Hadapi Cuaca Ekstrem, Penjabat Gubernur DKI Tinjau Kesiapan Rumah Pompa

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Selasa, 25 Oktober 2022 | 11:43 WIB
Hadapi Cuaca Ekstrem, Penjabat Gubernur DKI Tinjau Kesiapan Rumah Pompa
Rumah pompa milik Pemprov DKI Jakarta. (Dok: Pemprov DKI Jakarta)

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menginformasikan, Jakarta dan sekitarnya telah memasuki awal musim hujan pada Oktober 2022, yang puncaknya diprediksi akan terjadi pada Januari-Februari 2023.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengimbau agar pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pihak untuk bersiap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tahunan 2023 yang tinggi dan diprakirakan akan melebihi rata-ratanya di sebagian wilayah Indonesia.

Untuk mengantisipasi musim hujan tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, meninjau ke lapangan untuk memeriksa kesiapan Pemprov DKI. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta agar segera menindaklanjutinya sesuai dengan rencana.

"Ke depan, saya akan keliling tiap wilayah untuk meninjau dan melakukan cek langsung setiap perlengkapan yang ada, seperti mobil portable dan rumah-rumah pompa. Semua itu harus kita pastikan bisa beroperasi dengan baik," terang Heru.

Pada Senin kemarin (24/10/2022), Heru meninjau pembangunan pompa air Kali Sentiong, di Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Yusmada Faizal, dan Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, mendampingi kunjungan Penjabat Gubernur DKI ini.

Pembangunan pompa air Kali Sentiong merupakan kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC). Kepada Pj Gubernur Heru, Kepala BBWSCC, Bambang Heri Mulyono, melaporkan progres pembangunan pompa air tersebut yang sudah mencapai 51 persen. Rencananya, pembangunan Pompa Sentiong ini akan rampung pada Oktober 2023.

"Bahkan, bulan depan akan ada dua pompa yang sudah dikirim ke sini dari Inggris. Lalu, pada Desember akan dimulai instalasinya. Kemudian, tahun depan ada tiga pompa yang akan dikirim. Di sini ada lima pompa dengan kapasitasi masing-masing pompa sebesar 50 m3 per detik," kata Bambang.

Pompa-pompa tersebut akan melayani daerah Sunter Agung dan Sunter Jaya, selain dari Kemayoran hingga Kampung Bandan. Dengan demikian, untuk mempertahankan debit air ketika permukaan air laut naik, permukaan air di hulu akan bisa dijaga ketinggiannya.

"Total daerah sekitar 2.500 hektare yang akan dilayani oleh pompa ini. Kemudian, kita rencanakan pompa Ancol akan diperbaiki juga, supaya nanti sinergi dengan pompa yang ada di sini," tambah Bambang.

baca juga

Pj Gubernur Heru ingin memastikan pula seluruh jajarannya, terutama di Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, agar segera mempercepat koordinasi serta komunikasi dengan BBWSCC, supaya proses pembangunan Pompa Sentiong bisa dipercepat.

"Tadi saya minta dipercepat. Jadi sebelum musim hujan tahun depan bisa selesai, sehingga saat momen musim hujan terlihat hasilnya (bisa tertanggulangi). Lalu, dua pompa yang sudah ada bisa dipergunakan untuk (antisipasi musim hujan) yang dimulai pada Oktober ini," pungkas Heru.

Waduk Pluit

Sebelumnya, Heru beserta jajarannya dan didampingi Ketua DPRD, Prasetyo Edi Marsudi, meninjau kondisi rumah pompa Waduk Pluit Sisi Timur, Jakarta Utara, pada Rabu (19/10/2022).

Waduk Pluit memiliki catchment area seluas 2.400 ha yang menjadi tampungan dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Cideng (termasuk Kali Pakin dan Kali Jelangkeng), Anak Kali Ciliwung (Kali Besar), serta saluran drainase sekitarnya. 

