Ketahui Cara Main Angklung, Agar Bisa Tampil di Hari Angklung Sedunia 16 November

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 16 November 2022 | 11:44 WIB
Ketahui Cara Main Angklung, Agar Bisa Tampil di Hari Angklung Sedunia 16 November
cara main angklung (pixabay.com)

Suara.com - Hari Angklung Sedunia diperingati pada hari ini 16 November 2022. Relevan jika kita juga membahas tentang cara main angklung yang benar.

Angklung adalah alat musik bambu yang populer di Asia Tenggara. Cara main angklung juga tampak mudah dimainkan, tampak seperti cukup dengan menggoyangkannya atau dikocok saja.

Nah, bagaimana cara main angklung akan kita bahas nanti. Sekarang kita ketahui lebih dulu karakteristik alat musik angklung ini.

Karakteristik Angklung

Angklung adalah sepasang (atau lebih) tabung bambu yang dipasang pada bingkai bambu. Tabung memiliki panjang yang berbeda dan dipotong setengahnya di dua pertiga bagian atas.

Ujung bawah setiap tabung ditutup oleh sebuah simpul. Dua cabang memanjang keluar dan pas dengan longgar ke dalam slot yang sesuai dari tabung bass horizontal.

Struktur angklung

Kedua tabung disetel terpisah satu oktaf (tiga tabung bisa dua oktaf atau dapat membentuk akord). Ketika dikocok, gegar otak tabung terhadap pangkalan menghasilkan nada.

Karena setiap instrumen dapat menimbulkan satu nada, dibutuhkan banyak angklung tunggal untuk membuat melodi yang lengkap.

Meskipun angklung dapat ditemukan di banyak bagian Asia Tenggara, umumnya diyakini berasal dari pulau Jawa. Ada banyak laporan tentang cara 'lucu' pertunjukan angklung di Sunda, Jawa Barat oleh para pelancong Eropa pada abad kesembilan belas dan awal abad kedua puluh.

Musik angklung tradisional juga digunakan di Jawa Timur, Jawa Tengah dan pulau-pulau lain, tetapi Sunda adalah daerah yang paling representatif.

Bagaimana cara main angklung?

Cara main angklung ialah dimulai dengan pegang instrumen secara longgar dengan satu tangan dan pegang salah satu tepi tabung bawah bingkai. Kocok dengan cepat ke samping. Anda membuat pitch! Itu saja.

Dalam beberapa kasus, satu orang dapat memainkan lebih dari satu instrumen dengan memegang satu di masing-masing tangan atau dengan menggantung satu di lengan bawah sambil memegang yang lain.

Setiap angklung dapat memainkan hanya satu nada skala. Ketika ada lima, Anda dapat memainkan skala pentatonik.Ketika ada tujuh atau lebih, Anda dapat memainkan lagu rakyat yang paling sederhana. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Angklung: Diakui UNESCO hingga Menjadi Wajah Google Doodle Hari Ini

Sejarah Angklung: Diakui UNESCO hingga Menjadi Wajah Google Doodle Hari Ini

Your Say | Rabu, 16 November 2022 | 09:26 WIB

Peringati Hari Angklung, Google Doodle Berubah

Peringati Hari Angklung, Google Doodle Berubah

| Rabu, 16 November 2022 | 09:04 WIB

Hari Angklung Sedunia 16 November Jadi Google Doodle, Begini Sejarah dan Jenisnya

Hari Angklung Sedunia 16 November Jadi Google Doodle, Begini Sejarah dan Jenisnya

News | Rabu, 16 November 2022 | 07:49 WIB

Google Doodle Punya Tampilan Unik Hari Ini, Ada Apa Sih?

Google Doodle Punya Tampilan Unik Hari Ini, Ada Apa Sih?

| Rabu, 16 November 2022 | 07:21 WIB

Terkini

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB