Suara Kader Terbelah Dukung Ganjar Dan Anies, PPP Diprediksi Bisa Gagal Masuk Parlemen Di 2024

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 02 November 2022 | 11:09 WIB
Suara Kader Terbelah Dukung Ganjar Dan Anies, PPP Diprediksi Bisa Gagal Masuk Parlemen Di 2024
ILUSTRASI: Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Papua Barat resmi mendeklarasikan Ganjar sebagai capres 2024-2029.

Suara.com - PPP disebut berpotensi gagal masuk parlemen di Pemilu 2024. Gara-garanya, di partai berlambang Kabah itu terjadi perbedaan pilihan politik di pengurus pusat atau DPP dengan basis pemilihnya.

Menurut analis yang juga Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago, bahwa PPP berpotensi gagal masuk parlemen di 2024 mendatang. Pasalnya kekinian, dinilai terjadi perbedaan pilihan politik pengurus DPP PPP dengan basis pemilihnya.

Arifki menyebut Plt Ketua Umum PPP, Mardiono kini sudah menyatakan dukungannya terhadap Ganjar Pranowo sebagai capres. Hal itu juga disambut dengan dukungan dari beberapa kader daerah yang ikut mendeklarasikan dukungannya terhadap Ganjar.

Namun di sisi lain, ada juga beberapa kader PPP di daerah yang menyatakan dukungan capres kepada Anies Baswedan.

Kondisi itu dinilai menunjukkan di tubuh PPP sedang terjadi upaya split ticket voting. Di mana terjadi perbedaan pilihan politik antara pengurus DPP PPP dengan basis pemilihnya.

Situasi ini, kata Arifki, mengulang peristiwa yang sama di Pemilu 2019, di mana PPP mendukung Jokowi, sedangkan basis pemilihnya lebih dekat dengan kelompok yang mendukung Prabowo.

"Ya, PPP dukung Ganjar sebagai capres pilihan realistis karena salah satu kandidat capres yang memiliki populeritas yang bagus untuk Pilpres 2024. Tetapi, apakah pemilih PPP lebih dekat Ganjar atau capres lainnya?. Pemilu yang dilaksanakan secara serentak, PPP tentu tidak hanya memperhatikan capres yang didukung, namun juga dampaknya terhadap suara partai," kata Arifki kepada wartawan, Rabu (2/11/2022).

Arifki menyebut, PPP memang berada dalam pilihan sulit, sebagai salah satu anggota partai koalisi pemerintahan yang kadernya ada di kabinet Jokowi. Menurutnya, mendukung capres di luar pemerintahan tentu menjadi pilihan yang dilematis, apalagi PPP juga sudah mendeklarasikan koalisi dengan Golkar dan PAN dalam naungan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Ia pun menjabarkan, beberapa kemungkinan yang terjadi dengan PPP di Pilpres 2024 terkait dukungan capres. Pertama, PPP mendukung kader potensial yang berasal dari KIB untuk maju sebagai capres dan cawapres.

baca juga

Kedua, PPP mendukung Ganjar sebagai capres, hal ini memperkuat KIB sebagai koalisi yang dipersiapkan untuk Ganjar. Ketiga, PPP masih berkemungkinan mencari figur lain yang sesuai dengan keinginan pemilihnya.

"Pilihan ini sedikit sulit diputuskan oleh elite PPP, karena posisi yang diambil ini akan merusak narasi KIB atau dukungan terhadap Ganjar di tahun 2024," tuturnya.

Untuk itu, ia menilai PPP di 2024 sangat dilematis, memperjuangkan capres yang didukung elite DPP PPP atau menghitung nasib partai jika salah mendukung capres.

"Pilihan-pilihan yang diambil oleh PPP akan berpengaruh dengan keberanian beberapa caleg untuk maju sebagai calon anggota DPR-RI. Risikonya lebih besar dari pada maju sebagai caleg DPRD Kabupaten/Kota/Provinsi, dibalik ketidakpastian PPP di tahun 2024 yang berpotensi tidak lolos parlemen. Semua itu lagi-lagi tergantung dari capres yang didukung PPP," imbuh dia.

Masih Seleksi

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP PPP Arsul Sani, mengatakan, bahwa diinternalnya tidak hanya muncul nama Erick Thohir untuk dipertimbangkan diusung di Pilpres 2024, nama Sandiaga Uno, Ganjar Pranowo hingga Anies Baswedan juga banyak disuarakan oleh kader PPP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salah Pilih Capres, PPP Berpotensi Gagal Masuk Parlemen di 2024

Salah Pilih Capres, PPP Berpotensi Gagal Masuk Parlemen di 2024

News | Rabu, 02 November 2022 | 10:27 WIB

Penyiksa ART di Bandung Barat Diduga Terlibat 303, Wacana Ganjar-Ridwan Kamil di Pilpres 2024

Penyiksa ART di Bandung Barat Diduga Terlibat 303, Wacana Ganjar-Ridwan Kamil di Pilpres 2024

Jabar | Rabu, 02 November 2022 | 10:23 WIB

KIB Buka Peluang Gabung PDIP Jika Ganjar Jadi Capres Di 2024, Komarudin Watubun: Ya Terserah, Tunggu Saja Waktunya

KIB Buka Peluang Gabung PDIP Jika Ganjar Jadi Capres Di 2024, Komarudin Watubun: Ya Terserah, Tunggu Saja Waktunya

News | Rabu, 02 November 2022 | 10:16 WIB

PAN, Golkar dan PPP Buka Peluang Merapat, Elite PDIP: Ganjar kan Kader Kami, Tunggu Lah

PAN, Golkar dan PPP Buka Peluang Merapat, Elite PDIP: Ganjar kan Kader Kami, Tunggu Lah

Jakarta | Rabu, 02 November 2022 | 10:03 WIB

Pendukung Prabowo Subianto di Sumsel Makin Tergerus, Beralih Dukung Anies Baswedan

Pendukung Prabowo Subianto di Sumsel Makin Tergerus, Beralih Dukung Anies Baswedan

Sumsel | Rabu, 02 November 2022 | 09:52 WIB

Minta Ganjar Pranowo Ditegur, Anggota DPRD Jateng: Sering Absen Rapat Paripurna dan RPKD Belum di Tanda Tangani

Minta Ganjar Pranowo Ditegur, Anggota DPRD Jateng: Sering Absen Rapat Paripurna dan RPKD Belum di Tanda Tangani

Depok | Rabu, 02 November 2022 | 08:49 WIB

Pendukungnya Bikin Gaduh, Ganjar Pranowo Mengaku Tak Pernah Membentuk Relawan: Jangan Membentur-benturkan!

Pendukungnya Bikin Gaduh, Ganjar Pranowo Mengaku Tak Pernah Membentuk Relawan: Jangan Membentur-benturkan!

Jawa Tengah | Rabu, 02 November 2022 | 08:46 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×