Guru Besar IPB Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Hanya Menjadi Gudang Penyimpanan Biomassa

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 08 November 2022 | 17:37 WIB
Guru Besar IPB Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Hanya Menjadi Gudang Penyimpanan Biomassa
Guru Besar IPB University, Prof Sudarsono Soedomo. [Tangkapan Layar]

Suara.com - Guru Besar IPB University Prof Sudarsono Soedomo melihat kondisi tanah di Indonesia didukung dengan curah hujan yang begitu tinggi akan sangat produktif menghasilkan biomassa. Namun, ia mengingatkan jangan sampai Indonesia hanya menjadi gudang penyimpanan biomassa saja.

Menurut situs resmi IPB, biomassa merupakan bahan organik yang dihasilkan melalui proses fotosintetis, baik berupa produk maupun buangan.

"Nah, apa saja tumbuh. Apa iya, tanah yang begitu produktif mau kita jadikan gudang penyimpanan biomassa? Biarpun itu biomassa yang hidup. Apa iya, pabrik produktif mau kita jadikan gudang?" kata Sudarsono dalam diskusi bertajuk 'Co-firing Biomassa: Membalak Hutan untuk Listrik Bersih?' secara virtual pada Selasa (8/11/2022).

Sudarsono berharap, biomassa yang dihasilkan bisa memberikan keuntungan Indonesia. Ia mencontohkan, biomassa kayu yang diproduksi di Indonesia, kemudian dijual ke luar negeri.

"(Pabrik) punya Australia punya gudang, kayunya dari mana, beli dari kita, kita tanam hutannya, kita ambil kayunya kita awetkan simpan di gudang gurunnya Australia, di Kutub Selatan kalau perlu supaya awet kayunya kan," ujarnya.

"Nanti tumbuh lagi, dibeli lagi, terus seperti itu. Kalau kita ubah set nyimpen di sini, ya, cuman di situ," tambahnya.

Sudarsono juga sempat merespons rencana PLN yang menggunakan teknologi co-firing di PLTU guna menekan penggunaan batu bara. PLN menggunakan wood pellet sebagai bahan baku biomassa.

Ia juga mengingatkan, perihal keuntungan dari wood pellet yang bisa diekspor ke luar negeri. Sebabnya, harga wood pellet sebagai bahan baku biomassa bisa lebih mahal apabila diekspor ketimbang dijual di dalam negeri.

"Kira-kira kebutuhan pelet itu dengan macam-macam asumsi kan 10,2 juta kira-kira apa impact-nya? Impact-nya harganya yang seperti sekarang enggak menguntungkan, itu tidak akan terjadi."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kayu Kaliandra Jadi Sumber Energi Biomassa, PLN Sarankan Masyarakat Gelar Budidaya

Kayu Kaliandra Jadi Sumber Energi Biomassa, PLN Sarankan Masyarakat Gelar Budidaya

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 17:03 WIB

Indonesia Sukses Raih Kerja Sama Bisnis Biomassa dengan Jepang Senilai Rp2,1 Triliun

Indonesia Sukses Raih Kerja Sama Bisnis Biomassa dengan Jepang Senilai Rp2,1 Triliun

Bekaci | Rabu, 28 September 2022 | 11:42 WIB

PLN dan Penyedia Listrik Swasta Pengguna PLTU Diminta Segera Gunakan Biomassa

PLN dan Penyedia Listrik Swasta Pengguna PLTU Diminta Segera Gunakan Biomassa

Bisnis | Rabu, 19 Januari 2022 | 12:17 WIB

Terkini

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:30 WIB

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27 WIB