"Tidak Aman dan Tidak Benar", Curhat Fans LGBT Soal Piala Dunia 2022 di Qatar

Ruth Meliana Dwi Indriani

Minggu, 20 November 2022 | 13:48 WIB
"Tidak Aman dan Tidak Benar", Curhat Fans LGBT Soal Piala Dunia 2022 di Qatar
Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)

Suara.com - Penggemar sepak bola dari komunitas LGBT memilih menjauh dari Piala Dunia 2022 di Qatar.  Pasalnya, fans LGBT merasa tidak aman jika menonton ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut secara langsung.

Menyadur media Amerika Serikat CNN, pandangan itu disampaikan oleh Dario Minden, penggemar sepak bola asal Jerman yang relatif tidak dikenal sebelum video pidato luar biasanya dibagikan secara luas di media sosial pada bulan September.

“Saya seorang pria dan saya mencintai pria. Saya memang – tolong jangan kaget – berhubungan seks dengan pria lain. Ini normal. Jadi tolong biasakan diri, atau jauhi sepak bola,” ujarnya dalam video tersebut.

Dalam video itu, Minden berbicara selama 15 menit dalam bahasa Jerman, sebelum beralih ke bahasa Inggris. Perubahan bahasa itu sengaja dia lakukan untuk memberi dampak besar. Dia ingin dunia mendengar keresahannya.

Pidatonya itu juga disaksikan langsung oleh duta besar Qatar untuk Jerman, Abdullah bin Mohammed bin Saud al-Thani, di ruangan yang penuh dengan pejabat dan sponsor pada konferensi hak asasi manusia di Frankfurt, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Sepak Bola Jerman.

Maiden tampak mengucapkan kata-katanya yang mengunggah terkait Piala Dunia 2022. Duduk di barisan depan, kamera menyorot sebentar ke al-Thani dan menunjukkan dia melihat dan mendengarkan Minden dengan seksama.

“Sepak bola adalah untuk semua orang. Tidak masalah jika Anda lesbian, jika Anda gay, itu untuk semua orang. Untuk anak laki-laki, untuk anak perempuan dan untuk semua orang di antaranya. Aturan bahwa sepak bola adalah untuk semua orang sangatlah penting," tegas Minden.

"Kami tidak dapat membiarkan Anda memecahkannya tidak peduli seberapa kaya Anda. Anda sangat disambut untuk bergabung dengan komunitas sepak bola internasional dan, tentu saja, menjadi tuan rumah turnamen besar. Namun dalam olahraga, begitulah adanya. Kamu harus menerima aturannya," sambungnya.

Saat Minden selesai berpidato, gemuruh tepuk tangan terdengar dari beberapa penonton. Ia mengaku mencintai pria dan berhubungan seks dengan pria, di mana hal tersebut bukanlah masalah di tanah airnya.

baca juga

Namun di Qatar, negara yang mulai hari Minggu akan menjadi tuan rumah Piala Dunia selama sebulan, hal tersebut akan menjadi masalah besar.

Sebagai Piala Dunia pertama yang diadakan di Timur Tengah, tidak diragukan lagi momen ini merupakan peristiwa bersejarah. Meski demikian, kontroversi juga menyelimuti tuan rumah.

Mulai dari kematian pekerja migran dan kondisi yang dialami banyak negara saat Qatar mempersiapkan turnamen tersebut, khususnya bagi kaum LGBTQ dan hak-hak perempuan.

Sebagai informasi, homoseksualitas di Qatar adalah ilegal dan dapat dihukum hingga tiga tahun penjara.

Sebuah laporan dari Human Rights Watch, yang diterbitkan bulan lalu, mendokumentasikan kasus-kasus pada bulan September tentang pasukan keamanan Qatar yang sewenang-wenang menangkap orang-orang LGBT dan menjadikan mereka “perlakuan buruk dalam penahanan.”

Berbicara kepada CNN, Minden mengatakan dia tidak akan pergi ke Qatar dan tidak akan menonton kompetisi tersebut di televisi.

“Ketika kami berbicara tentang situasi hak LGBTQ+, yang kami maksud bukan hanya turis sepak bola, tetapi juga situasi sebelum dan terutama setelah Piala Dunia,” ucap Minden..

Setelah konferensi, Minden mengatakan dia berbicara secara pribadi dengan duta besar Qatar, di mana pihak Qatar telah mentatakan bahwa semua orang diterima di negaranya untuk menyaksikan Piala Dunia 2022.

Walau sudah mendapatkan janji dari pihak Qatar, namun Minden menyatakan bahwa "itu tidak aman dan tidak benar."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Kick-off Piala Dunia, Hadist Nabi Hiasi Sudut Qatar: Ingatkan Pengunjung Soal Sedekah Hingga Panas Api Neraka

Jelang Kick-off Piala Dunia, Hadist Nabi Hiasi Sudut Qatar: Ingatkan Pengunjung Soal Sedekah Hingga Panas Api Neraka

News | Minggu, 20 November 2022 | 13:29 WIB

Didier Deschamps Sedih Karim Benzema Cedera, Ikhlas Kembali Absen Ketiga Kalinya di Piala Dunia

Didier Deschamps Sedih Karim Benzema Cedera, Ikhlas Kembali Absen Ketiga Kalinya di Piala Dunia

Cianjur | Minggu, 20 November 2022 | 13:25 WIB

Nobar Piala Dunia 2022 Bisa Terancam Pidana, Begini Penjelasannya

Nobar Piala Dunia 2022 Bisa Terancam Pidana, Begini Penjelasannya

Banten | Minggu, 20 November 2022 | 13:03 WIB

Pasang Badan Bela Qatar, Presiden FIFA Kecam Negara Barat yang Sering Mengkritik Piala Dunia 2022

Pasang Badan Bela Qatar, Presiden FIFA Kecam Negara Barat yang Sering Mengkritik Piala Dunia 2022

Your Say | Minggu, 20 November 2022 | 12:52 WIB

Fantastis! Sewa Kapal Pesiar Mewah, WAG's Timnas Inggris Rogoh Kocek Setara Dana Bansos Jokowi

Fantastis! Sewa Kapal Pesiar Mewah, WAG's Timnas Inggris Rogoh Kocek Setara Dana Bansos Jokowi

Bekaci | Minggu, 20 November 2022 | 12:47 WIB

Sergio Aguero Kepergok Satu Pesawat dengan Fans Timnas Brasil Menuju Piala Dunia 2022 Qatar

Sergio Aguero Kepergok Satu Pesawat dengan Fans Timnas Brasil Menuju Piala Dunia 2022 Qatar

Bola | Minggu, 20 November 2022 | 12:41 WIB

Terkini

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:02 WIB

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:59 WIB

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:51 WIB