar di wilayah tersebut, mengatakan kepada Times of India bahwa harimau itu telah diklasifikasikan sebagai hewan yang "berbahaya bagi kehidupan manusia".

Direktur Cagar Alam Harimau Valmiki, Nesamani K, mengatakan perburuan terakhir untuk menemukan T-104 dimulai pada Sabtu (8/10), tak lama setelah muncul kabar bahwa seorang ibu dan anaknya tewas diterkam harimau.

"Itu adalah malam yang panjang bagi seluruh penduduk desa," kata Paltu Mahato kepada Hindustan Times. "Beberapa dari kami terus membentur-benturkankan batu, sementara yang lain memukuli wadah kaleng untuk mengusir harimau itu."

Upaya untuk menenangkan hewan itu tidak berhasil, dan harimau itu menunjukkan "tidak adanya rasa takut" ketika dikelilingi oleh anggota operasi pencarian, tambah Gupta.

Dengan menaiki dua gajah, dua tim masuk ke dalam hutan, dan tim ketiga bersiaga di lokasi di mana harimau tersebut diperkirakan akan keluar.

T-104 ditembak pada pukul 15.15 waktu setempat pada hari Sabtu.

Penjaga satwa liar Bihar mengatakan tidak ada informasi yang menunjukkan penerkaman terhadap warga dilakukan oleh harimau lain.

India merupakan rumah bagi lebih dari 70 persen populasi harimau liar di dunia. Meski demikian, cagar alam yang ada di negara itu belum berkembang sesuai dengan tingkat perkembangan populasi harimau

Hewan ini kemudian terpaksa bermigrasi ke wilayah yang ditempati manusia agar dapat bertahan hidup, yang menyebabkan matinya ternak dan, terkadang, manusia.

Menurut data pemerintah tahun 2019, 40 hingga 50 orang tewas dibunuh oleh harimau setiap tahunnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pacari Gadis dan Ibunya Sekaligus, Pemuda 21 Tahun Tewas Dikeroyok

Pacari Gadis dan Ibunya Sekaligus, Pemuda 21 Tahun Tewas Dikeroyok

Sumbar | Minggu, 09 Oktober 2022 | 20:19 WIB

Terinspirasi Money Heist, Altaf Bawa Kabur Rp 62 Miliar dari Lemari Besi Bank

Terinspirasi Money Heist, Altaf Bawa Kabur Rp 62 Miliar dari Lemari Besi Bank

Sumbar | Minggu, 09 Oktober 2022 | 19:30 WIB

Tak Diberi Uang Usai Kalah di Pasar Saham, Anak dan Menantu Aniaya Orangtua hingga Tewas

Tak Diberi Uang Usai Kalah di Pasar Saham, Anak dan Menantu Aniaya Orangtua hingga Tewas

Sumbar | Minggu, 09 Oktober 2022 | 18:29 WIB

Lamarannya Ditolak, Surya Tikam Gadis 22 Tahun yang Baru Turun dari Motor

Lamarannya Ditolak, Surya Tikam Gadis 22 Tahun yang Baru Turun dari Motor

Sumbar | Minggu, 09 Oktober 2022 | 17:31 WIB

Gadis Diperkosa Tiga Orang, Ibu Pelaku Lalu Bakar Korban Hidup-hidup

Gadis Diperkosa Tiga Orang, Ibu Pelaku Lalu Bakar Korban Hidup-hidup

Sumbar | Minggu, 09 Oktober 2022 | 17:24 WIB

Laporannya Dicueki Polisi, Gadis Korban Pemerkosaan Bunuh Diri

Laporannya Dicueki Polisi, Gadis Korban Pemerkosaan Bunuh Diri

Sumbar | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 18:07 WIB

Terkini

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

×