Ada Kecemasan Jokowi, Presiden Panggil Petinggi Polri Tapi Topi hingga Ajudan Dilucuti

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 13:47 WIB
Ada Kecemasan Jokowi, Presiden Panggil Petinggi Polri Tapi Topi hingga Ajudan Dilucuti
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan terkait tragedi Kanjuruhan. [Youtube Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo memanggil para pejabat tinggi kepolisian RI ke Istana Negara, Jumat (14/10/2022) hari ini.

Tapi, pemanggilan para pati Polri tersebut disertai dengan syarat yang tak biasa.

Melalui surat telegram rahasia atau STR tertanggal Kamis (13/10), Presiden Joko Widodo mengagetkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan para perwira bawahannya.

Jokowi memanggil seluruh petinggi Polri mulai dari Kapolri hingga Kapolres ke Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat hari ini. 

Pada pemanggilan tersebut, ada syarat yang tak biasa di mana harus dipenuhi oleh para petinggi Polri yang dipanggil.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka kasus tragedi Kanjuruhan di Mapolresta Malang, Jawa Timur, Kamis (6/10/2022).  ANTARA FOTO/Fajar Ali
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka kasus tragedi Kanjuruhan di Mapolresta Malang, Jawa Timur, Kamis (6/10/2022). ANTARA FOTO/Fajar Ali

Para perwira dipanggil ke istana dengan datang menggunakan bus, tanpa membawa topi, tongkat komando, hingga ajudan.

Hal ini yang kemudian membuat pemanggilan para petinggi polisi tersebut menuai sorotan publik, salah satunya pengamat politik sekaligus akademisi Rocky Gerung.

"Artinya ada hal yang serius, dan orang menduga terkait dengan soal Malang, tapi lebih dari itu variabel sosial kan bertumpuk ya," ujar Rocky Gerung pada video di Kanal YouTube Rocky Gerung Official.

"Jadi ada kecemasan Jokowi sebagai presiden sehingga harus memobilisasi opini bahwa dia masih punya political grip dengan cara mengumpulkan seluruh kepolisian itu," tambahnya.

Baca Juga: Kabar Berhembus Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa Ditangkap, Benar atau Tidak?

Lebih lanjut Rocky Gerung menduga tetap adanya forum polisi di daerah sebelum menghadap presiden.

Presiden Joko Widodo dalam  Investor Daily Summit 2022 di Jakarta, Selasa (Antara)
Presiden Joko Widodo dalam Investor Daily Summit 2022 di Jakarta, Selasa (Antara)

"Kita lihat bahasa tubuh Kapolri nanti bagaimana, tapi dia menduga-duga dia akan diberhentikan, hipotesis kedua ya jokowi tinggal punya peralatan terakhir yaitu kepolisian," ujar Rocky Gerung. 

"Jadi dalam upaya untuk reorganisasi kekuasannya ya dia ingin lakukan sesuatu," imbuhnya. 

Rocky Gerung melihat bahwa pelucutan atribut poisi yang datang ke istana bisa jadi simbolis yang menunjukkan bahwa polisi bukan apa-apa di depan presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI