Rusia Pastikan Komitmen untuk Ekspor Lebih dari 50 Juta Ton Biji-bijian

Diana Mariska | Suara.com

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 11:44 WIB
Rusia Pastikan Komitmen untuk Ekspor Lebih dari 50 Juta Ton Biji-bijian
Ilustrasi gandum (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pejabat tinggi Rusia mengatakan bahwa negara itu akan mengekspor lebih dari 50 juta ton biji-bijian pada tahun pertanian 2022-2023, sesuai dengan amanat Presiden Vladimir Putin.

Wakil Pertama Menteri Pertanian Rusia, Oksana Lut, menyampaikan komitmen terkait ekspor hasil pertanian tersebut pada Kamis (20/10), seperti diberitakan oleh Antara.

Dalam sebuh forum yang ia hadiri, Wamen Lut menyatakan bahwa hasil panen tahun ini akan memungkinkan Rusia menyediakan biji-bijian, baik di dalam maupun luar negeri, dan negara itu berencana untuk memasok biji-bijian ke seluruh negara yang membutuhkan.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, juga telah mengonfirmasi kesiapan negaranya untuk memasok biji-bijian dan pupuk guna memastikan ketahanan pangan dunia.

Ia juga mengatakan bahwa Rusia mengalami banyak kesulitan dalam mengekspor biji-bijian karena Amerika Serikat berupaya memblokir sebanyak mungkin peluang untuk membuat penyelesaian keuangan terhadap produk-produk Rusia.

Sebelumnya, bulan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menambah pengiriman gandum Ukraina ke negara-negara miskin.

Dia menyebutkan, dari 80 kapal pengangkut gandum yang meninggalkan pelabuhan Ukraina, 32 di antaranya berlabuh di Turki yang dinilainya normal karena Turki turut menjadi negara yang mengoordinasi pengiriman pangan tersebut.

“Tiga dikirim ke Afrika Selatan, tiga ke Israel, tujuh ke Mesir, 30 ke Uni Eropa, dan hanya dua ke negara-negara termiskin di bawah program pangan PBB, yaitu Yaman dan Djibouti. Ini hanya 60.000 ton dan hanya 3 persen," kritik Putin pada 9 September.

Putin mencatat bahwa Rusia tidak dapat memengaruhi distribusi gandum tetapi secara umum Moskow berpendapat akan lebih tepat untuk meningkatkan pengiriman ke negara-negara termiskin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Tolak Akses Bantuan ke Daerah Kekuasaannya di Ukraina

Rusia Tolak Akses Bantuan ke Daerah Kekuasaannya di Ukraina

Sulsel | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 07:58 WIB

Pemadaman Listrik Mengancam Ukraina, Warga Diminta Segera Isi Daya

Pemadaman Listrik Mengancam Ukraina, Warga Diminta Segera Isi Daya

News | Kamis, 20 Oktober 2022 | 17:41 WIB

Volkswagen Dikabarkan Segera Jual Pabriknya di Rusia, Kemungkinan Kepada Pihak Ketiga

Volkswagen Dikabarkan Segera Jual Pabriknya di Rusia, Kemungkinan Kepada Pihak Ketiga

Otomotif | Kamis, 20 Oktober 2022 | 15:51 WIB

WNA asal Rusia Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Penginapan

WNA asal Rusia Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Penginapan

Kalbar | Kamis, 20 Oktober 2022 | 12:14 WIB

Putin Keluarkan Dekrit Darurat Militer, Rusia Mulai Waspada?

Putin Keluarkan Dekrit Darurat Militer, Rusia Mulai Waspada?

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 11:42 WIB

Bantuan AS Justru Bawa Kehancuran Ukraina, Jadikan Kiev Tempat Ujicoba Senjata dan Latihan Perang

Bantuan AS Justru Bawa Kehancuran Ukraina, Jadikan Kiev Tempat Ujicoba Senjata dan Latihan Perang

Jatim | Kamis, 20 Oktober 2022 | 11:05 WIB

Terkini

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi

Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:46 WIB

Prabowo Bertemu Presiden Korsel, Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Pertahanan, hingga AI

Prabowo Bertemu Presiden Korsel, Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Pertahanan, hingga AI

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:42 WIB

Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang

Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:41 WIB

Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel

Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:41 WIB

Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?

Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:30 WIB

Bahan Baku Plastik dari Timur Tengah Terganggu, RI Cari Alternatif ke Amerika, Afrika hingga India

Bahan Baku Plastik dari Timur Tengah Terganggu, RI Cari Alternatif ke Amerika, Afrika hingga India

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:29 WIB

Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional

Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:28 WIB

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:24 WIB