Sejarah G20 Singkat, Konferensi Tingkat Tinggi yang Diadakan di Bali 2022

Aulia Hafisa | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2022 | 14:40 WIB
Sejarah G20 Singkat, Konferensi Tingkat Tinggi yang Diadakan di Bali 2022
Ilustrasi Rapat - Sejarah G20 (Luis Quintero/Pexels)

Suara.com - Event besar G20 yang akan diadakan pada bulan November 2022 di Bali nanti menjadi salah satu event yang memiliki dampak pada keadaan dunia. Jelas, sejarah G20 cukup panjang dan sejak awal memang agenda utama yang selalu dibahas terkait dengan permasalahan yang dialami berbagai negara di dunia.

Untuk melihat sekilas sejarah dari G20 ini, Anda bisa simak penjelasan sederhana berikut ini!

Mulai dari G7 atau Group of Seven

G20 sebenarnya adalah pengembangan dari G7, yakni grup negara-negara maju yang membuat organisasi untuk mencoba menyelesaikan permasalahan dunia. G7 terbentuk pada tahun 1975, dan beranggotakan 7 negara besar kala itu.

Anggota awal dari G7 antara lain adalah Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat. Meski pada awalnya berhasil baik dalam beberapa isu, G7 kemudian dinilai gagal dalam mencari solusi permasalah perekonomian global.

Permasalahan perekonomian global ini memuncak pada tahun 1998, yang membuat perekonomian dunia benar-benar terguncang dan kehilangan stabilitasnya.

Pembentukan G20 Tahun 1999

Menyikapi kegagalan anggota G7 dalam menemukan solusi dari krisis ekonomi global pada tahun 1998, kemudian ketujuh negara ini merangkul negara maju dan berkembang lain untuk membentuk G20 pada tahun 1999 lalu.

Dalam sebuah unggahan artikel di indonesiabaik.id, anggota G20 saat ini antara lain adalah Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Argentina, Brazil, Inggris, Jerman, Italia, Prancis, Rusia, Afrika Selatan, Arab Saudi, Turki, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, India, Indonesia, dan Australia.

Salah satu krisis besar yang berhasil ditangani oleh G20 adalah krisis finansial global yang pernah terjadi pada tahun 2007 hingga 2008 silam.

Untuk nama resmi dari forum konsultasi ini adalah The Group of Twenty Finance Ministers and Central Bank Governors.

Pelaksanaan G20 di Bali akan menjadi yang ke-17 dalam sejarah forum ini. Pada tahun yang akan datang, pelaksanaannya akan dilakukan di New Delhi dan rencananya akan dipimpin oleh perwakilan tuan rumah Narendra Modi.

Tujuan Utama dari Forum Konsultasi

Tujuan utama dari forum ini adalah mewadahi negara-negara industri dan berkembang secara bersama-sama mendiskusikan berbagai masalah kunci di bidang ekonomi dunia.

Itu tadi sedikit penjelasan dan sejarah dari G20 secara umum. Pelaksanaannya di Bali pada November nanti diharapkan akan memberikan insight baru, dan menemukan solusi dari berbagai permasalahan yang ada di dunia terkait dengan urusan ekonomi. Semoga berguna, dan selamat beraktivitas!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Serikat Ancam Boikot Sejumlah Pertemuan G20 Jika Pejabat Rusia Muncul

Amerika Serikat Ancam Boikot Sejumlah Pertemuan G20 Jika Pejabat Rusia Muncul

Bali | Kamis, 07 April 2022 | 07:09 WIB

Sejarah G20 dan Daftar Negara Anggota, Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Group of Twenty Tahun Ini

Sejarah G20 dan Daftar Negara Anggota, Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Group of Twenty Tahun Ini

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 16:33 WIB

Sejarah G20 Berawal dari Tahun 1999 Hanya 7 Negara, Apa Tujuan dan Kiprah Indonesia di Forum Ini?

Sejarah G20 Berawal dari Tahun 1999 Hanya 7 Negara, Apa Tujuan dan Kiprah Indonesia di Forum Ini?

News | Jum'at, 25 Februari 2022 | 20:38 WIB

Terkini

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:28 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:20 WIB

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

News | Kamis, 30 April 2026 | 05:55 WIB

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB