Wartawan Dimaki Anggota TNI Saat Liputan, Dandim Agam Minta Maaf: Saya Punya Anggota Banyak Watak

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 11 Oktober 2022 | 17:41 WIB
Wartawan Dimaki Anggota TNI Saat Liputan, Dandim Agam Minta Maaf: Saya Punya Anggota Banyak Watak
Pertemuan antara wartawan di Kota Bukittinggi bersama Dandim Agam berakhir dengan jabat tangan dan berpelukan antara VJ dengan Wahyu Sikumbang. [ANTARA/Miko Elfisha]

Suara.com - Kasus intimidasi yang dilakukan anggota TNI terhadap seorang wartawan di Kota Bukittinggi telah sampai ke telinga atasan. Komandan Komando Distrik Militer 0304 Agam, Sumatera Barat, Letkol Czi Renggo Yudi pun meminta maaf atas kejadian tersebut.

Diketahui anggota TNI berinisial VJ memaki seorang jurnalis TV Nasional bernama Wahyu Sikumbang saat sedang bertugas. Mengenai itu, Renggo selaku pimpinan TNI di Kota Bukittinggi berjanji tetap memproses secara hukum militer anggotanya untuk proses pendisiplinan.

"Saya sebagai atasan terhukum mewakili anggota dan kesatuan Kodim 0304 Agam meminta maaf atas ketidaknyamanan karena kesalahan salah satu anggota," kata Renggo Yudi saat bertemu puluhan wartawan di Bukittinggi, Selasa (11/10/2022).

Renggo menyayangkan sikap VJ saat berhadapan dengan wartawan. Peristiwa itu terjadi saat sang jurnalis tengah meliput kecelakaan sepeda listrik di lapangan kantin.

Kecelakaan itu membuat satu korban yang sedang menemani kakaknya berjualan tersiram minyak goreng. Saat meliput kejadian itu, wartawan yang bertugas justru kena makian VJ.

"Saya sangat menyayangkan, perlu evakuasi ke internal, pembinaan satuan. kita tekankan bahwa seluruh anggota akan selalu berkomunikasi baik di lapangan bersama wartawan setelah ini," tegas Renggo.

Dandim Adam ini pun memastikan proses hukum tetap dilanjutkan terhadap VJ, meski anggotanya itu sudah dipertemukan dengan Wahyu dan wartawan lainnya, bahkan sudah berjabatan tangan dan saling memaafkan.

"Sekali lagi, saya minta maaf. Saya punya banyak anggota yang tentunya banyak sifat dan watak. Mungkin saat kejadian yang bersangkutan sedang ada masalah atau kondisi tidak stabil," ungkap Renggo. 

Renggo melanjutkan, anggotanya itu juga telah ditindak atas pelanggaran hukum disiplin tidak murni. Jika terbukti bersalah, maka VJ bisa diberikan hukuman teguran atau penahanan.

baca juga

Hukuman itu masih diikuti sanksi administratif, seperti penundaan lanjutan pendidikan bahkan penurunan pangkat. Renggo pun mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak mencoreng nama baik TNI dengan tindakan arogan mereka.

"Saya ingatkan seluruh anggota untuk tidak mencoreng nama baik TNI bersama rakyat, akan kami evaluasi. Kami diberikan wewenang memberikan hukuman, tapi jika sudah mengarah pidana akan ditindaklanjuti ke peradilan militer," tandasnya.

Sementara itu, Wahyu Sikumbang mengatakan bahwa aksi VJ bukan pertama kali ini dilakukan. Kasusnya merupakan akumulasi dari kejadian yang hampir sama dari VJ ke beberapa wartawan sebelumnya.

"Ini sebenarnya sudah akumulasi dari kejadian yang hampir sama dilakukan beberapa waktu lalu rekan wartawan juga dimaki saat membuat berita tentang dugaan perjudian di pasar malam lapangan kantin," beber Wahyu.

"Hal yang sangat disayangkan adalah saat berita viral anggota TNI menjadi korban penganiayaan oknum anggota motor gede, kami mendukung tindak lanjut hukum seadil-adilnya kepada korban melalui liputan berulang, tapi malah wartawan juga dimaki oleh oknum ini. Harusnya berterima kasih, ini malah sebaliknya," lanjutnya.

