Gagal Ginjal Akut pada Anak, Apa Penyebabnya? Ini Gejala dan Cara Mengobati

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 13 Oktober 2022 | 14:11 WIB
Gagal Ginjal Akut pada Anak, Apa Penyebabnya? Ini Gejala dan Cara Mengobati
Gagal Ginjal Akut pada Anak (Getty Images)

Suara.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melaporkan ada 131 anak didiagnosis mengalami gagal ginjal akut. Dari jumlah tersebut, sebagian besar anak yang datang ke rumah sakit mengeluhkan gejala tidak bisa kencing atau buang air kecil (BAK). Apa itu gagal ginjal akut pada anak?

Kabar tersebut tentunya menghebohkan masyarakat Indonesia. Pasalnya, gagal ginjal pada umumnya diderita usia 60 tahun ke atas, namun berbeda dengan laporan kali ini, di mana gagal ginjal akut telah menyerang anak Indonesia.

Jadi, para orang tua perlu mewaspadai penyakit gagal ginjal dengan mengetahui gejala atau tanda-tanda penyakit gagal ginjal. Jika Anda mencurigai adanya gagal ginjal pada anak, maka sebaiknya pergi ke dokter untuk pemeriksaan dan usahakan untuk didiagnosis sedini mungkin. Untuk mengetahui lebih banyak mengenai penyakit gagal ginjal, mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Penyakit Gagal Ginjal Akut

Perlu dipahami, gagal ginjal adalah suatu kondisi ketika ginjal kehilangan kemampuan membuang racun dan menyeimbangkan cairan tubuh. Ada banyak penderita penyakit ginjal yang terlambat mengetahui dirinya punya masalah kesehatan. Sebagian di antara penderita baru menyadarinya pada saat penyakitnya sudah masuk ke tahap gagal ginjal.

Gagal ginjal adalah penyakit yang muncul dengan sendirinya, di mana pada tahap awal, tanpa disadari oleh orang tersebut. Ketika terjadi gagal ginjal, maka ginjal tidak dapat melakukan fungsi ekskresinya, yang mempengaruhi kesehatan seluruh tubuh. Hal ini akan mengakibatkan berbagai gejala muncul.

Gejala Gagal Ginjal

Untuk mewaspadai terjadinya gagal ginjal akut pada anak, para orang tua bisa melihat dan mengawasi anak dengan mengenali tanda atau gejala gagal ginjal berikut ini:

Awalnya, tanda dan gejala penyakit ginjal seringkali tidak spesifik dan bisa disebabkan oleh penyakit lain, bahkan beberapa orang yang mengalami gagal ginjal akut tidak merasakan gejala apapun. Kondisi ini disebabkan oleh ginjal yang mudah beradaptasi dan mudah mengatasi kehilangan fungsi, sehingga gejala penyakit ginjal mungkin tidak akan muncul sampai kerusakan yang tidak dapat diperbaiki terjadi.

Pada umumnya, satu atau dua gejala ketika ginjal mengalami penurunan fungsi, seperti:

  • kulit terasa gatal
  • kram otot
  • mual dan muntah
  • mudah lelah
  • hilangnya nafsu makan
  • pembengkakan pada lengan dan kaki
  • perubahan frekuensi dan volume urine
  • sesak napas
  • sulit tidur.

Sementara itu, ketika ginjal berhenti berfungsi secara tiba-tiba, maka ada beberapa tanda yang mungkin dialami yaitu:

  • nyeri perut
  • sakit punggung
  • diare
  • demam
  • mimisan
  • ruam kulit.

Penyebab Gagal Ginjal

Penyakit gagal ginjal biasanya disebabkan oleh masalah kesehatan lainnya, di mana berbagai penyakit tersebut kemudian menyebabkan kerusakan pada ginjal secara bertahap. Pada umumnya, orang yang berisiko tinggi terkena penyakit ini mengalami diabetes dan hipertensi.

Cara Mengobati Gagal Ginjal

Jika kondisi ginjal semakin memburuk, maka dokter mungkin akan berdiskusi dengan Anda terkait persiapan pengobatan untuk gagal ginjal. Pengobatan yang dijalankan bertujuan supaya kondisi tubuh lebih baik dan kelangsungan hidup lebih lama. Ada beberapa jenis perawatan ketika seseorang mengalami gagal ginjal, namun jenis pengobatan yang dibutuhkan akan tergantung pada penyebab dari penyakit tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Anak Indonesia Kena Gangguan Ginjal Misterius, Sudah Menyebar Di 14 Provinsi

Ratusan Anak Indonesia Kena Gangguan Ginjal Misterius, Sudah Menyebar Di 14 Provinsi

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 13:57 WIB

Gangguan Ginjal Akut Misterius Pada Ratusan Anak Masih Diteliti

Gangguan Ginjal Akut Misterius Pada Ratusan Anak Masih Diteliti

Health | Kamis, 13 Oktober 2022 | 09:50 WIB

131 Anak Alami Gangguan Ginjal Akut Misterius, KPAI Desak Kemenkes dan BPOM Perketat Peredaran Obat

131 Anak Alami Gangguan Ginjal Akut Misterius, KPAI Desak Kemenkes dan BPOM Perketat Peredaran Obat

Health | Kamis, 13 Oktober 2022 | 09:30 WIB

Bahaya Gagal Ginjal Akut Misterius, Dokter Ingatkan Orang Tua Perlu Waspada Bila Anak Tidak Pipis Selama 6 Jam

Bahaya Gagal Ginjal Akut Misterius, Dokter Ingatkan Orang Tua Perlu Waspada Bila Anak Tidak Pipis Selama 6 Jam

Health | Kamis, 13 Oktober 2022 | 06:10 WIB

Fakta-fakta Penyakit Gagal Ginjal Misterius yang Serang Ratusan Anak Indoensia

Fakta-fakta Penyakit Gagal Ginjal Misterius yang Serang Ratusan Anak Indoensia

Health | Rabu, 12 Oktober 2022 | 18:56 WIB

Ratusan Anak Indonesia Terkena Gagal Ginjal Misterius, Kenali Gejalanya

Ratusan Anak Indonesia Terkena Gagal Ginjal Misterius, Kenali Gejalanya

| Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:01 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB