Siapa Pemeran Video Porno Kebaya Merah? Inisial AH dan ACS, Tato Mahkota Jadi Petunjuk

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 08 November 2022 | 07:07 WIB
Siapa Pemeran Video Porno Kebaya Merah? Inisial AH dan ACS, Tato Mahkota Jadi Petunjuk
siapa pemeran video porno kebaya merah - Wanita kebaya merah yang berperan di video syur 16 menit dan jadi viral di jagat media sosial (Hops.id)

Suara.com - Baru-baru ini viral di media sosial video porno berkebaya merah bersama seorang pria di sebuah hotel kawasan Surabaya. Kini, kedua pelaku telah ditangkap oleh pihak kepolisian dan telah melakukan pemeriksaan. Lantas siapa pemeran video porno kebaya merah tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

Diketahui pelaku laki-laki berinisial ACS yang merupakan warga Surabaya dan perempuan berinisial AH warga Malang yang ditangkap di Medokan, Surabaya pada Minggu (6/11/2022) kemarin. Informasi beredar, kedua pelaku ditangkap di sebuah kos-kosan.

Sebagai informasi, video porno kebaya merah ini direkam di sebuah hotel di Gubeng, Surabaya di kamar 1710 lantai 17. Dalam video tersebut, pelaku perempuan mengenakan kebaya merah memasuki sebuah kamar hotel dengan membawa asbak, dan kain lap untuk membersihkan kamar.

Kemudian ada pelaku laki-laki yang mengenakan handuk putih keluar dari kamar mandi dan menyuruh pelaku perempuan menaruh asbak di meja. Keduanya lalu melakukan adegan layaknya suami istri dalam kamar hotel tersebut.

Salah satu adegan perempuan berkebaya merah [Foto: Tangkapan layar WhatsApp]
Salah satu adegan perempuan berkebaya merah [Foto: Tangkapan layar WhatsApp]

Video yang berdurasi 16 menit tersebut saat ini telah beredar luas di media sosial Twitter. Banyak netizen yang ikut untuk menguak siapa sebenarnya pelaku yang ada dalam video tersebut.

Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Kombes Farman menyatakan bahwa tato mahkota di tangan kiri pelaku laki-laki menjadi salah satu bukti kecocokan saat penangkapan. Diketahui, tato bergambar mahkota tersebut sempat terekam beberapa kali pada video porno kebaya merah.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Fakih menyatakan bahwa kini Polrestabes Surabaya bersama Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim sedang melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi terkait video asusila tersebut.

Kompol Fakih menambahkan terkait pemeran video porno kebaya merah yang telah ditangkap polisi, dipastikan oleh pihak hotel bahwa wanita itu bukan pegawai hotel. Sebab pegawai terapis yang ada di hotel itu tidak ada yang menggunakan pakaian kebaya.

Demikian informasi mengenai siapa pemeran video porno kebaya merah yang telah ditangkap oleh pihak polrestabes Surabaya. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita 'Bersatunya' Arek Suroboyo dan Malang di Ranjang Video Porno Kebaya Merah yang Gegerkan Jagat Maya

Cerita 'Bersatunya' Arek Suroboyo dan Malang di Ranjang Video Porno Kebaya Merah yang Gegerkan Jagat Maya

Surakarta | Senin, 07 November 2022 | 19:22 WIB

Ancaman Denda Rp 1 Miliar atau Menginap 6 Tahun di Hotel Prodeo Menanti Pemeran Video Syur Kebaya Merah

Ancaman Denda Rp 1 Miliar atau Menginap 6 Tahun di Hotel Prodeo Menanti Pemeran Video Syur Kebaya Merah

Bekaci | Senin, 07 November 2022 | 16:36 WIB

Polisi Ungkap Pemeran Wanita Kebaya Merah, Bukan Influencer dari Bali Melainkan dari Daerah Ini

Polisi Ungkap Pemeran Wanita Kebaya Merah, Bukan Influencer dari Bali Melainkan dari Daerah Ini

Entertainment | Senin, 07 November 2022 | 15:28 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB