5 'Omelan' Jokowi ke Kapolri, Kapolda dan Kapolres Se-Indonesia: Jangan Gagah-gagahan!

Ruth Meliana Dwi Indriani

Sabtu, 15 Oktober 2022 | 16:28 WIB
5 'Omelan' Jokowi ke Kapolri, Kapolda dan Kapolres Se-Indonesia: Jangan Gagah-gagahan!
Presiden Jokowi bersama Menko Polhukam Mahfud MD dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/tom)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menginstruksikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengumpulkan seluruh elemen petinggi Polri ke Istana Negara pada Jumat (14/10/2022) kemarin.

Kapolda dan Kapolri dari seantero negeri pun mendapatkan kehormatan untuk diundang oleh sang Presiden di kediamannya itu.

Alih-alih diperlakukan bak tamu kehormatan, Presiden Jokowi justru memberi 'omelan' berisi segudang instruksi kepada para jajaran petinggi polisi tersebut.

Tak lupa, Jokowi juga menyinggung soal beberapa masalah internal yang baru-baru ini dialami oleh Polri, yakni dari kasus Sambo hingga mencuatnya polisi-polisi 'nakal'.

Berikut deretan 'omelan' sang Presiden di depan Kapolri, Kapolda, dan Kapolres seluruh Indonesia.

Kecewa terhadap turunnya kepercayaan publik ke Institusi Polri

Jokowi pertama-tama menyinggung soal rendahnya kepercayaan publik ke Polri usai terjadinya beberapa rentetan kasus yang menyeret para oknum aparat kepolisian.

Padahal sebelumnya, Polri sempat berhasil menggaet kepercayaan dari masyarakat pada pandemi Covid-19 dengan memberikan segudang bantuan.

"Polri telah 440 juta dosis vaksin yang sudah disuntikkan kepada masyarakat. Dan indeks kepercayaan masyarakat juga menempatkan Polri di puncak teratas pada saat itu," keluh Jokowi sebagaimana disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, rilis Sabtu (15/10/2022).

baca juga

Sontak, sang Presiden menginstruksikan kepada seluruh pejabat Polri untuk kembali menarik hati masyarakat dengan prestasi.

"Ini yang harus dikembalikkan lagi dengan kerja keras saudara-saudara sekalian," pinta sang Presiden.

Singgung kasus Sambo: Runyam

Jokowi menyinggung Fredy Sambo yang menjadi aktor utama pembunuhan Brigadir Yosua sebagai biang kerok turunnya kepercayaan masyarakat ke Polri.

Sang Presiden menilai bahwa kasus Sambo kini runyam dan berbelit-belit, sehingga masyarakat dibuat tak lagi percaya dengan kepolisian.

"Begitu ada peristiwa FS (Ferdy Sambo), runyam semuanya, dan jatuh ke angka paling rendah," kata Jokowi.

Keluhan Jokowi tersebut juga turut diamini oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyebut kasus Sambo mencoreng nama kepolisian di tengah masyarakat.

"Namun karena ada peristiwa FS dan juga beberapa kasus yang kemudian berdampak pada persepsi negatif, maka saat ini tingkat kepercayaan publik kepada Polri rendah," lanjut sang Kapolri menyetujui keluhan Presiden Jokowi.

Minta hentikan pungli dan gagah-gagahan

Jokowi juga menyoroti keluhan masyarakat tentang masih ditemukannya pungli alias pungutan liar oleh beberapa polisi 'nakal'.

“Jadi keluhan masyarakat terhadap Polri, 29,7 persen itu ini sebuah persepsi karena pungli. Tolong ini anggota-anggota semuanya itu yang begitu," lanjut Jokowi.

Selain itu, sang Presiden meminta para aparat kepolisian tak lagi memakai cara represif untuk menertibkan keamanan.

"Sewenang-wenang, tolong ini juga diredam pada anggota-anggota. Pendekatan-pendekatan yang represif, jauhi. Mencari-cari kesalahan nomor yang ketiga, 19,2 persen," timpal Jokowi.

Jaga solidaritas dengan TNI

Jokowi juga menuntut agar para aparat kepolisian dapat bekerja sama menjaga keamanan dengan TNI.

Sang Presiden meminta agar Polri terlebih dahulu menunjukkan solidaritas di dalam jajaran internal lalu kemudian menunjukkannya saat berkolaborasi dengan TNI.

“Harus ditunjukkan soliditas di internal Polri dulu. Rampung, kemudian soliditas Polri dan TNI itu yang akan mengurangi tensi politik ke depan," tegas Jokowi.

“Kalau dilihat Polri solid, kemudian bergandengan dengan TNI solid, bolak-balik saya sampaikan, saya memberikan jaminan, stabilitas keamanan kita, stabilitas politik kita pasti akan baik. Enggak ada yang berani coba-coba. Kalau coba-coba, ya tegas saja,” sambungnya.

Minta Kapolri revisi motto Polri

Motto Polri yang berbunyi 'Presisi' tak luput dari sorotan Jokowi. Ia sontak menginstruksikan Kapolri secara langsung untuk merevisinya.

Sebab, motto tersebut dinilai bertele-tele (njelimet) sehingga tak mudah dipahami publik.

"Visi presisi, Pak Kapolri, saya minta untuk tidak usah njlimet-njlimet," pungkas Jokowi,

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Kasus Sambo CS, Indeks Kepercayaan Publik Terhadap Polri Turun, Jokowi Bilang Begini

Gegara Kasus Sambo CS, Indeks Kepercayaan Publik Terhadap Polri Turun, Jokowi Bilang Begini

Purwasuka | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 15:58 WIB

Selain Najwa Shihab, Jokowi pun Singgung Gaya Hidup Mewah Polisi

Selain Najwa Shihab, Jokowi pun Singgung Gaya Hidup Mewah Polisi

Tantrum | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 15:50 WIB

Profil Irjen Albertus Rachmad Wibowo, Kapolda Sumsel yang Baru

Profil Irjen Albertus Rachmad Wibowo, Kapolda Sumsel yang Baru

Sumsel | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 15:40 WIB

Mahfud MD yakini Ada Peluang Tersangka Baru atas Tragedi Kanjuruhan

Mahfud MD yakini Ada Peluang Tersangka Baru atas Tragedi Kanjuruhan

Soreang | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 15:34 WIB

Viral Kapolda Metro Jaya Angkat Telepon Saat Momen Jokowi Panggil Pejabat Polri di Istana

Viral Kapolda Metro Jaya Angkat Telepon Saat Momen Jokowi Panggil Pejabat Polri di Istana

Jakarta | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 15:08 WIB

Hadeh..Baru Juga Dikeramasin Presiden Jokowi, Polisi Berulah lagi Minta Jalan Pas Macet

Hadeh..Baru Juga Dikeramasin Presiden Jokowi, Polisi Berulah lagi Minta Jalan Pas Macet

Hits | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 15:03 WIB

Terkini

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:50 WIB

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 17:49 WIB

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:48 WIB

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 17:47 WIB

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 17:46 WIB

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

News | Senin, 02 November 2026 | 17:43 WIB

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

News | Senin, 02 November 2026 | 17:41 WIB

Buntut Geledah Ponpes Pakai Senjata, Kapolri Resmi Copot Kapolres Sukoharjo!

Buntut Geledah Ponpes Pakai Senjata, Kapolri Resmi Copot Kapolres Sukoharjo!

News | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon

Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon

News | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!

Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

×