Jalan Terjal Cari Cawapres, Pengamat Justru Nilai Duet Anies dengan AHY Menjanjikan

Farah Nabilla | Sekar Anindyah Lamase | Suara.com

Minggu, 23 Oktober 2022 | 09:49 WIB
Jalan Terjal Cari Cawapres, Pengamat Justru Nilai Duet Anies dengan AHY Menjanjikan
Anies Baswedan bertemu AHY di Kantor DPP Partai Demokrat di kawasan Jakarta Pusat pada Jumat (7/10/2022). [Suara.com/Rakha Arlyanto]

Suara.com - Partai NasDem diketahui menyerahkan pilihan calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi dalam Pilpres 2024 di tangan Anies Baswedan sendiri.

Sejumlah nama pun muncul untuk menjadi cawapres, mulai dari Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, hingga Gubernur Jawa Timut Khofifah Indar Parawansa.

Sementara itu, pengamat politik Yusak Farchan justru menilai cawapres Anies akan lebih baik apabila berasal dari internal atau kader partai politik pendukung koalisi dan bukan kader atau orang luar parpol.

"Terkait dua opsi tersebut, saya kira lebih baik kalau kemudian mas Anies ini lebih mempertimbangkan untuk mengambil cawapres dari internal partai politik pendukung koalisi. Karena dukungan parpol pada akhirnya tetap diperlukan untuk menjamin stabilitas pemerintahan kalau mas Anies memenangkan pemilu," ungkap Yusak Farchan dilihat Suara.com, dari kanal YouTube tvOneNews, Sabtu (22/10/2022).

Menurutnya, apabila Anies mengambil cawapres di luar parpol akan terlalu beresiko.

Terlebih lagi, hal itu dikatakan bisa mendegradasi peran dan fungsi partai politik dalam rekrutmen yang telah diatur oleh Undang-Undang.

Ketua Umum Partai Demokrat AHY mengungkapkan memiliki visi serupa dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dok. Demokrat)
Ketua Umum Partai Demokrat AHY mengungkapkan memiliki visi serupa dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dok. Demokrat)

Meskipun apabila cawapres yang diambil dari internal parpol pilihan kandidat terbatas, Yusak Farchan menilai Partai Demokrat dan PKS yang begitu potensial untuk digaet dalam koalisi tersebut.

Sehubungan dengan hal tersebut, Demokrat disebut lebih berpeluang untuk meyakinkan Anies dengan pertimbangan banyaknya kursi. Walaupun PKS memiliki suara lebih besar pada pemilu 2019 lalu.

Lebih lanjut, Yusak Farchan menyebut bahwa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) adalah sosok yang cocok untuk mendampingi Anies.

"Stok cawapres dari internal politik sangat terbatas, saya kira AHY adalah pilihan terbaik dari berbagai pilihan yang ada," jelasnya.

AHY dinilai cenderung lebih baik dari kandidat PKS dari sisi popularitas dan elektabilitas.

Selain itu, pengamat politik Adi Prayitno juga menambahkan bahwa Anies dan AHY relatif cocok.

"Karena dua orang ini (Anies dan AHY), sosok yang merepresntasikan kelompok oposisi Anies dan AHY adalah replika dari kelompok-kelompok kritis, oposisi yang ingin melawan kekuasaan politik pemerintah," tutur Adi Prayitno.

"Maka dalam berbagai kesempatan saya selalu mengatakan bahwa duet Anies dan AHY ini memang menjanjikan dalam konteks mewakili kelompok oposisi," sambungnya.

Namun Adi memberikan catatan, apabila yang dilawan mereka adalah nama-nama besar, maka cukup sulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Publik Soroti Bahasa Tubuh Jokowi: Tangan Menggantung Enggan Dipeluk Surya Paloh

Publik Soroti Bahasa Tubuh Jokowi: Tangan Menggantung Enggan Dipeluk Surya Paloh

| Sabtu, 22 Oktober 2022 | 20:29 WIB

Elektabilitas Anies Baswedan Melejit Susul Ganjar Pranowo, Prabowo Stagnan

Elektabilitas Anies Baswedan Melejit Susul Ganjar Pranowo, Prabowo Stagnan

Riau | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 20:25 WIB

Benarkah Uskup se-Jabodetabek Dukung Anies Baswedan? Ini Faktanya

Benarkah Uskup se-Jabodetabek Dukung Anies Baswedan? Ini Faktanya

Sumsel | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 19:48 WIB

Hasil Survei, Elektabilitas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Melonjak, Prabowo Justru Stagnan

Hasil Survei, Elektabilitas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Melonjak, Prabowo Justru Stagnan

Malang | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 19:45 WIB

Tak Cuma Jago Kandang, Elektabilitas Ganjar Pranowo Jawara di Sumut dan Kaltim

Tak Cuma Jago Kandang, Elektabilitas Ganjar Pranowo Jawara di Sumut dan Kaltim

News | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 19:18 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan Disambut Rakyat Antusias untuk Jadi Presiden 2024?

CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan Disambut Rakyat Antusias untuk Jadi Presiden 2024?

News | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 19:20 WIB

Terkini

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

News | Jum'at, 24 April 2026 | 22:10 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:17 WIB

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:11 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:55 WIB

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:40 WIB