Duarr...! Bom Meledak Di Penjara Myanmar Tewaskan 8 Orang, Jasad Penuh Darah Bergelimpangan

Bangun Santoso

Kamis, 20 Oktober 2022 | 14:30 WIB
Duarr...! Bom Meledak Di Penjara Myanmar Tewaskan 8 Orang, Jasad Penuh Darah Bergelimpangan
Suasana bagian depan penjara di Myanmar yang terkena bom. (Foto: AFP)

Suara.com - Sebuah bom dilaporkan meledak di dekat pintu gerbang penjara di Myanmar pada Rabu (19/10/2022) waktu setempat. Penjara itu digunakan untuk menahan tahanan politik.

Akibat insiden bom itu, sedikitnya delapan orang tewas, termasuk pengunjung dan personel penjara, kata media-media setempat dan pemerintah.

Menyitat laman VOA, lima orang yang mengantarkan parsel ke penjara itu dan tiga staf penjara tewas ketika dua bom meledak sekitar pukul 09:40, kata News Of Myanmar, sebuah layanan berita online yang bersimpati kepada pemerintah militer negara itu, di platform media sosial Telegram.

Ledakan itu menghantam bagian dalam dan luar kantor penerimaan parsel di dekat gerbang besi utama Penjara Insein di Yangon, kota terbesar di negara itu.

Sementara dari sejumlah foto yang dilansir AFP sebagaimana dilihat Suara.com, tampak sejumlah orang korban ledakan bom itu bergelimpangan. Beberapa orang di antaranya tampak menolong. Darah juga tampak berceceran di sekitar lokasi kejadian.

Kantor informasi militer mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa lima pengunjung, termasuk seorang anak perempuan berusia 10 tahun, dan tiga staf penjara tewas, dan bahwa sebuah bom yang tidak meledak juga ditemukan dalam sebuah paket lainnya.

Kantor itu juga mengatakan bahwa 13 pengunjung, termasuk seorang bocah lelaki berusia sembilan tahun, dan lima personel penjara dirawat karena cedera di rumah sakit kota Insein.

Penjara itu telah dikenal selama puluhan tahun sebagai tempat menampung tahanan politik di bawah berbagai pemerintahan militer. Keluarga tahanan diperbolehkan membawa parsel dengan barang-barang seperti makanan, pakaian dan obat-obatan.

Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Semua kelompok perlawanan yang terlibat dalam perjuangan melawan pemerintah militer -- seperti Pasukan Revolusi Yangon, Gerilyawan Perkotaan Yangon dan Komite Pemogokan Umum -- merilis pernyataan di halaman Facebook mereka yang mengutuk serangan tersebut karena melukai warga sipil.

baca juga

Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer merebut kekuasaan dari pemerintah sipil terpilih Aung San Suu Kyi tahun lalu. Berbagai protes damai digelar namun ditindas oleh pasukan keamanan dengan kekuatan mematikan. Penindasan itu menyebabkan perlawanan bersenjata yang meluas, yang sejak itu berubah menjadi apa yang oleh beberapa pakar PBB dicirikan sebagai perang saudara.

Sekitar 2.367 warga sipil tewas akibat tindakan keras militer terhadap perlawanan, menurut daftar terperinci yang disusun oleh Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, sebuah kelompok pengawas HAM.

Pengeboman dan penembakan di kota-kota Myanmar dan bentrokan bersenjata di pedesaan terjadi setiap hari. Gerilyawan perkotaan yang menentang kekuasaan militer melakukan pembunuhan yang menarget orang-orang yang terkait dengan militer dan pengeboman terhadap bangunan-bangunan yang memiliki ikatan resmi dengan militer. (Sumber: VOA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bom Parsel Meledak di Penjara Insein Myanmar, 8 Orang Tewas

Bom Parsel Meledak di Penjara Insein Myanmar, 8 Orang Tewas

News | Rabu, 19 Oktober 2022 | 19:07 WIB

Aung San Suu Kyi Dihukum 3 Tahun Atas Tuduhan Korupsi

Aung San Suu Kyi Dihukum 3 Tahun Atas Tuduhan Korupsi

Sumbar | Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:15 WIB

4 Negara yang Sempat Menang Besar tapi Gagal ke Piala Asia U-17 2023, Indonesia Termasuk

4 Negara yang Sempat Menang Besar tapi Gagal ke Piala Asia U-17 2023, Indonesia Termasuk

Bola | Selasa, 11 Oktober 2022 | 14:00 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Mantan Dokter di Penjara di Myanmar karena Posting Foto dan Video Porno

Untuk Pertama Kalinya, Mantan Dokter di Penjara di Myanmar karena Posting Foto dan Video Porno

Batam | Kamis, 06 Oktober 2022 | 13:41 WIB

Pasca Kecelakaan Di Solok, Dubes RI Untuk Myanmar Iza Fadri dan Istri Dirawat Di RSUP Dr M Djamil Padang

Pasca Kecelakaan Di Solok, Dubes RI Untuk Myanmar Iza Fadri dan Istri Dirawat Di RSUP Dr M Djamil Padang

Ranah | Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:13 WIB

Dubes RI untuk Myanmar Iza Fadri dan Istri Kecelakaan di Solok, Tangan Patah dan Operasi di RSUP M Djamil Padang

Dubes RI untuk Myanmar Iza Fadri dan Istri Kecelakaan di Solok, Tangan Patah dan Operasi di RSUP M Djamil Padang

Sumbar | Selasa, 04 Oktober 2022 | 14:07 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×