Moda Transportasi Umum di Jakarta, Ramah Perempuan dan Anak

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 02 November 2022 | 20:15 WIB
Moda Transportasi Umum di Jakarta, Ramah Perempuan dan Anak
Bus Transjakarta. (Dok: Pemprov DKI)

Suara.com - Seorang ibu muda membawa bayi dan anak usia balita bernama Inne (28), berdiri mengantre untuk masuk ke bus Transjakarta koridor 13C jurusan Puri Beta-Dukuh Atas. Ketika bus berhenti di jalurnya dan siap menerima penumpang, Inne beserta balitanya masuk menuju bus Transjakarta bersama-sama dengan penumpang lain.

Di dalam bus, Inne langsung disambut petugas yang meminta kursi prioritas untuk diberikan kepada Inne yang sedang menggendong bayi dan menggandeng balitanya.

"Setiap hari, saya memang harus mengantar anak ke sekolah, sehingga setiap pagi harus berdesak-desakan dengan pekerja kantoran. Tapi untungnya, di Transjakarta ada pelayanan untuk prioritas, sehingga saya dan anak saya selalu dapat tempat duduk," ujarnya kepada Suara.com, Selasa (1/11/2022).

Inne menceritakan bahwa anaknya sekolah di bilangan Mayestik, Jakarta Selatan, sementara rumahnya terletak di Petukangan, Jaksel. Setiap kali ia naik Transjakarta di waktu pagi, kondisi bus sudah penuh sesak pekerja kantoran. Kalaupun tidak ada petugas di dalam bus, Inne selalu mendapat perhatian dari penumpang lain.

"Mungkin karena saya repot bawa dua anak, penumpang lain pasti memberi saya tempat duduk," katanya sambil tertawa.

Tak hanya Inne yang merasakan pelayanan di transportasi umum di Jakarta ramah perempuan dan anak, ada juga Denisa (31) yang turut merasakannya. Perempuan yang tengah hamil ini, setiap kali berangkat kerja menggunakan transportasi umum di Jakarta, merasakan kenyamanan moda transportasi umum kekinian di DKI Jakarta.

"Untungnya, sekarang ada Transjakarta yang khusus Wanita. Saya lebih memilih untuk menunggu bus Transjakarta khusus Wanita karena merasa lebih aman dan nyaman," kata Denisa, yang kini tengah hamil 6 bulan.

Menurut pantauan Suara.com, di koridor 13 rute CBD-Ciledug sampai Tendean ini, tersedia bus Transjakarta berwarna merah muda yang memang khusus bagi penumpang perempuan. Menurut Denisa, bus khusus wanita lebih nyaman, karena di dalam tidak terlalu berdesakan. Selain itu, penumpang wanita akan memberikan prioritas kepadanya karena merupakan ibu hamil.

"Kalau di Transjakarta khusus wanita, udaranya tidak terlalu pengap karena tidak berdesakan. Saya juga merasa nyaman karena semuanya wanita," ujarnya.

Denisa biasa naik Transjakarta koridor 13 untuk turun di Halte Transjakarta CSW, kemudian melanjutkan perjalanan ke kantornya di bilangan Sudirman, dengan moda transportasi MRT.

Cegah Tindak Kekerasan pada Perempuan dan Anak

Terkait transportasi umum yang ramah perempuan dan anak ini, Pemprov DKI Jakarta mendirikan Pos Sahabat Anak dan Perempuan (SAPA), yang dihadirkan di halte-halte TransJakarta, MRT, dan LRT.

Keberadaan pos SAPA ini untuk menindaklanjuti Keputusan Gubernur Nomor 1107 Tahun 2019 tentang perubahan atas keputusan Gubernur Nomor 1043 Tahun 2018 tentang Daftar Kegiatan Starategis Daerah Pada Poin 13 tentang Perlindungan dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak.

Menurut Denisa, keberadaan pos SAPA ini merupakan inisiatif yang baik dan patut didukung karena membuat perempuan menjadi merasa lebih aman dan nyaman menggunakan moda transportasi umum di Jakarta.

“Saya sudah perhatikan di beberapa halte, ada pos SAPA juga flyer-flyer yang menyebutkan soal keamanan di angkutan umum. Di flyer itu juga disebutkan lengkap, jika mengalami pelecehan atau hal-hal tidak pantas bisa melapor. Saya rasa, ini kemajuan yang positif ya, sehingga penumpang, apalagi penumpang wanita jadi merasa lebih aman,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantahan Putri Candrawathi Soal Minta Anak Adopsi ke Keluarga Brigadir J: Tidak Pernah

Bantahan Putri Candrawathi Soal Minta Anak Adopsi ke Keluarga Brigadir J: Tidak Pernah

| Rabu, 02 November 2022 | 19:05 WIB

Tak Terima Rekannya Dipukul, Ratusan Driver Ojol Serbu Gedung di Setiabudi, Publik: Security Langsung Kena PHK Ini

Tak Terima Rekannya Dipukul, Ratusan Driver Ojol Serbu Gedung di Setiabudi, Publik: Security Langsung Kena PHK Ini

Bekaci | Rabu, 02 November 2022 | 18:32 WIB

Sepakat dengan Gubernur DKI, Menhub Buka Opsi Panjangkan Rute LRT Jakarta dari Velodrome ke Manggarai

Sepakat dengan Gubernur DKI, Menhub Buka Opsi Panjangkan Rute LRT Jakarta dari Velodrome ke Manggarai

Bisnis | Rabu, 02 November 2022 | 18:07 WIB

Detik-detik Jessica Iskandar Menangis saat Sidang, Kecewa Steven Absen Mediasi

Detik-detik Jessica Iskandar Menangis saat Sidang, Kecewa Steven Absen Mediasi

Video | Rabu, 02 November 2022 | 15:30 WIB

PDIP Yakin Heru Budi juga Punya Tim Pembantu, Tapi Bukan TGUPP Seperti Anies yang Boros APBD

PDIP Yakin Heru Budi juga Punya Tim Pembantu, Tapi Bukan TGUPP Seperti Anies yang Boros APBD

Jakarta | Rabu, 02 November 2022 | 16:31 WIB

Tak Berani Tatap Wajah Orang Tua Brigadir J, Kuat Ma'ruf: 'Demi Allah saya tidak ada niat seperti yang didakwakan'

Tak Berani Tatap Wajah Orang Tua Brigadir J, Kuat Ma'ruf: 'Demi Allah saya tidak ada niat seperti yang didakwakan'

| Rabu, 02 November 2022 | 16:28 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB