Rumah Tempat Penitipan Anak di Thailand Berduka, 37 Orang Meninggal Serta 2 Jurnalis CNN Dideportasi Meliput Tanpa Izin

Surabaya | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2022 | 14:20 WIB
Rumah Tempat Penitipan Anak di Thailand Berduka, 37 Orang Meninggal Serta 2 Jurnalis CNN Dideportasi Meliput Tanpa Izin
Penembakan Massal di Thailand (suara.com)

Tragedi na’as ini dilakukan oleh mantan polisi bernama Panya Khamrab (34) pada hari  Kamis (6/10/2022)  yang berlangsung saat siang hari ketika para anak-anak sedang tidur siang. 


Menurut warga setempat mantan polisi atau pelaku tersebut, sebelum melakukan aksinya ia mengonsumsi obat-obatan terlarang dan menenggak minuman keras. 


Kemudian, pelaku memasuki rumah tempat penitipan anak tersebut dan langsung mengeluarkan senjata api untuk membunuh para korban. 


Setelah itu dia keluar dari tempat penitipan anak tersebut dan melarikan diri ke rumahnya. Parahnya, ia melakukan kejadian yang sama. Ia membunuh anak dan istrinya serta mengakhiri hidupnya sendiri. 


Motif dari kejadian aksi brutal yang dilakukan pelaku Panya Khamrab, hingga saat ini belum diketahui penyebab pastinya. Pihak kepolisian Thailand masih mengusut dan mengidentifikasi. 


Ternyata kabar duka yang berada di negara Thailand ini, ikut di liput oleh dua jurnalis CNN di tempat penitipan anak tanpa  izin. 


Dilansir lamarn Anadulu, CNN mendapatkan kecaman oleh reporter Australia Anna Coren dan juru kamera asal Inggris Daniel Hodge karena, melakukan peliputan tanpa izin. 

Maka, pihak CNN segera meminta maaf karena melaporkan tanpa izin dari dalam fasilitas penitipan anak Thailand.

“Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya kepada rakyat Thailand, terutama keluarga para korban tragedi ini. Kami sangat menyesal jika kami telah membuat Anda lebih sakit dan menderita, itu tidak pernah menjadi niat kami,” kata salah satu jurnalis bernama Anna Coren, 47 tahun, menurut situs berita Thaiger.

"Saya ingin meminta maaf kepada orang-orang Thailand atas kesedihan besar yang kami sebabkan selama waktu yang sangat traumatis ini," ujar Hodge.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Drama Thailand dengan Kisah Cinta Segitiga Paling Nyesek

3 Drama Thailand dengan Kisah Cinta Segitiga Paling Nyesek

Your Say | Selasa, 11 Oktober 2022 | 13:02 WIB

3 Rekomendasi Drama Thailand Genre Horor Thriller, Penuh Darah!

3 Rekomendasi Drama Thailand Genre Horor Thriller, Penuh Darah!

Your Say | Selasa, 11 Oktober 2022 | 12:50 WIB

Liput Lokasi Penembakan Di Tempat Penitipan Anak Thailand, 2 Jurnalis CNN Akan Dideportasi

Liput Lokasi Penembakan Di Tempat Penitipan Anak Thailand, 2 Jurnalis CNN Akan Dideportasi

News | Selasa, 11 Oktober 2022 | 13:35 WIB

Terkini

Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush

Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush

Sumsel | Kamis, 02 April 2026 | 23:26 WIB

Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih

Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih

Sumsel | Kamis, 02 April 2026 | 23:04 WIB

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!

Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!

Bogor | Kamis, 02 April 2026 | 22:47 WIB

Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering

Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering

Jakarta | Kamis, 02 April 2026 | 22:45 WIB

1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL

1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL

Jakarta | Kamis, 02 April 2026 | 22:22 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu

Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu

Banten | Kamis, 02 April 2026 | 22:07 WIB

20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama

20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama

Video | Kamis, 02 April 2026 | 22:05 WIB

Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU

Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU

Jawa Tengah | Kamis, 02 April 2026 | 22:01 WIB