Pasalnya, keadaan di dunia saat ini dikabarkan tengah mengalami berbagai krirs yang perlu dihadapi secara hati-hati. Pilpres 2024 sendiri, nantinya akan digelar pada bulan Februari.
"Pemilunya juga kan Februari 2024, itu awal. Jadi, harus menjaga kondusivitas politik karena keadaan global, itu yang harus kita tahu semuanya. Hati-hati. Keadaan ini sedang tidak normal-normal saja," ujar Jokowi.
Datang ke HUT Perindo, Jokowi Giliran Sentil Hary Tanoe: Milih Capresnya Harus Benar, Jangan Terlambat Deklarasi
Pidato Presiden Joko Widodo di Hari Ulang Tahun (HUT) Perindo yang digelar di MNC Center, Jakarta, Senin (7/11/2022) kembali menuai perhatian. Tak jauh dari pidato di HUT Golkar, sambutan Jokowi juga diselingi sentilan-sentilan politik.
Dalam pidatonya di HUT Perindo, Jokowi memberi wajangan pada Ketua Umum (ketum) Perindo Hary Tanoesoedibjo dalam memiliki calon presiden (capres) 2024 mendatang.
![Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo memberikan sambutan dalam pelantikan Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi sebagai Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo, Sabtu (6/8/2022). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/08/06/10927-ketua-umum-partai-perindo-hary-tanoesoedibjo.jpg)
Mulanya Jokowi memuji kelihaian Perindo dalam merekrut orang-orang hebat di mana bisa menaikkan suara di pemilu silam.
"Tapi yang kedua juga hati-hati, milih capresnya harus bener Pak Hary," kata Jokowi yang disambut riuh para hadirin yang datang.
"Karena nanti akan membantu partai mengejar thereshold, milih capresnya hati-hati milih cawapresnya juga hati-hati, tapi kalau bisa jangan terlambat deklarasi juga," tambahnya.
Baca Juga: Perjalanan Karier Politik Prabowo: Pernah 3 Kali Kalah di Pilpres, Kini Diberi Sinyal Hijau Jokowi