Fenometer Jadi Sarana Pemantauan Percakapan di Medsos Terkait Kontestasi Politik

Iwan Supriyatna

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 09:34 WIB
Fenometer Jadi Sarana Pemantauan Percakapan di Medsos Terkait Kontestasi Politik
Ilustrasi politik (pixabay)

Suara.com - Tidak lama lagi bangsa Indonesia akan menghadapi pesta demokrasi di tahun 2024. Hal ini bisa terlihat dari maraknya hasil riset lembaga survey yang ikut tampil meramaikan dengan membagikan informasi ke publik.

Diperkirakan peran media digital dan pengguna jejaring sosial masih memberikan efek besar dalam mempengaruhi opini publik di tanah air.

Siapa pun yang bisa mengolah dan menganalisa big data yang terdapat diseluruh jejaring, baik media online ataupun media sosial, untuk mengukur dan memprediksi sebuah fenomena yang bisa dijadikan sebagai dasar data untuk mengambil keputusan ataupun strategi politik.

Sebagai pengamat komunikasi Sony Subrata menilai, di tahun 2024 mendatang, kemenangan calon presiden akan ditentukan oleh keberhasilan pemantauan dan strategi politik di ranah digital.

“Saya melihat, di tahun 2024 nanti kemenangan calon presiden akan bergantung kepada keberhasilan pemantauan dan strategi politik di ranah digital,” ujar Sony Subrata, pada hari Rabu (26/10/2022) di Jakarta.

Dan untuk menjawab tantangan bagaimana meraih keberhasilan dalam hal pemantauan dan meracik strategi politik di ranah digital, maka dibuatlah sebuah platform pemantauan cerdas digital tanpa henti bernama Fenometer.

Sebagai founder dari Fenometer Teguh Handoko menilai, Fenometer dibuat untuk membantu pemerintah, ataupun partai politik serta politisi agar mampu membaca fenomena sosial dan politik untuk mengukur popularitas dan juga memahami suara publik.

“Fenometer siap membantu kontestan pemilu, Pemerintah dan masyarakat agar lebih melek literasi digital dengan meningkatkan kemampuan membaca dan menganalisa fenomena sosial dan politik di perbincangan digital - tanpa henti pada semua platform media online dan media sosial yang ada”, ungkap Teguh Handoko.

Saat ditanya mengenai kehadiran Fenometer, Sony Subrata menjelaskan bahwa Fenometer adalah sebuah algoritma pemantau percakapan di media sosial yang paling baru dan canggih di Indonesia.

baca juga

“Fenometer adalah algoritma pemantau percakapan di media sosial yang paling baru dan canggih di Indonesia. Mereka memiliki berbagai fitur yang unik. Sistem fenometer dibuat oleh sekelompok anak-anak muda yang sudah berpengalaman membuat pemantauan percakapan untuk berbagai brand nasional dan internasional,” puji Sony Subrata.

Sony Subrata juga mendapatkan kabar bahwa platform Fenometer akan segera diperkenalkan ke publik dalam waktu dekat ini.

“Kalau tidak salah fenometer akan segera diluncurkan dalam waktu dekat ini kepada publik. Ini akan sangat menarik apalagi menjelang Pemilu 2024. Sarana pemantau percakapan di medsos seperti Fenometer ini akan sangat bermanfaat bagi para kontestan politik saat menjelang Pilpres, Pileg, dan Pilkada yang akan digelar serentak di tahun 2024,” tutup Sony Subrata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Generasi Z Disebut-sebut Bisa Redam Polarisasi Pemilu 2024?

Benarkah Generasi Z Disebut-sebut Bisa Redam Polarisasi Pemilu 2024?

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 08:10 WIB

Peluang AHY Jadi Cawapres Anies Baswedan Paling Besar, Pengamat: Kalau Tidak Dia, Koalisi Bisa Bubar!

Peluang AHY Jadi Cawapres Anies Baswedan Paling Besar, Pengamat: Kalau Tidak Dia, Koalisi Bisa Bubar!

Sumbar | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 05:15 WIB

Jelang Tahun Politik di 2023, Ombudsman RI Sebut Banyak Layanan Publik Berpotensi Terabaikan

Jelang Tahun Politik di 2023, Ombudsman RI Sebut Banyak Layanan Publik Berpotensi Terabaikan

Jogja | Kamis, 27 Oktober 2022 | 20:00 WIB

Terkini

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:08 WIB

×