Wahyu menambahkan bahwa kejadian yang dialami dirinya dan wartawan lain dari VJ bukanlah satu kesalahan komunikasi. Menurutnya, hal itu bisa jadi bentuk dari kearoganan.

"Jadi, saya menyimpulkan ini bukan kesalahan komunikasi, tidak mungkin salah yang sama berulang kali. Jelas ini bentuk kearoganan dari oknum yang sama," ucap Wahyu.

"Tapi karena sudah diselesaikan baik-baik dan sudah ada permintaan maaf, saya maafkan. Semoga tidak terulang lagi," pungkasnya.

Pertemuan antara wartawan di Kota Bukittinggi bersama Dandim Agam berakhir dengan jabat tangan dan berpelukan antara VJ dengan Wahyu Sikumbang. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertemuan PSSI dan TGIPF Rampung, Mochamad Iriawan Keluar dari Pintu Belakang, Hindari Wartawan?

Pertemuan PSSI dan TGIPF Rampung, Mochamad Iriawan Keluar dari Pintu Belakang, Hindari Wartawan?

Bola | Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:30 WIB

Polres Karawang Didesak Segera Tahan Pelaku Penganiayaan Wartawan, Ini Alasannya

Polres Karawang Didesak Segera Tahan Pelaku Penganiayaan Wartawan, Ini Alasannya

Purwasuka | Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:16 WIB

Rumah Tempat Penitipan Anak di Thailand Berduka, 37 Orang Meninggal Serta 2 Jurnalis CNN Dideportasi Meliput Tanpa Izin

Rumah Tempat Penitipan Anak di Thailand Berduka, 37 Orang Meninggal Serta 2 Jurnalis CNN Dideportasi Meliput Tanpa Izin

Surabaya | Selasa, 11 Oktober 2022 | 14:20 WIB

Penuhi Panggilan TGIPF Tragedi Kanjuruhan di Kantor Menko Polhukam, Ketum PSSI Iwan Bule Ngibrit Hindari Wartawan

Penuhi Panggilan TGIPF Tragedi Kanjuruhan di Kantor Menko Polhukam, Ketum PSSI Iwan Bule Ngibrit Hindari Wartawan

News | Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:45 WIB

Gerombolan Wartawan Bodrex Keliling Kampung, Cari dan Peras Kepala Desa

Gerombolan Wartawan Bodrex Keliling Kampung, Cari dan Peras Kepala Desa

Denpasar | Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:44 WIB

Diduga Intimidasi Wartawan, Oknum Intel TNI di Bukittinggi Terancam Sanksi

Diduga Intimidasi Wartawan, Oknum Intel TNI di Bukittinggi Terancam Sanksi

Riau | Selasa, 11 Oktober 2022 | 06:51 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta

Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta

Entertainment | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:02 WIB

Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani

Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:01 WIB

Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut

Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:00 WIB

Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa

Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:00 WIB

4 Fakta Situasi Terkini Mees Hilgers, Pelatih Sudah Angkat Tangan

4 Fakta Situasi Terkini Mees Hilgers, Pelatih Sudah Angkat Tangan

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:00 WIB

Terowongan PLTA Meledak, 9 orang Tewas dan 27 Lainnya Terjebak di Pegunungan Himalaya

Terowongan PLTA Meledak, 9 orang Tewas dan 27 Lainnya Terjebak di Pegunungan Himalaya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:58 WIB

Di Balik Jendela KRL: Pelajaran yang Tak Pernah Diajarkan Dosenku di Dalam Kelas

Di Balik Jendela KRL: Pelajaran yang Tak Pernah Diajarkan Dosenku di Dalam Kelas

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:54 WIB

Tarif Lepas WNI Rp5 Juta, Harusnya Fokus Kenapa Banyak Warga yang Ingin Lepas Kewarganegaraan

Tarif Lepas WNI Rp5 Juta, Harusnya Fokus Kenapa Banyak Warga yang Ingin Lepas Kewarganegaraan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:52 WIB

Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka? Ini Panduan yang Benar

Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka? Ini Panduan yang Benar

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:50 WIB

Dear Pemerintah, Kenapa Tidak Maksimalkan Program yang Sudah Ada?

Dear Pemerintah, Kenapa Tidak Maksimalkan Program yang Sudah Ada?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:50 WIB

×