Sebagai antisipasi banjir, Dinas SDA berupaya melakukan pengerukan atau pengurasan saluran/kali/waduk melalui kegiatan Gerebek Lumpur di seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk Waduk Pluit. 

Tujuan kedatangan Heru untuk merespons langsung hasil perbincangan sebelumnya dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), terkait tanggul National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang berada di sekitar rumah pompa tersebut.

"Tinjauan ini sebagai respons dari hasil diskusi dengan Pak Menteri PUPR, Basuki, terkait NCICD, dan memastikan kesiapan pompa. Tadi ada bantuan pompa dari Jepang (JICA), gunanya untuk menambah debit (air) yang dibuang ke laut. Lalu kita ingin semua instalasi pompa berfungsi maksimal, sudah ada sepuluhpompa di sana," tutur Heru.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur DKI meninjau pula progres pembangunan peningkatan kapasitas sungai di Pasar Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa (18/10/2022). Pekerjaan yang dilakukan saat ini adalah penguatan tebing sepanjang 1,3 kilometer di dua sisi kali. Kemudian, pengerjaan proyek ini ditargetkan rampung pada Desember 2022.

Tinjauan peningkatan kapasitas sungai ini untuk memastikan aliran air dari Pintu Air Ciliwung Lama di Manggarai ketika dioperasikan dapat terhubung dengan Kali Pasar Baru. Selanjutnya, aliran air akan dialirkan ke arah laut maupun Pompa Pluit.

"Lokasi ini adalah bagian dari infrastruktur pengendali banjir yang merupakan sistem tata air dari Operasional Pintu Air Ciliwung Lama Manggarai," imbuh Heru.

Pj Gubernur DKI berharap, pembangunan tersebut mampu meminimalkan potensi genangan di kawasan Pasar Baru. Ia juga berpesan agar pembangunannya dapat selesai tepat waktu.

"Harapannya, pekerjaan ini dapat membantu mengatasi genangan di kawasan Pasar Baru dan sekitarnya. Pekerjaan agar diselesaikan secara tepat waktu dan perapian pekerjaan agar segera dilaksanakan. Ketika pekerjaan selesai, diharapkan warga dapat membantu menjaga kebersihan dengan cara membuang sampah pada tempatnya,” ungkapnya.

Tidak hanya meninjau kesiapan peralatan dalam menghadapi cuaca ekstrem, Heru juga meninjau tanggul Kali Pulo di Kelurahan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2022). Peninjauan tersebut untuk melihat secara langsung kondisi di sekitar Kali Pulo yang kerap tergenang saat hujan turun.  

Petugas Siap Siaga

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengemukakan sejumlah upaya yang telah dilakukan pihaknya untuk memastikan penanggulangan bencana dapat berjalan dengan baik.

“BPBD DKI memiliki sebanyak 267 petugas penanganan bencana atau yang biasa dikenal dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang telah disiagakan di seluruh kelurahan yang ada di Jakarta, dalam mengantisipasi bencana yang dapat ditimbulkan cuaca ekstrem, seperti banjir ataupun tanah longsor,” urainya.

Ia menyebut bahwa setiap personel secara intens berkoordinasi dengan para lurah, untuk memantau dinamika perkembangan bencana di wilayahnya masing-masing.

Sebagai upaya mitigasi untuk merespons peringatan dini cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG, BPBD DKI langsung mendesiminasikan informasi tersebut melalui website bpbd.jakarta.go.id, media sosial (Instagram, Twitter, dan Facebook), serta kanal lainnya seperti WhatsApp Group dan Telegram.

Kemudian, apabila terjadi kenaikan status siaga Tinggi Muka Air (TMA) di aliran sungai yang ada di Jakarta, maka peringatan dini akan disampaikan melalui Disaster Early Warning System (DEWS) dan SMS Blast. Selanjutnya, personel gabungan yang terdiri dari TRC BPBD, Satgas Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat, Satpol PP, PPSU Kelurahan, serta unsur terkait lainnya langsung diterjunkan ke titik-titik yang menjadi kawasan rawan banjir.

“Setiap personel TRC pun melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana pendukung penanggulangan bencana yang telah didistribusikan ke setiap kelurahan yang berada di kawasan rawan banjir. Setiap peralatan dalam keadaan layak fungsi dan siap digunakan untuk membantu masyarakat dalam penanganan banjir,” papar Isnawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah 51 Persen, Pembangunan Stasiun Pompa Ancol-Sentiong Direncanakan Rampung Oktober 2023

Sudah 51 Persen, Pembangunan Stasiun Pompa Ancol-Sentiong Direncanakan Rampung Oktober 2023

Jakarta | Senin, 24 Oktober 2022 | 16:38 WIB

Perkuat Sistem Transportasi Jakarta demi Kenyamanan Mobilitas Warga

Perkuat Sistem Transportasi Jakarta demi Kenyamanan Mobilitas Warga

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 13:01 WIB

Penjabat Gubernur DKI: Rumah Pompa Penting untuk Atasi Banjir Mampang Prapatan

Penjabat Gubernur DKI: Rumah Pompa Penting untuk Atasi Banjir Mampang Prapatan

Bekaci | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 20:53 WIB

Pemprov DKI Libatkan PKK dan Posyandu Edukasi Pencegahan Gagal Ginjal Akut Anak

Pemprov DKI Libatkan PKK dan Posyandu Edukasi Pencegahan Gagal Ginjal Akut Anak

Jakarta | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 20:48 WIB

Sudah Ada Posko di Balai Kota, Aduan Lewat Aplikasi Buatan di Era Anies Masih Lebih Ramai

Sudah Ada Posko di Balai Kota, Aduan Lewat Aplikasi Buatan di Era Anies Masih Lebih Ramai

Jakarta | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 16:52 WIB

Atasi Banjir Jakarta, Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono Tinjau Stasiun Pompa Waduk Pluit

Atasi Banjir Jakarta, Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono Tinjau Stasiun Pompa Waduk Pluit

Jakarta | Rabu, 19 Oktober 2022 | 17:37 WIB

Terkini

Siap-siap! 92 Juta Pekerjaan Bakal Hilang, Kemdiktisaintek Minta Kampus Segera Berubah

Siap-siap! 92 Juta Pekerjaan Bakal Hilang, Kemdiktisaintek Minta Kampus Segera Berubah

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:13 WIB

Survei: Meski Pagi Terasa Hectic, 7 dari 10 Ibu Tetap Menyiapkan Bekal untuk Anak

Survei: Meski Pagi Terasa Hectic, 7 dari 10 Ibu Tetap Menyiapkan Bekal untuk Anak

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:10 WIB

Bagaimana Cara Memilih Perhiasan Sesuai Zodiak Taurus?

Bagaimana Cara Memilih Perhiasan Sesuai Zodiak Taurus?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:08 WIB

Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran

Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:07 WIB

Ngeluh Gaji PPPK? Mendagri Tito Tantang Pemda: Bedah APBD dan Efisiensi Dulu!

Ngeluh Gaji PPPK? Mendagri Tito Tantang Pemda: Bedah APBD dan Efisiensi Dulu!

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:05 WIB

3 Parfum Mykonos Wangi Gourmand yang Manis dan Tahan Lama Sesuai Review Pembeli

3 Parfum Mykonos Wangi Gourmand yang Manis dan Tahan Lama Sesuai Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:05 WIB

3 Rekomendasi Pasta Dempul Ajaib untuk Tambal Tembok Rumah yang Retak, Cuman Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Pasta Dempul Ajaib untuk Tambal Tembok Rumah yang Retak, Cuman Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:05 WIB

Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia

Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:00 WIB

Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai

Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi

Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:58 WIB

×