40 KK Diduga Masih Tertimbun Longsor Akibat Gempa Cianjur, 13.000 Lebih Warga Kehilangan Rumah

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 22 November 2022 | 08:30 WIB
40 KK Diduga Masih Tertimbun Longsor Akibat Gempa Cianjur, 13.000 Lebih Warga Kehilangan Rumah
IDI Terjunkan Lebih dari 200 Dokter Untuk Bantu Korban Gempa Cianjur. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan, puluhan Kepala Keluarga (KK) diduga tertimbun longsor akibat gempa Cianjur.

Pihaknya juga sempat mengalami kesulitan ketika melakukan proses evakuasi karena gempa susulan.

"Sementara ini terdeteksi 40 KK menjadi korban yang tertimbun longsor di Kecamatan Cugenang. Saat ini evakuasi dihentikan sementara karena situasi gelap dan masih ada gempa susulan," ujar Ibrahim, Senin (21/11/2022) malam.

Dia menjelaskan, Kapolres Cianjur dan anggotanya pada Senin malam masih bersiaga di lokasi kejadian.

"Pasukan Dalmas masih siaga di TKP, kegiatan tadi dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur," ujar dia.

Kondisi para korban yang terdampak gempa saat ini juga dikumpulkan di Polres Cianjur yang membuka posko bencana.

"Perkembangan saat ini Polres Cianjur telah membuka Posko Bencana bertempat halaman Mapolres Cianjur, dan sebagian warga masyarakat sekitar yang terdampak dilakukan evakuasi di Mapolres," imbuhnya.

162 Orang Meninggal Dunia

Sejumlah warga membawa korban terluka saat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 di RSUD Sayang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wpa/tom].
Sejumlah warga membawa korban terluka saat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 di RSUD Sayang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wpa/tom].

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melaporkan, terdata ada 162 orang meninggal dunia dan 362 luka-luka akibat gempa Cianjur berkekuatan magnitudo 5.6 yang terjadi pada Senin (21/11/2022) siang.

"162 yang meninggal dunia, 326 luka-luka," ujar Ridwan Kamil bersama Bupati Cianjur Herman Suherman, Senin malam.

Gempa dengan frekuensi getaran selama 10-15 detik ini menyebabkan banyak orang mengalami luka-luka.

"Mayoritas patah tulang berhubungan dengan luka-luka karena tertimpa," katanya.

Di samping itu, ada 13.784 warga lainnya kini terdampak dan tak bisa kembali ke rumah masing-masing karena rusak parah akibat gempa.

Ridwan Kamil mengungkapkan kini belasan ribu pengungsi akan ditempatkan di minimal di 14 titik pengungsian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Warga Cianjur yang Rusak Akibat Gempa Akan Diperbaiki, BNPB Bilang Begini

Rumah Warga Cianjur yang Rusak Akibat Gempa Akan Diperbaiki, BNPB Bilang Begini

| Selasa, 22 November 2022 | 08:18 WIB

162 Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur, Ridwan Kamil Sebut Kemungkinan Korban Bertambah Karena..

162 Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur, Ridwan Kamil Sebut Kemungkinan Korban Bertambah Karena..

Banten | Selasa, 22 November 2022 | 08:11 WIB

Siaga Bencana! 6 Hal yang Harus Dilakukan Ketika Terjadi Gempa

Siaga Bencana! 6 Hal yang Harus Dilakukan Ketika Terjadi Gempa

Your Say | Selasa, 22 November 2022 | 08:09 WIB

UPDATE Gempa Cianjur: 162 Orang Meninggal, 40 KK Diduga Masih Terkubur di Kecamatan Cugenang

UPDATE Gempa Cianjur: 162 Orang Meninggal, 40 KK Diduga Masih Terkubur di Kecamatan Cugenang

| Selasa, 22 November 2022 | 08:05 WIB

Pimpinan MPR Ajak Semua Pihak Bahu-membahu Beri Bantuan yang Dibutuhkan Korban Gempa Bumi di Cianjur

Pimpinan MPR Ajak Semua Pihak Bahu-membahu Beri Bantuan yang Dibutuhkan Korban Gempa Bumi di Cianjur

Jabar | Selasa, 22 November 2022 | 07:57 WIB

IDI Terjunkan Lebih dari 200 Dokter Untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

IDI Terjunkan Lebih dari 200 Dokter Untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

Health | Selasa, 22 November 2022 | 07:45 WIB

681 Rumah, 6 Sekolah dan 10 Tempat Ibadah di Kabupaten Sukabumi Rusak, Terdampak Gempa Cianjur

681 Rumah, 6 Sekolah dan 10 Tempat Ibadah di Kabupaten Sukabumi Rusak, Terdampak Gempa Cianjur

Banten | Selasa, 22 November 2022 | 07:36 WIB

Terkini

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:31 WIB

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB