Mulai Pecah Kongsi, Sifat Jelek Ferdy Sambo Dikuliti Pembantunya

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 11 November 2022 | 17:15 WIB
Mulai Pecah Kongsi, Sifat Jelek Ferdy Sambo Dikuliti Pembantunya
Ilustrasi Ferdy Sambo - Sifat Jelek Ferdy Sambo Dikuliti Pembantunya [Suara.com/Eko Faizin]

Suara.com - Persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J terus berjalan dan belakangan mulai terlihat pecah kongsi. Sifat jelek Ferdy Sambo dikuliti pembantunya sendiri di persidangan. 

Terbaru, seorang saksi yang tak lain merupakan anak buah Sambo mulai menguak fakta bahwa sosok yang lekat dengan sifat temperamen adalah Ferdy Sambo, bukan Brigadir J seperti yang diungkapkan saksi-saksi sebelumnya.

Ariyanto seorang Pekerja Harian Lepas (PHL) yang bekerja selama lima tahun untuk Ferdy Sambo membenarkan jika atasannya memiliki sifat jelek. Hal ini ia ungkapkan dalam kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (10/11/2022). 

Kala itu, penasihat hukum terdakwa obstruction of justice kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Irfan Widyanto menggali sifat Ferdy Sambo dengan bertanya, bagaimana mantan Kadiv Propam Polri itu ketika memberi perintah kepada anak buahnya.

Ariyanto mengaku sulit menjelaskan secara detail karena selama ini ia bekerja hanya sebagai tukang bersih-bersih. Namun, ia diberi pertanyaan lain hingga akhirnya membenarkan jika atasannya itu seorang temperamental.

"Jadi Saksi bekerja selama 5 tahun tidak pernah ditegur, tidak pernah ada kesalahan, sempurna pekerjaan Saksi selama ini?" cecar kuasa hukum Irfan.

"Ya kalau masalah pekerjaan yang tidak sesuai pasti dimarahi," jawab Ariyanto.

"Temperamen berarti Pak Ferdy Sambo?"

"Iya," jawab Ariyanto.

Jawabannya langsung jadi sorotan karena dalam sidang sebelumnya, sifat temperamental itu kerap digambarkan dalam sosok Brigadir J oleh saksi-saksi yang lain seperti Damianus Labakobam alias Damson.

Damson adalah warga sipil  yang bekerja sebagai satpam untuk Ferdy Sambo. Dalam sebuah kesaksian, ia pernah mengatakan Brigadr J memiliki sifat buruk setelah diangkat jadi kepala rumah tangga (karungga). 

"Orangnya temperamen," ujar Damson.

Kesaksian serupa yang menyudutkan Brigadir J juga diungkapkan mantan ajudannya, Adzan Romer. Ia mengatakan  Brigadir J bahkan pernah mengarahkan senjata ke foto atasannya saat ia sedang membersihkan senjata.

"Saya sama Sadam sedang membersihkan senjata dan almarhum Yosua langsung mencoba senjatanya. Setelah (senjata) itu dikokang sama almarhum dan dilepas itu magazinnya. Kemudian dia mengarahkan senjata ke arah foto Bapak Ferdy Sambo."

Namun, keterangan Romer ini kerap berubah dan belakangan ia mengakui jika dirinya takut dengan sosok Ferdy Sambo. Hal ini diungkapkan Romer di depan Jaksa.

Romer mengatakan, ia takut memberikan kejujuran dalam persidangan karena sudah melihat ada yang tewas di tangan atasannya. Jaksa lantas bertanya, pada siapa Romer merasa takut?

"Takut memberikan kejujuran, takut kepada siapa? Kita kan takut pada Tuhan, kita takut mati atau kita takut apa?" tanya jaksa.

"Takut sama bapak, Pak," ujar Romer yang langsung ditanggapi oleh Jaksa, "Bapak siapa?"  dan Romer menjawab "Pak Sambo."

Jawabannya mencerminkan betapa berat tekanan yang ia terima dalam proses pengungkapan kasus pembunuhan Brigadir J.

Analisa Tulisan Tangan Sambo

Sementara itu, sifat jelek Ferdy Sambo ternyata tercermin dalam tulisan tangannya yang dibedah oleh ahli grafologi pemegang Certified Handwriting Analyst, Tessa A Sugito.

Dari tulisan tangan itu, ia mengungkap sosok Ferdy Sambo cepat mengambil keputusan, praktis dan analitis namun juga gegabah. Di satu sisi, jenderal bintang dua termuda di Mabes Polri ini juga cerdas.

Tesa juga mengatakan Sambo adalah tipe orang yang sanggup membicarakan hal kontroversial tanpa takut menyinggung lawan bicaranya.

"Berdasarkan tulisannya, penulis memiliki pola pikir yang tajam, cerdas, mudah beradaptasi. Self-esteem, kepercayaan diri, diplomasi & determinasi yang baik," katanya dikutip dari YouTube Kompas TV.

Meski demikian, Tessa dengan mudah mengungkap bahwa Sambo memiliki sifat jelek seperti ceroboh, gegabah dan kurang rapi atau tidak teliti. 

Dari tulisan tangan yang sama terungkap jika Sambo juga temperamental, manipulatif dan ada kecenderungan untuk berbohong. Ia juga disebut ingin menutupi trauma dan ketakutan besar di masa lalunya.

"Adanya banyak trait manipulatif, kecenderungan untuk menutupi kebenaran dengan kebohongan," ungkap Tessa.

"Ciri-ciri kesepian atau kesendirian jika dikombinasikan dengan poin nomor 4 (manipulatif), penulis-penulis seperti ini cenderung atau berpotensi melakukan perselingkuhan," tuturnya.

Itulah penjelasan tentang perkembangan kasus pembunuhan Brigadir J yang mulai pecah kongsi. Sifat jelek Ferdy Sambo dikuliti pembantunya sendiri hingga fakta karakter Ferdy Sambo yang dibaca dari tulisan tangan.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ferdy Sambo Dinilai Temperamental dan Perintahnya Tak Pernah Ditolak, Kok Ricky Rizal Beda?

Ferdy Sambo Dinilai Temperamental dan Perintahnya Tak Pernah Ditolak, Kok Ricky Rizal Beda?

News | Jum'at, 11 November 2022 | 16:17 WIB

Fakta Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Pisah Rumah: Ajudan Urusi Pakaian, ART Tak Bisa Beri Alasan

Fakta Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Pisah Rumah: Ajudan Urusi Pakaian, ART Tak Bisa Beri Alasan

News | Jum'at, 11 November 2022 | 12:30 WIB

Terkuak! Alasan Putri Candrawathi Tak Visum dan Tetap Berduaan dengan Brigadir J Pasca Dugaan Pelecehan

Terkuak! Alasan Putri Candrawathi Tak Visum dan Tetap Berduaan dengan Brigadir J Pasca Dugaan Pelecehan

News | Jum'at, 11 November 2022 | 10:04 WIB

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Ternyata Sering Pisah Rumah, Seragam Kerja sampai Disiapkan Ajudan

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Ternyata Sering Pisah Rumah, Seragam Kerja sampai Disiapkan Ajudan

News | Jum'at, 11 November 2022 | 08:31 WIB

Eks Anggota Polres Jaksel Sebut Irfan Widyanto Bantu Penyidik Kumpulkan Barang Bukti CCTV Pembunuhan Brigadir J

Eks Anggota Polres Jaksel Sebut Irfan Widyanto Bantu Penyidik Kumpulkan Barang Bukti CCTV Pembunuhan Brigadir J

News | Kamis, 10 November 2022 | 20:07 WIB

Jawabannya 'Siap' Melulu, Ini 4 Momen Susi ART Ferdy Sambo Jadi Sorotan Sidang Kasus Brigadir J

Jawabannya 'Siap' Melulu, Ini 4 Momen Susi ART Ferdy Sambo Jadi Sorotan Sidang Kasus Brigadir J

News | Kamis, 10 November 2022 | 19:09 WIB

Terkini

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU

Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:48 WIB

Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!

Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:48 WIB

Nama Dedi Congor Muncul di Sidang, KPK Telusuri Aliran Dana Rp30 Miliar dari Bos Blueray Cargo

Nama Dedi Congor Muncul di Sidang, KPK Telusuri Aliran Dana Rp30 Miliar dari Bos Blueray Cargo

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:34 WIB

Satu Suara dengan Megawati, GNB Singgung Keresahan Sama Soal Kondisi Bangsa

Satu Suara dengan Megawati, GNB Singgung Keresahan Sama Soal Kondisi Bangsa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:31 WIB

Keir Starmer Mundur, Andy Burnham Calon Kuat Perdana Menteri Inggris Baru

Keir Starmer Mundur, Andy Burnham Calon Kuat Perdana Menteri Inggris Baru

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:30 WIB

Anak Kritik Ada Ulat di Sayur! Emak-emak Ini Tetap Dukung MBG Demi Hemat Uang Jajan

Anak Kritik Ada Ulat di Sayur! Emak-emak Ini Tetap Dukung MBG Demi Hemat Uang Jajan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:30 WIB

Biodiesel B50 Segera Diterapkan, Pakar Ungkap Efeknya di Mobil Tua

Biodiesel B50 Segera Diterapkan, Pakar Ungkap Efeknya di Mobil Tua

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:22 WIB

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB