'Kok Berani Ajukan Autopsi?!' Tangis Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan, Diancam Oknum Polisi Saat Cari Keadilan

Farah Nabilla, Elvariza Opita

Sabtu, 05 November 2022 | 21:37 WIB
'Kok Berani Ajukan Autopsi?!' Tangis Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan, Diancam Oknum Polisi Saat Cari Keadilan
Tim dokter dari Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) Cabang Jawa Timur pada saat meninggalkan tempat pelaksanaan autopsi di Tempat Pemakaman Umum Dusun Patuk, Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (5/11/2022). (ANTARA/Vicki Febrianto)

Suara.com - Air mata membanjiri proses autopsi sejumlah jenazah korban tragedi Kanjuruhan pada Sabtu (5/11/2022). Devi Athok salah satunya. Devi tak kuasa menahan tangisannya karena harus merasakan kehilangan dua putrinya sekaligus di tragedi maut awal Oktober 2022 tersebut.

Devi kini memperjuangkan keadilan. Ia mengizinkan jenazah putrinya diautopsi demi mengetahui dengan jelas penyebab kematian para korban tragedi Kanjuruhan yang dinilainya janggal.

"Karena kepengin tahu penyebab kematian dari anak saya, dengan kematian yang janggal, (diduga) karena gas air mata kedaluwarsa. Keadaan jenazah itu membengkak, biru, dan keluar darah dari hidung, keluar busa, terus di celananya itu bau amis, keluar air kencingnya," tutur Devi, dikutip Suara.com dari YouTube KOMPASTV.

"Kalau disebabkan kekurangan oksigen, saya membantah, saya nggak terima kalau dibilang penyebab anak saya kehabisan oksigen dan terinjak-injak. Ini karena gas air mata yang kedaluwarsa," sambungnya.

Devi Athok ayah korban tragedi Kanjuruhan izinkan anaknya diautopsi, Sabtu (5/11/2022). (YouTube/KOMPASTV)
Devi Athok ayah korban tragedi Kanjuruhan izinkan anaknya diautopsi, Sabtu (5/11/2022). (YouTube/KOMPASTV)

Namun miris, upayanya mencari kepastian soal penyebab kematian sang anak pun menemui beragam hambatan. Termasuk adanya ancaman dari oknum-oknum polisi.

"Waktu tanggal 10 (Oktober) itu saya memang mengajukan autopsi kepada pengacara saya. Nggak tahunya tanggal 11 ada tim kepolisian sudah mengetahui menelepon saya dan menanyakan, 'Kok berani kamu mengajukan autopsi? Padahal pihak keluarga dari mantan istri tidak mengajukan'," ungkap Devi.

"Ya karena saya kepengin keadilan, agar terungkap. Lalu tanggal 12 didatangi lagi, tanggal 17 saya sudah menyerah wes, daripada banyak hal-hal yang nggak saya inginkan dengan keluarga saya, saya mencabut," lanjutnya.

Kendati begitu, semangat Devi berkobar lagi. Akhirnya tanggal 22 Oktober 2022 Devi kembali mengajukan permohonan autopsi untuk kedua anaknya dengan disaksikan oleh LPSK dan pengacaranya.

Namun ancaman untuk Devi ternyata tidak berhenti. Seperti ketika ia sempat diintimidasi dengan pasal-pasal dari oknum polisi tersebut.

baca juga
Sejumlah warga dan suporter Arema FC (Aremania) membawa spanduk dan poster saat unjuk rasa di depan Balai Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (27/10/2022). Mereka menuntut keadilan dalam tragedi Kanjuruhan. [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nym].
Sejumlah warga dan suporter Arema FC (Aremania) membawa spanduk dan poster saat unjuk rasa di depan Balai Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (27/10/2022). Mereka menuntut keadilan dalam tragedi Kanjuruhan. [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nym].

"Padahal saya rakyat, tidak mengetahui tentang KUHP atau apalah. Saya cuma ingin cari keadilan," katanya.

"Yang disampaikan, bahwa yang mengajukan autopsi harus persetujuan dari keluarga. Padahal kalau menurut hukum, saya sebagai bapak kandung punya hak penuh atas kedua anak saya karena istri sudah meninggal," terangnya menambahkan.

Devi menyayangkan sejumlah pihak yang masih berusaha menutupi kebenaran dari keluarga korban tragedi Kanjuruhan sepertinya.

"Masa masih kurang? Sudah anak-anak saya dibantai, dibunuh seperti itu, saya masih dibulet-buletkan cari keadilan. Saya mau minta keadilan ke siapa lagi?" pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Intimidasi, LPSK Beri Perlindungan Terhadap 18 Saksi Tragedi Kanjuruhan

Cegah Intimidasi, LPSK Beri Perlindungan Terhadap 18 Saksi Tragedi Kanjuruhan

Jatim | Sabtu, 05 November 2022 | 18:00 WIB

Polisi Autopsi Aremania yang Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan, Orang Tua Korban: Anak Saya Itu Diracun

Polisi Autopsi Aremania yang Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan, Orang Tua Korban: Anak Saya Itu Diracun

Malang | Sabtu, 05 November 2022 | 14:53 WIB

Enam Dokter Forensik Lakukan Autopsi Terhadap Dua Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

Enam Dokter Forensik Lakukan Autopsi Terhadap Dua Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

Malang | Sabtu, 05 November 2022 | 12:14 WIB

Klub Liga 1 Mulai Teriak, Akui Sulit Bertahan Jika Kompetisi Belum Lanjut pada November

Klub Liga 1 Mulai Teriak, Akui Sulit Bertahan Jika Kompetisi Belum Lanjut pada November

Bola | Sabtu, 05 November 2022 | 07:00 WIB

Pelajar di Kota Bandung Terciduk Mabal Sambil Minum Alkohol, Anaknya Masuk Sekolah Gratis tapi Ditagih Rp 37 Juta

Pelajar di Kota Bandung Terciduk Mabal Sambil Minum Alkohol, Anaknya Masuk Sekolah Gratis tapi Ditagih Rp 37 Juta

Jabar | Sabtu, 05 November 2022 | 08:00 WIB

Lampu Hijau PT LIB Lanjutkan Liga 1 Setelah 15 November 2022

Lampu Hijau PT LIB Lanjutkan Liga 1 Setelah 15 November 2022

Serang | Jum'at, 04 November 2022 | 23:12 WIB

Berkas Perkara Tragedi Kanjuruhan masih P-18, Aremania Minta Polda Jatim Tambahkan Pasal Dugaan Pembunuhan ke Tersangka

Berkas Perkara Tragedi Kanjuruhan masih P-18, Aremania Minta Polda Jatim Tambahkan Pasal Dugaan Pembunuhan ke Tersangka

Jatim | Jum'at, 04 November 2022 | 13:50 WIB

Tragedi Kanjuruhan, LPSK Dorong Penyidik Jerat Tersangka Pasal Penganiayaan Hingga Kekerasan Anak

Tragedi Kanjuruhan, LPSK Dorong Penyidik Jerat Tersangka Pasal Penganiayaan Hingga Kekerasan Anak

News | Kamis, 03 November 2022 | 21:48 WIB

Terkini

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

×