Suara.com - Sejumlah kesaksian baru diungkap di persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J pekan ini. Termasuk soal Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang disebut-sebut hidup di rumah terpisah.
Hal ini secara tidak langsung diungkap eks ajudan Sambo, Adzan Romer, ketika memberi kesaksian untuk terdakwa Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf, Rabu (9/11/2022).
Awalnya jaksa mempertanyakan pola kerja para ajudan dan Sambo. Dari situ terungkap jika Sambo lebih sering ke rumah Bangka dan para ajudan juga umumnya beristirahat di sana.
"Pada saat Saudara berada di jalan Bangka, menemani pak FS, kan melekat sebagai ajudan dan sopir, di situ apa ada ibu Putri juga?" tanya jaksa, dikutip pada Jumat (11/11/2022).
"Ibu di Saguling," ujar Prayogi. "Biasanya Bapak transit dulu, mandi, bersih-bersih, baru balik ke Saguling. Kecuali kalau kegiatan sampai larut malam, Bapak stand by di Bangka, lalu paginya main ke Saguling."

Jaksa kemudian mempertegas lagi perihal Putri yang tidak menyertai Sambo di rumah Bangka, yang dijawab dengan mantap oleh Yogi dan Romer.
"Pernah Ibu ke Bangka bersama FS?"
"Pernah."
"Tanggal berapa?"
"Sering kok mereka main, kalau ada acara biasanya di sana."
"Tapi setiap pak FS biasanya sendiri ya? Ibu di Saguling?"
Romer kemudian menganggukkan kepalanya, "Bapak ke Bangka sendiri karena pulang dari kantor."
"Oh Bapak pulang dari kantor langsung ke Bangka?"
"Bangka, bersih-bersih."

Setelah itulah Jaksa Penuntut Umum (JPU) beralih menanyakan perihal tugas ajudan di rumah Bangka. Pasalnya tidak ada Putri selaku sang istri di sana, sehingga menjadi pertanyaan siapa yang menyiapkan semua keperluan kerja Sambo.