Belajar dari Kasus SMP Plus Baiturrahman, Simak Cara Membicarakan Bullying Kepada Anak

Aulia Hafisa | Suara.com

Sabtu, 19 November 2022 | 16:29 WIB
Belajar dari Kasus SMP Plus Baiturrahman, Simak Cara Membicarakan Bullying Kepada Anak
Ilustrasi bullying - cara membicarakan bullying kepada anak (Pexels)

2. Datangi Pihak Sekolah

Bicaralah dengan guru atau pihak sekolah agar sekolah ataupun guru turut bertanggungjawab. Sekolah dapat mengambil tindakan melalui kebijakan tertentu sehingga anak Anda tidak harus menghadapi bullying sendirian.

Lakukan Hal Ini Jika Anda Mengetahui Bahwa Anak Anda Adalah Pelaku Bully

1. Komunikasikan

Ajak anak berbicara terbuka mengenai tindakannya. Sebagai orangtua Anda wajib menahan diri dari menyalahkan anak. Tanamlah dalam hati Anda bahwa pada dasarnya anak tidak jahat, tetapi mungkin bertindak karena sejumlah alasan. Tugas Anda adalah menemukan alasannya.

Apakah anak hanya ingin menyesuaikan diri, membutuhkan perhatian atau hanya mencari tahu bagaimana menghadapi emosi yang rumit. Pasalnya dalam beberapa kasus, pelaku bullying adalah  korban atau saksi kekerasan di rumah atau di lingkungan.

2. Cari Bantuan

Setelah melewati tahap pertama dan Anda merasa tidak menemukan jalan keluar yang tepat maka mintalah bantuan. Anda dapat berkonsultasi dengan seorang konselor, pekerja sosial, atau profesional kesehatan mental yang terbiasa menangani anak-anak.

3. Berkaca

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa pada beberapa kasus bully, pelaku bully justru merupakan korban atau saksi kekerasan yang terjadi di rumah atau lingkungan tempat tinggalnya.

Renungkan cara Anda memperlakukan anak selama ini. Mungkinkah anak terpapar perilaku berbahaya secara fisik atau emosional dari Anda?

4. Berikan Konsekuensi yang Tegas

Jka Anda mengetahui bahwa anak Anda telah melakukan bullying maka ambil langkah tegas untuk memberikan konsekuensi tanpa kekerasan. Anda bisa membatasi aktifitas anak, diskusikan langkah untuk meminta maaf kepada korban dan ajak anak aktif di kegiatan positif.

Demikian ulasan perihal cara membicarakan bullying kepada anak yang perlu para orang tua ketahui. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswa SMP di Bandung Jadi Korban Bully, Kepala Ditendang Sampai Pingsan

Siswa SMP di Bandung Jadi Korban Bully, Kepala Ditendang Sampai Pingsan

Your Say | Sabtu, 19 November 2022 | 16:20 WIB

Miris! Siswa SMP Lakukan Aksi Bullying, Teman Dihajar Sampai Pingsan, Warganet: Nggak Ada Kata Damai

Miris! Siswa SMP Lakukan Aksi Bullying, Teman Dihajar Sampai Pingsan, Warganet: Nggak Ada Kata Damai

| Sabtu, 19 November 2022 | 15:11 WIB

Polisi Usut Kasus Siswa SMP di Bandung yang Kepalanya Ditendang hingga Pingsan

Polisi Usut Kasus Siswa SMP di Bandung yang Kepalanya Ditendang hingga Pingsan

Jabar | Sabtu, 19 November 2022 | 13:38 WIB

Terkini

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB