Universitas Cornell Larang 'Pesta Frat' usai Adanya Laporan Penyerangan Seksual

Diana Mariska | Suara.com

Rabu, 09 November 2022 | 18:29 WIB
Universitas Cornell Larang 'Pesta Frat' usai Adanya Laporan Penyerangan Seksual
Ilustrasi alkohol. (pixabay)

Suara.com - Universitas Cornell di Amerika Serikat baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka melarang diadakannya pesta fraternity (organisasi persaudaraan) setelah muncul laporan bahwa seorang mahasiswa mengalami penyerangan seksual di kediaman yang terletak luar kampus.

Presiden kampus, Martha E. Pollack, dan wakil presiden badan mahasiswa dan kampus, Ryan Lombardi, mengumumkan pelarangan itu pada Senin (7/11) melalui sebuah surat yang ditujukan kepada para mahasiswa, ungkap ABC News.

Selain itu, para pemimpin di Dewan Antar Persaudaraan (IFC), yang mengatur berbagai fraternity yang ada di kampus, memutuskan untuk menangguhkan organisasi-organisasi ini pada Minggu setelah mengadakan pertemuan darurat.

Pada Jumat lalu, Polisi Universitas Cornell mengeluarkan peringatan kejahatan yang mengatakan bahwa terdapat empat insiden antara tanggal 24 September dan 3 November, di mana para mahasiswa melaporkan mereka merasa lemas dan “sangat mabuk” setelah meminum alkohol dalam jumlah sedikit (dan juga tidak minum alkohol sama sekali) ketika berada di pesta frat.

"Para pemimpin fraternity akan menggunakan waktu ini untuk menerapkan rencana kesehatan dan keselamatan yang lebih kuat," tulis Pollack dan Lombardi.

"Tidak ada acara sosial yang berafiliasi dengan IFC yang akan dilanjutkan sampai pemimpin mahasiswa dan staf Cornell yakin bahwa kegiatan tersebut dapat berlangsung secara bertanggung jawab dan aman."

Menurut polisi Cornell, dalam peringatan kejahatan kedua, seseorang melaporkan bahwa ia mengalami penyerangan seksual pada Minggu di sebuah lokasi di luar kampus.

Departemen Kepolisian Ithaca disebut tengah menyelidiki insiden tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India: Warga Dikejutkan oleh Pembebasan 3 Pria yang Divonis Mati karena Memperkosa Beramai-ramai

India: Warga Dikejutkan oleh Pembebasan 3 Pria yang Divonis Mati karena Memperkosa Beramai-ramai

News | Rabu, 09 November 2022 | 17:40 WIB

Gawat! Guru Ngaji di Aceh Anak di Bawah Umur hingga Empat Kali

Gawat! Guru Ngaji di Aceh Anak di Bawah Umur hingga Empat Kali

Sumbar | Rabu, 09 November 2022 | 16:47 WIB

Benarkah Permintaan Maaf Ferdy Sambo ke Ajudan Lebih Tulus Dibanding ke Keluarga Brigadir J?

Benarkah Permintaan Maaf Ferdy Sambo ke Ajudan Lebih Tulus Dibanding ke Keluarga Brigadir J?

| Rabu, 09 November 2022 | 13:40 WIB

Pakar Tunggu Ketegasan Hakim Jadikan Susi ART Ferdy Sambo Tersangka, Buntut Keterangan Plin-plan

Pakar Tunggu Ketegasan Hakim Jadikan Susi ART Ferdy Sambo Tersangka, Buntut Keterangan Plin-plan

News | Rabu, 09 November 2022 | 12:03 WIB

Pakar Ungkap Tingkah Laku Putri Candrawathi Tak Seperti Korban Pelecehan Seksual

Pakar Ungkap Tingkah Laku Putri Candrawathi Tak Seperti Korban Pelecehan Seksual

| Rabu, 09 November 2022 | 07:30 WIB

Lagi-lagi, Pakar Beberkan Tanda-tanda Putri Candrawathi yang Tak Seperti Tipikal Korban Pelecehan

Lagi-lagi, Pakar Beberkan Tanda-tanda Putri Candrawathi yang Tak Seperti Tipikal Korban Pelecehan

News | Selasa, 08 November 2022 | 23:14 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB